Redaksiku.com – Media sosial lagi-lagi digemparkan sama sebuah video Dosen Lempar Skripsi yang bikin banyak mahasiswa dan netizen ikut panas.
Dalam video itu terlihat sekelompok mahasiswa sedang menunggu tanda tangan dari seorang dosen perempuan. Mereka sudah mencoba berkali-kali selama satu minggu penuh, tapi dosen yang bersangkutan jarang ada di tempat.
Nah, momen yang bikin publik geram terjadi ketika dosen itu akhirnya muncul. Alih-alih melayani dengan tenang, ia justru terlihat melempar skripsi mahasiswa ke lantai. Aksi ini langsung direkam, lalu videonya tersebar luas dan viral di berbagai platform.
Reaksi Mahasiswa yang Ikut Kesal
Kejadian itu jelas bikin mahasiswa yang ada di lokasi merasa kecewa sekaligus marah. Skripsi yang sudah mereka kerjakan dengan susah payah, penuh revisi, begadang, bahkan sampai mengorbankan kesehatan, justru diperlakukan nggak pantas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangan video, si pengunggah menuliskan, Kasar sekali, dosen Unias lempar di lantai skripsi mahasiswa. Tulisan ini semakin memicu emosi netizen, terutama mereka yang pernah mengalami drama serupa saat bimbingan skripsi.
Netizen Turun Gunung
Begitu videonya naik ke FYP, komentar netizen langsung membanjiri postingan. Ada yang menyuarakan solidaritas untuk mahasiswa, ada juga yang menuntut pihak kampus supaya segera ambil tindakan.
Beberapa netizen menulis komentar dengan nada geram:
- Skripsi tuh perjuangan, nggak pantas dilempar gitu.
- Kalau pun dosen lagi capek, jangan sampai merendahkan karya mahasiswa.
- Kasihan banget mahasiswa udah berjuang, malah diperlakukan gini.
Komentar-komentar itu makin mempertegas bahwa publik menilai tindakan sang dosen tidak profesional.

Kampus Belum Memberi Klarifikasi
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus Unias belum mengeluarkan pernyataan resmi. Padahal, kasus ini sudah terlanjur ramai di media sosial dan bikin nama institusi tersebut ikut terseret.
Biasanya, dalam kasus serupa, pihak kampus bakal melakukan investigasi internal dulu sebelum memberi keterangan ke publik. Namun, karena videonya sudah viral, banyak pihak berharap klarifikasi segera disampaikan untuk menjaga nama baik mahasiswa maupun dosen yang terlibat.
Skripsi: Bukan Sekadar Tugas Akhir
Buat mahasiswa, skripsi bukan sekadar tumpukan kertas atau laporan penelitian. Itu adalah simbol perjuangan panjang, mulai dari mengumpulkan data, melakukan wawancara, analisis teori, sampai revisi berkali-kali. Banyak mahasiswa rela mengorbankan waktu nongkrong, jam tidur, bahkan pekerjaan sampingan demi bisa menyelesaikan skripsi tepat waktu.
Jadi, wajar kalau banyak orang merasa tersinggung ketika melihat karya itu diperlakukan sembarangan. Apalagi oleh seorang dosen yang seharusnya menjadi pembimbing sekaligus panutan.
Dosen Juga Manusia, Tapi Harus Profesional
Di sisi lain, ada juga netizen yang mencoba melihat dari perspektif dosen. Mereka bilang, mungkin sang dosen sedang stres atau kelelahan. Tugas dosen bukan cuma bimbingan skripsi, tapi juga mengajar, meneliti, bahkan mengurus administrasi kampus.
Meski begitu, banyak yang tetap menegaskan kalau alasan tersebut tidak bisa dijadikan pembenaran. Profesionalitas dosen tetap harus dijaga, apalagi menyangkut hubungan dengan mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir.
Dampak ke Citra Kampus
Kasus seperti ini nggak cuma berdampak pada mahasiswa atau dosen yang terlibat langsung. Nama kampus pun ikut jadi sorotan. Di era digital, reputasi kampus bisa dengan cepat naik atau turun gara-gara sebuah video viral.
Kalau kampus tidak segera memberi klarifikasi atau mengambil langkah konkret, masyarakat bisa menilai bahwa pihak kampus menutup mata terhadap masalah. Hal ini tentu berisiko menurunkan kepercayaan publik, terutama calon mahasiswa baru yang sedang memilih kampus tujuan.
Perlunya Etika dalam Dunia Akademik
Kejadian ini membuka diskusi lebih luas soal pentingnya etika dalam dunia pendidikan tinggi. Relasi dosen dan mahasiswa memang seringkali penuh tantangan, terutama ketika menyangkut skripsi. Tapi etika tetap harus dijaga di kedua belah pihak.
Mahasiswa wajib menghormati dosen, sementara dosen juga harus menghargai kerja keras mahasiswa. Apalagi skripsi adalah salah satu titik paling krusial dalam perjalanan akademik mahasiswa.
Netizen Angkat Pengalaman Pribadi
Menariknya, di kolom komentar banyak netizen yang juga ikut cerita pengalaman pahit mereka ketika menghadapi dosen pembimbing. Ada yang mengaku skripsinya ditolak mentah-mentah tanpa alasan jelas, ada juga yang sering ditinggal dosennya ke luar kota padahal jadwal sidang udah mepet.
Cerita-cerita ini menunjukkan bahwa problem antara mahasiswa dan dosen pembimbing sebenarnya bukan hal baru. Hanya saja, di era digital, setiap kejadian bisa cepat terekspos dan jadi sorotan nasional.
Apakah Akan Ada Sanksi?
Publik kini menunggu bagaimana sikap resmi pihak kampus terhadap dosen yang videonya viral itu. Ada kemungkinan dilakukan mediasi antara mahasiswa dan dosen, atau bahkan pemberian sanksi administratif jika terbukti melanggar kode etik.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






