Redaksiku.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 292 Universitas Sebelas Maret (UNS) baru-baru ini menyelenggarakan Lomba Seni Literasi untuk anak-anak di Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung di TK KB Pelangi pada Minggu (16/8/2026) ini bertujuan untuk memperluas cakrawala literasi anak melalui pendekatan seni visual yang kreatif dan menyenangkan.
Membangun Literasi Melalui Kreativitas Visual
Literasi sering kali disalahpahami hanya sebagai kemampuan teknis membaca dan menulis. Melalui inisiatif KKN Literasi 292 UNS yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa literasi merupakan spektrum yang lebih luas, mencakup kemampuan mengamati, berimajinasi, dan menuangkan gagasan ke dalam karya nyata.
Lomba ini diikuti oleh delapan peserta berusia 10-12 tahun yang merupakan perwakilan dari SD Negeri 01 Tawangsari dan SD Negeri 03 Tawangsari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perlombaan tersebut, para peserta ditantang untuk mewarnai sketsa yang telah disiapkan oleh panitia dengan menggunakan media cat air. Proses ini dirancang bukan sekadar untuk menghasilkan gambar yang indah, melainkan sebagai sarana melatih ketelitian, keberanian dalam berekspresi, serta kemampuan anak dalam memadukan warna sesuai dengan imajinasi mereka masing-masing.
Dukungan Masyarakat dan Sinergi Pendidikan
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak di tingkat desa. Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Desa Tawangsari, Martantyo Didik Purnomo, S.E., serta Ketua Karang Taruna Tawangsari, Sujarno. Keterlibatan tokoh masyarakat dan pengurus Perpustakaan Desa Tawangsari, Yuni Widiyastuti, menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pendidikan anak di desa membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Seluruh rangkaian kegiatan perlombaan berlangsung selama 60 menit, dimulai tepat pada pukul 09.20 WIB hingga 10.20 WIB.
Selama perlombaan, suasana di lokasi terlihat cukup tenang namun penuh dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Setiap anak tampak fokus mengolah cat air pada sketsa mereka, mencoba mengeksplorasi teknik pewarnaan yang berbeda sebagai bentuk interpretasi terhadap subjek gambar yang diberikan.
Apresiasi Terhadap Karya Anak
Setelah waktu pengerjaan berakhir, panitia segera mengumpulkan karya untuk menjalani proses penjurian. Sambil menunggu keputusan dewan juri, panitia mengisi waktu dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana dan menjaga semangat para peserta agar tetap stabil.
Berikut adalah daftar peserta yang berhasil meraih predikat juara dalam lomba tersebut:
- Sendy Karizma Alexzi dari SD Negeri 01 Tawangsari meraih Juara 1.
- Ardan Nugraha Diwana Putra dari SD Negeri 03 Tawangsari meraih Juara 2.
- Olivia Putri Fadilla dari SD Negeri 01 Tawangsari meraih Juara 3.
Pemberian apresiasi kepada pemenang dilakukan sebagai bentuk validasi atas usaha kreatif anak, yang terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam berkompetisi secara sehat.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.40 WIB setelah sesi penutupan dan dokumentasi bersama. Tim KKN 292 UNS yang terdiri dari Laila Devi Pratamasari, Amelia Mei Khasanah, Angelika Nalya Justine, Chita Adenia Fairuzy, Rodan Abdillah, Rino Daniarta, Hendra Nurjanna Wijaya, dan Yasmine Najwa Leilita berharap program ini dapat menjadi pemantik budaya literasi yang lebih inklusif di Desa Tawangsari.
Pertanyaan Umum
Apakah lomba ini terbuka untuk anak di luar Desa Tawangsari?
Kegiatan ini difokuskan sebagai bagian dari program kerja KKN 292 UNS untuk pengembangan literasi khusus di lingkungan Desa Tawangsari, sehingga peserta dibatasi pada siswa dari sekolah dasar setempat.
Mengapa seni dipilih sebagai media untuk meningkatkan literasi?
Seni dipilih karena menjadi medium yang paling dekat dengan dunia anak, sehingga mampu menumbuhkan minat literasi melalui proses berkarya yang tidak terasa membebani dibandingkan metode pembelajaran konvensional.
Siapa saja yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini?
Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN 292 UNS dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Tawangsari, Karang Taruna, Perpustakaan Desa, serta pihak sekolah dasar dan PAUD setempat.
Ringkasan
Kelompok KKN 292 Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menyelenggarakan Lomba Seni Literasi bagi anak-anak usia 10-12 tahun di Desa Tawangsari, Karanganyar, pada Minggu (16/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di TK KB Pelangi ini melibatkan perwakilan siswa dari SD Negeri 01 dan SD Negeri 03 Tawangsari untuk mengasah keterampilan literasi melalui media seni visual berupa pewarnaan sketsa dengan cat air.
Program yang didukung oleh Pemerintah Desa Tawangsari, Karang Taruna, dan Perpustakaan Desa ini bertujuan memperluas pemahaman literasi agar tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan mencakup aspek kreativitas, observasi, dan imajinasi. Kolaborasi lintas sektor ini berhasil memberikan apresiasi kepada tiga pemenang, yakni Sendy Karizma Alexzi, Ardan Nugraha Diwana Putra, dan Olivia Putri Fadilla, sebagai bentuk validasi atas usaha kreatif mereka dalam mendukung ekosistem pendidikan di tingkat desa.












