Redaksiku.com – Real Madrid Jude Bellingham membawa kabar menggembirakan bagi publik Santiago Bernabeu. Setelah absen cukup lama karena cedera bahu, gelandang muda Inggris itu akhirnya resmi kembali bergabung dengan skuad.
Kembalinya Bellingham tidak hanya menjadi angin segar bagi pelatih Xabi Alonso, tetapi juga menambah optimisme para penggemar Los Blancos yang sudah lama menantikan aksinya di lapangan.
Sebelumnya, Bellingham harus menepi sejak Juli lalu setelah menjalani operasi untuk mengatasi masalah dislokasi bahu.
Proses pemulihan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan, namun berkat kerja keras dan disiplin tinggi, ia mampu pulih lebih cepat dari prediksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini sekaligus menunjukkan dedikasi besar sang pemain untuk segera kembali membantu tim di tengah jadwal padat kompetisi domestik maupun Eropa.
Momen comeback ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan persiapan Real Madrid menghadapi laga perdana Liga Champions musim 2025/2026.
Masuknya Real Madrid Jude Bellingham dalam skuad menghadapi Marseille menjadi sinyal kuat bahwa sang gelandang siap memberikan dampak besar.
Kehadirannya di lini tengah diyakini akan memperkuat keseimbangan tim sekaligus meningkatkan peluang Madrid untuk meraih start sempurna di kompetisi bergengsi tersebut.
Cedera yang Mengganggu Performa
Sebelum kembali merumput, Real Madrid Jude Bellingham sempat menghadapi masa sulit akibat cedera bahu yang dialaminya.
Cedera tersebut bermula pada November 2023 saat pertandingan LaLiga melawan Rayo Vallecano, di mana ia mengalami dislokasi yang cukup parah.
Meski sempat mencoba tampil dengan menahan rasa sakit, kondisi itu akhirnya mengganggu performanya secara konsisten di lapangan.
Bellingham dikenal sebagai pemain dengan intensitas tinggi dan mobilitas luar biasa, namun cedera bahu membuatnya kesulitan melakukan duel fisik maupun mengontrol bola di situasi tertentu.
Hal ini jelas menurunkan efektivitasnya, terutama dalam peran sebagai gelandang serba bisa yang sering turun membantu pertahanan sekaligus maju mendukung serangan. Situasi ini menjadi perhatian serius tim pelatih dan medis Madrid.
Melihat kondisi tersebut, pihak klub akhirnya mengambil keputusan bijak untuk mengutamakan kesehatan jangka panjang sang gelandang.
Real Madrid Jude Bellingham kemudian disarankan menjalani operasi agar tidak terus-menerus berisiko mengalami dislokasi ulang, sekaligus menjaga karier panjangnya di level tertinggi.
Operasi dan Pemulihan

Operasi bahu yang dijalani Bellingham pada Juli 2025 berjalan sukses sesuai rencana. Prosedur ini dilakukan oleh tim spesialis medis yang bekerja sama dengan Real Madrid, dan hasilnya langsung memberikan harapan besar akan pemulihan total.
Setelah operasi, Bellingham diperkirakan harus menepi selama 1012 pekan untuk menjalani tahap rehabilitasi yang ketat.
Selama masa pemulihan, disiplin dan komitmen tinggi Bellingham patut diacungi jempol. Ia mengikuti seluruh program terapi fisik, latihan penguatan otot, serta pemantauan rutin bersama tim medis klub.
Tak jarang, pemain berusia 22 tahun itu membagikan progresnya melalui media sosial, yang tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para penggemar Madrid di seluruh dunia.
Hasilnya pun lebih cepat dari prediksi awal. Hanya sekitar dua bulan setelah operasi, dokter tim menyatakan bahwa Real Madrid Jude Bellingham sudah pulih di atas 90 persen dan aman untuk kembali berlatih.
Hal ini menunjukkan betapa profesionalnya sang gelandang dalam menjaga kondisi fisik sekaligus ambisinya untuk segera kembali ke lapangan.
Comeback di Liga Champions
Kembalinya Bellingham terasa semakin istimewa karena waktunya bertepatan dengan laga penting di Liga Champions musim 2025/26.
Real Madrid dijadwalkan menghadapi Marseille pada matchday pertama, dan nama Real Madrid Jude Bellingham sudah masuk dalam daftar skuad yang dibawa Xabi Alonso.
Kehadirannya dipandang sebagai tambahan kekuatan signifikan untuk lini tengah Los Blancos.
Bagi fans Madrid, comeback ini ibarat hadiah besar setelah menunggu cukup lama. Mereka tahu betapa besar pengaruh Bellingham terhadap permainan tim, baik dalam distribusi bola, kreativitas serangan, maupun ketenangan dalam mengontrol tempo pertandingan.
Dengan kembalinya sang gelandang, harapan Madrid untuk memulai perjalanan Liga Champions dengan hasil positif semakin terbuka lebar.
Selain itu, kembalinya Bellingham juga akan memberikan fleksibilitas taktik bagi Alonso. Dengan energinya, Madrid bisa lebih berani menekan lawan dan menjaga dominasi permainan.
Bagi Bellingham sendiri, laga melawan Marseille bukan sekadar comeback, melainkan ajang pembuktian bahwa dirinya sudah siap bersinar lagi setelah melewati masa cedera yang sulit.
Secara keseluruhan, kembalinya Real Madrid Jude Bellingham dari cedera adalah momen yang dinanti oleh klub maupun fans.
Operasi bahu yang sempat membuatnya menepi tidak menghalangi semangatnya untuk pulih lebih cepat dan kembali memberi kontribusi besar bagi Los Blancos.
Dengan kondisi fisik yang sudah membaik dan mental bertanding yang kuat, Bellingham diprediksi akan menjadi kunci penting perjalanan Real Madrid di kompetisi domestik maupun Eropa musim ini.
Para pendukung pun kini bisa berharap melihat aksi-aksi brilian sang gelandang kembali menghiasi lapangan hijau.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






