Kasus Korupsi di Kementerian ATR: 8 Orang Jadi Tersangka

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat proses penyidikan kasus korupsi di Kementerian ATR/BPN.

KPK menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Redaksiku.com – Kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kini memasuki babak baru yang cukup mengejutkan publik. Hingga Rabu sore, 16 September 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan orang tersangka dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sejak awal pekan ini. Di antara daftar nama yang terjerat, terdapat sejumlah individu yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR Nusron Wahid.

Penangkapan ini bermula dari operasi senyap yang dilakukan penyidik KPK di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026. Sebanyak 19 orang sempat diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dari proses maraton tersebut, KPK akhirnya mengunci status tersangka bagi delapan orang yang dinilai memiliki peran signifikan dalam perkara ini.

Tim penyidik KPK berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai dengan total nilai fantastis, yakni mencapai Rp106,3 miliar, yang terdiri dari berbagai mata uang asing serta Rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daftar Tersangka dan Keterlibatan Pihak Swasta

Kasus ini melibatkan perpaduan antara pejabat publik dan pihak swasta. Para tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK meliputi:

  • Lampri, yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.
  • Sontang Coin Manurung, selaku Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor.
  • Adrianto Pitoyo Adhi, yang merupakan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk.
  • Fadh El Fouz, yang dikenal sebagai politisi Golkar sekaligus orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.
  • Arif Sugianto, pihak swasta yang juga disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.
  • Muhammad Fakhry, pihak swasta yang masuk dalam lingkaran orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.
  • Erwin, pihak swasta yang juga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.
  • Rizal Pahlefi, pihak swasta yang turut ditetapkan dalam kasus ini.

KPK menegaskan bahwa empat dari delapan tersangka tersebut merupakan individu yang memiliki kedekatan khusus dan diduga berperan sebagai orang kepercayaan Menteri ATR Nusron Wahid.

Posisi Menteri ATR dalam Penyidikan

Banyak pihak bertanya-tanya mengenai keterlibatan langsung Menteri ATR Nusron Wahid, mengingat posisi strategis orang-orang di sekitarnya yang kini berstatus tersangka. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kepastian mengenai nasib sang menteri dalam perkara ini.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Taufik menjelaskan bahwa penyidikan masih berada pada tahap awal. KPK mengaku membutuhkan waktu lebih untuk mendalami keterangan dari para tersangka yang telah diamankan. Meskipun nama Nusron sering disebut-sebut di balik lingkaran orang kepercayaan tersebut, KPK menegaskan bahwa pemanggilan terhadap sang menteri akan sangat bergantung pada kebutuhan penyidikan di masa depan.

Proses penyidikan masih terus dikembangkan oleh KPK, dan hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyatakan Menteri ATR Nusron Wahid terlibat langsung dalam konstruksi perkara.

Taufik menambahkan bahwa tantangan utama dalam operasi tangkap tangan adalah keterbatasan waktu 1×24 jam untuk memeriksa seluruh pihak. Dengan banyaknya orang yang diperiksa, penyidik harus melakukan tahapan pemeriksaan secara bertahap guna mengumpulkan fakta-fakta hukum yang kuat. Hingga saat ini, KPK masih berfokus pada analisis barang bukti elektronik dan keterangan saksi-saksi yang sudah ada.

Penyidik kini tengah merangkai potongan-potongan informasi untuk melihat sejauh mana aliran dana atau kebijakan yang disalahgunakan dalam kasus ini. Publik pun kini menantikan langkah KPK selanjutnya, terutama apakah temuan ini akan menyeret pejabat tinggi lainnya di kementerian tersebut.

Pertanyaan Umum

Apakah Menteri ATR sudah diperiksa oleh KPK?

Sejauh ini, KPK belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Menteri ATR Nusron Wahid. Pihak KPK menyatakan pemanggilan menteri hanya akan dilakukan jika penyidik merasa keterangannya benar-benar dibutuhkan untuk melengkapi berkas perkara.

Apa saja barang bukti yang disita KPK?

Selain dokumen dan barang bukti elektronik, KPK menyita uang tunai senilai kurang lebih Rp106,3 miliar. Uang tersebut ditemukan dalam berbagai bentuk mata uang, termasuk Rupiah, Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, Riyal Arab Saudi, dan Ringgit Malaysia.

Bagaimana status 11 orang lainnya yang sempat diamankan?

Sebanyak 19 orang diamankan saat OTT pada Senin (14/9/2026). Setelah proses pemeriksaan awal, KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka, sementara status pihak lainnya akan ditentukan berdasarkan hasil pendalaman penyidikan lebih lanjut.

Ringkasan

KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, termasuk pejabat Kementerian ATR/BPN dan pihak swasta, dalam kasus dugaan korupsi dengan barang bukti uang tunai senilai Rp106,3 miliar. Empat tersangka di antaranya merupakan orang kepercayaan Menteri ATR Nusron Wahid, namun sejauh ini sang menteri belum dijadwalkan untuk diperiksa.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral
Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini
Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario
Mahfud MD Nilai AHY Punya Kapasitas untuk Maju Pilpres
Bandung Diguncang 47 Gempa Sejak Rabu, BMKG Ungkap Pemicunya
DPRD Karo Minta Ganti Rugi Korban MBG Beracun ke Kepala BGN
Daftar Film Terlaris di Bioskop Indonesia 2026: Spider-Man Teratas
12 Tahun Injil di Skouw: Abisai Rollo Ajak Generasi Muda Takut Tuhan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:20 WIB

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral

Jumat, 18 September 2026 - 13:35 WIB

Jadwal Arema FC vs Persik Kediri di Super League Hari Ini

Jumat, 18 September 2026 - 13:29 WIB

Cienciano Tahan Imbang Montevideo City Torque 0-0 di Centenario

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

Mahfud MD Nilai AHY Punya Kapasitas untuk Maju Pilpres

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

Bandung Diguncang 47 Gempa Sejak Rabu, BMKG Ungkap Pemicunya

Berita Terbaru

Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto merumuskan strategi untuk mencapai kemandirian energi nasional.

Politik

Strategi Prabowo Wujudkan Swasembada Energi Lewat 6 Langkah

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:45 WIB

Perminas dan ITB berkolaborasi dalam riset dan teknologi untuk memperkuat sektor pertambangan nasional.

Viral

Perminas dan ITB Kolaborasi Riset dan Teknologi Mineral

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:20 WIB

Kalangan buruh secara resmi mengusulkan kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen untuk menjaga daya beli pekerja.

Hot Issue

Tuntutan Kenaikan Upah 2027 Sebesar 7,5-9,5 Persen oleh Buruh

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:59 WIB

Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1 resmi memulai trial opening dengan mengusung konsep sains, teknologi, dan budaya.IST

pesona nusantara

Trial Opening Mega Science Center dan Budaya Jatim Park 1 Batu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:53 WIB

error: Content is protected !!