Redaksiku.com – Forum Wartawan Kejaksaan Agung menggelar kegiatan lomba mancing mania antar kelompok kerja wartawan di Pemancingan Galatama Pancoran Indah, Jakarta Selatan, guna merayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-81 pada Sabtu (19/9/2026). Ajang silaturahmi ini mempertemukan puluhan jurnalis dari berbagai wilayah Jabodetabek untuk menguji kesabaran sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antar-instansi peliputan.
Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti kolam pemancingan sejak pagi hari. Para peserta yang berasal dari perwakilan kelompok kerja bersaing ketat untuk mendapatkan ikan mas terbanyak dalam durasi waktu empat jam penuh.
Ajang Memperkuat Soliditas Antar-Insan Pers
Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung, Baren AS, menjelaskan bahwa kegiatan mancing bersama ini merupakan agenda rutin tahunan. Tujuannya tidak hanya untuk merayakan hari ulang tahun institusi penegak hukum tersebut, tetapi juga merawat soliditas di kalangan pemburu berita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan santai seperti ini, para jurnalis dapat sejenak melepaskan penat dari rutinitas liputan yang padat. Tantangan memancing juga dinilai merefleksikan ketahanan mental yang dibutuhkan oleh seorang wartawan di lapangan.
- Meningkatkan keakraban dan kerja sama antar-wartawan dari berbagai wilayah.
- Menguji tingkat kesabaran dalam menghadapi tantangan profesi jurnalis yang dinamis.
- Menjaga sinergitas positif antara wartawan dan institusi tempat mereka bertugas.
Baren menambahkan bahwa di tengah beratnya tugas peliputan, insan pers tetap harus memegang teguh fungsi utama mereka. Fungsi tersebut mencakup pencarian, pengumpulan, verifikasi, pengolahan, serta penyampaian informasi yang akurat dan objektif kepada masyarakat luas.
Doa Bersama untuk Rekan Media yang Hilang
Di sela-sela kemeriahan lomba, acara ini juga diisi dengan momen refleksi berupa doa bersama. Para peserta menundukkan kepala untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis serta tiga kru media yang dilaporkan hilang saat meliput erupsi anak Gunung Krakatau.
Nama-nama jurnalis yang turut didoakan meliputi M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistira dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni sebagai jurnalis lepas bersama tiga kru lainnya yang hingga kini belum diketahui nasibnya.
Doa bersama ini mencerminkan solidaritas mendalam sesama pekerja media terhadap risiko nyata yang dihadapi di garis depan peliputan bencana.
Ketua Panitia Mancing Mania, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme para peserta yang hadir dari berbagai wilayah Jabodetabek. Kehadiran perwakilan dari kelompok kerja Balai Kota, Polda Metro Jaya, hingga pengadilan turut menyukseskan jalannya acara.
Dukungan Sponsor dan Pemenang Lomba
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak perbankan dan Badan Usaha Milik Negara yang bertindak sebagai sponsor. Beberapa lembaga yang memberikan sokongan dana meliputi Bank Mandiri, BRI, Telkom Indonesia, Bank Jakarta, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, serta BNI.
Setelah melalui persaingan ketat selama empat jam memancing, dewan juri akhirnya mengumumkan para juara yang berhak membawa pulang hadiah utama.
- Juara pertama diraih oleh Nasir dari kelompok kerja Polda Metro Jaya.
- Juara kedua direbut oleh Amri Siregar dari kelompok kerja Forwakum.
- Juara ketiga disematkan kepada Simon Siahaan dari kelompok kerja Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Panitia menyiapkan total hadiah senilai jutaan rupiah serta berbagai doorprize menarik bagi peserta yang belum beruntung mendapatkan juara.
Pertanyaan Umum
Siapa saja yang mengikuti lomba mancing ini?
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta perwakilan dari berbagai kelompok kerja wartawan se-Jabodetabek, termasuk dari Balai Kota, Polda Metro Jaya, Forum Wartawan Kejaksaan Agung, serta instansi hukum lainnya.
Apa tujuan utama diadakannya kegiatan tersebut?
Acara ini diadakan untuk memeriahkan Hari Bhakti Adhyaksa ke-81 sekaligus mempererat silaturahmi, menjaga soliditas, dan membangun sinergitas di antara para jurnalis.
Siapa yang keluar sebagai juara pertama?
Juara pertama diraih oleh Nasir, seorang wartawan yang mewakili kelompok kerja Polda Metro Jaya, setelah berhasil mengumpulkan tangkapan terbanyak.
Ringkasan
Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) menggelar lomba mancing antar kelompok kerja (pokja) wartawan Jabodetabek di Pemancingan Galatama Pancoran Indah, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/9/2026). Acara yang diinisiasi oleh Ketua Forwaka Baren AS dan Ketua Panitia Iskandar Zulkarnain ini diadakan untuk merayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-81 sekaligus mempererat soliditas dan silaturahmi antar-insan pers dari berbagai instansi peliputan seperti Balai Kota, Polda Metro Jaya, hingga pengadilan.
Di sela-sela perlombaan yang dimenangkan oleh Nasir dari pokja Polda Metro Jaya sebagai juara pertama, para peserta juga melangsungkan momen refleksi berupa doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan khusus untuk keselamatan lima jurnalis—yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhistira, Firdaus Wajidi, dan Donal Husni—serta tiga kru media yang dilaporkan hilang saat meliput erupsi Anak Gunung Krakatau. Kegiatan yang didukung oleh berbagai BUMN dan perbankan ini mencerminkan tingginya solidaritas di tengah risiko nyata profesi jurnalis.






