DPR RI menilai mekanisme tersebut penting agar aspirasi yang disampaikan bisa benar-benar terdata dan ditindaklanjuti secara serius. Dengan begitu, setiap masukan dari masyarakat tidak hanya berhenti pada aksi di jalan, tetapi juga masuk ke dalam agenda kerja parlemen.
Sikap ini menunjukkan DPR RI berusaha menjaga keseimbangan antara ruang ekspresi publik dan tata kelola pemerintahan yang terstruktur.
Desakan PBB dan isu dugaan pelanggaran HAM dalam demonstrasi di Jakarta bukan hanya urusan domestik, tetapi juga mendapat perhatian internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, DPR RI menegaskan bahwa perhatian global tidak berarti membuka ruang bagi intervensi asing. Dave menilai bahwa posisi Indonesia di mata dunia akan semakin kuat jika mampu menyelesaikan persoalan dengan mekanisme hukum sendiri.
DPR RI percaya bahwa dengan menjalankan prosedur hukum nasional secara konsisten, citra Indonesia sebagai negara demokratis dan berdaulat akan semakin dihormati.
Hal ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas politik dan hukum tanpa harus bergantung pada tekanan pihak luar.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2






