Barru, Redaksiku.com Suasana tenang di Lingkungan Jalange, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, mendadak berubah duka, Senin (20/4/2026) pagi.
Seorang pemuda bernama Zulfikar (23) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sekitar pukul 05.15 WITA.
Korban diketahui merupakan seorang pelajar/mahasiswa asal setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Lahapi (68), seorang nelayan yang tinggal di sekitar lokasi.
Saat itu, saksi mendapati korban sudah dalam posisi tergantung dengan tali yang melilit lehernya.
Kapolsek Mallusetasi, IPTU Muhammad Tang, membenarkan peristiwa tersebut.
Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung, kata IPTU Muhammad Tang kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Temuan tersebut membuat warga sekitar geger dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, personel Polsek Mallusetasi yang dipimpin Bripka Supandi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa tali tambang berwarna putih sepanjang kurang lebih dua meter.
Polisi juga mencatat identitas korban dan para saksi.
Selain Lahapi, saksi lain bernama Agus Salim (57) turut dimintai keterangan untuk melengkapi kronologi kejadian.
Dua saksi yang kami mintai keterangan yakni Lahapi (68), seorang nelayan, dan Agus Salim (57), wiraswasta setempat, ujar Muhammad Tang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi mengkategorikan peristiwa ini sebagai bunuh diri.
Tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana. Tidak ada kerugian materiil dalam kejadian ini, jelasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak adanya unsur lain, sambungnya.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.
Polres Barru mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, khususnya terhadap warga yang mengalami tekanan psikologis.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa, tutupnya.
Editor : Hengki






