IHSG Ditutup Melemah 1,69 Persen Ditekan Aksi Jual

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot akibat aksi jual di bursa saham.

IHSG ditutup melemah 1,69 persen pada perdagangan Selasa akibat tekanan aksi jual yang masif.

Redaksiku.com – Perdagangan di lantai bursa domestik kembali diwarnai sentimen negatif setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada sesi perdagangan Selasa (22/9/2026). Tekanan jual yang masif dari para investor membuat indeks acuan nasional ini kehilangan tenaga dan merosot tajam di tengah berbagai dinamika pasar keuangan global maupun domestik.

Koreksi harian ini menjadi salah satu perhatian utama para pelaku pasar yang memantau pergerakan aset berisiko. Kondisi likuiditas serta aksi ambil untung oleh sebagian investor turut mewarnai jalannya transaksi sepanjang hari.

Dinamika Pergerakan IHSG dan Tekanan Jual

Sepanjang sesi perdagangan, tekanan jual mendominasi hampir seluruh sektor saham utama di bursa. Berdasarkan data perdagangan penutupan, IHSG tercatat anjlok sebesar 107,68 poin atau setara dengan pelemahan 1,69%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan tersebut membawa posisi indeks bursa domestik terdampak ke level 6.277,04. Angka ini menunjukkan kemunduran yang cukup dalam jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level 6.384,72.

Sebaran Performa Saham di Bursa

Mayoritas emiten yang tercatat di papan perdagangan mengalami tekanan harga yang cukup berarti. Sentimen negatif menyebar merata ke berbagai lini sektor usaha, membuat ruang gerak bagi saham-saham berkapitalisasi besar menjadi sangat terbatas.

Berikut adalah rincian sebaran pergerakan saham pada penutupan perdagangan tersebut:

  • Sebanyak 139 saham berhasil ditutup menguat di tengah arus koreksi pasar.
  • Sebanyak 533 saham mengalami pelemahan akibat tingginya aksi lepas kepemilikan.
  • Sebanyak 118 saham lainnya tercatat stagnan tanpa perubahan harga yang berarti.

Tekanan jual yang mendominasi pasar membuat mayoritas emiten mengalami koreksi harga secara serentak.

Faktor Pendorong Koreksi Pasar Keuangan

Pelemahan yang dialami oleh bursa saham nasional tidak terjadi dalam ruang hampa. Sentimen eksternal seperti fluktuasi nilai tukar mata uang asing serta dinamika suku bunga acuan global kerap kali memberikan efek tular ke pasar domestik.

Selain itu, para pengamat pasar modal menilai bahwa aksi korporasi serta evaluasi portofolio bulanan oleh manajer investasi turut memengaruhi keputusan transaksi harian. Investor cenderung mengambil langkah konservatif demi menghindari risiko volatilitas jangka pendek yang tinggi.

Pertanyaan Umum

Mengapa IHSG mengalami pelemahan tajam?

IHSG melemah akibat dominasi tekanan jual dari investor yang melakukan aksi lepas saham serta merespons dinamika sentimen pasar global maupun domestik.

Berapa besar penurunan poin yang dialami indeks?

Indeks mengalami penurunan sebesar 107,68 poin atau setara dengan 1,69% pada penutupan perdagangan Selasa.

Bagaimana rincian pergerakan saham secara umum?

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 139 saham menguat, 533 saham melemah, dan 118 saham stagnan.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan sebesar 1,69 persen atau turun 107,68 poin ke level 6.277,04 pada perdagangan Selasa, 22 September 2026, akibat tekanan jual yang masif dari para investor di tengah dinamika pasar keuangan global dan domestik.

Koreksi harian ini memengaruhi mayoritas emiten di bursa, dengan catatan sebanyak 533 saham mengalami pelemahan, 139 saham menguat, dan 118 saham stagnan dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level 6.384,72.

Pelemahan pasar nasional ini didorong oleh aksi lepas saham dan langkah konservatif investor dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar, dinamika suku bunga acuan global, serta evaluasi portofolio guna menghindari volatilitas jangka pendek.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investor Muda Dominasi 53,85% Pasar Modal Indonesia per 2026
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.297,95 pada Rabu Pagi
Bank Banten Resmikan KCP di RSUD Balaraja Tangerang
Strategi BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembiayaan Syariah
BEI Suspensi Saham NASI Hari Ini Akibat Lonjakan Harga
IHSG Dibuka Menguat ke 6.392,34 pada Selasa 22 September 2026
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Pengawasan Bursa Komoditas
BYOND by BSI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Umat Lewat Infaq Rutin

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:29 WIB

Investor Muda Dominasi 53,85% Pasar Modal Indonesia per 2026

Rabu, 23 September 2026 - 13:03 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.297,95 pada Rabu Pagi

Rabu, 23 September 2026 - 10:43 WIB

Bank Banten Resmikan KCP di RSUD Balaraja Tangerang

Rabu, 23 September 2026 - 10:19 WIB

IHSG Ditutup Melemah 1,69 Persen Ditekan Aksi Jual

Rabu, 23 September 2026 - 03:18 WIB

Strategi BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembiayaan Syariah

Berita Terbaru

Hanum Mega merayakan ulang tahunnya yang ke-26 secara meriah di GBK bersama keluarga dan rekan-rekan figur publik.

Life Style

Perayaan Ulang Tahun ke-26 Hanum Mega di GBK Jadi Sorotan

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:27 WIB

Label independen Deaf Crocodile merilis Blu-ray perdana yang memuat film-film bisu klasik karya sutradara Jan S. Kolár.

Home Entertainment Reviews

Ulasan Blu-ray Film Bisu Karya Jan S. Kolár

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:25 WIB

Mellody Hobson dikenal sebagai pemimpin bisnis terkemuka sekaligus istri dari pembuat film George Lucas.

George Lucas

Mengenal Mellody Hobson, Istri George Lucas

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:21 WIB

Koki selebriti Giada De Laurentiis bersama putrinya, Jade, yang menjadi sumber inspirasi terbesarnya.

Giada De Laurentiis

Mengenal Jade, Putri Giada De Laurentiis dan Inspirasinya di DWTS

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:19 WIB

error: Content is protected !!