Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan di Jakarta

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan sosialisasi program pembiayaan perumahan KPP dan FLPP yang digelar di Jakarta.

BRI memperkuat dukungan pembiayaan perumahan rakyat melalui sosialisasi program KPP dan FLPP di Jakarta.

Redaksiku.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) semakin memperkuat perannya sebagai pilar utama dalam pembiayaan perumahan rakyat di Indonesia. Melalui sinergi lintas sektoral bersama pemerintah dan pelaku industri properti, bank pelat merah ini memperluas akses pembiayaan yang lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha di sektor konstruksi perumahan.

Sinergi Pemerintah dan Perbankan untuk Sektor Properti

Komitmen nyata tersebut tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP yang digelar di Gelanggang Jakarta Timur pada 10 September 2026. Acara ini menjadi panggung kolaborasi strategis antara pemerintah pusat, perbankan, dan asosiasi pengembang perumahan nasional.

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, bersama Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, dan Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya koordinasi di lapangan agar setiap kebijakan perumahan dapat terserap secara maksimal oleh masyarakat tanpa hambatan birokrasi yang berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BRI membuktikan efektivitas implementasi program pemerintah dengan menyalurkan pembiayaan perumahan secara cepat, transparan, dan bebas pungutan liar bagi masyarakat.

Menteri Maruarar Sirait memberikan apresiasi khusus terhadap kecepatan layanan yang diberikan BRI. Ia menekankan bahwa dalam ekosistem perumahan yang sehat, efisiensi di sisi perbankan adalah kunci utama agar target pembangunan rumah rakyat dapat tercapai sesuai arahan Presiden Prabowo.

Penyaluran Pembiayaan yang Terintegrasi

Dalam sosialisasi tersebut, BRI memaparkan data penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) yang mencakup seluruh rantai pasok industri. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pembeli rumah, tetapi juga mendukung keberlangsungan hidup para pengembang dan penyedia material bangunan.

Hingga saat ini, BRI telah mencatatkan penyaluran KPP senilai total Rp427,5 miliar yang didistribusikan kepada 1.619 debitur di wilayah Jakarta.

Penyaluran tersebut terbagi ke dalam beberapa sektor strategis untuk memastikan ekosistem perumahan tetap produktif:

  • Pembiayaan sisi pasokan (supply) senilai Rp242,5 miliar yang disalurkan kepada 110 debitur, mencakup pengembang, toko bahan bangunan, dan kontraktor perumahan.
  • Pembiayaan sisi permintaan (demand) yang menyasar 1.509 debitur dari kalangan UMKM dengan total nilai mencapai Rp185 miliar.
  • Dukungan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan unit rumah bagi masyarakat luas.

Akselerasi Program Tiga Juta Rumah

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari misi besar perusahaan untuk mendukung program nasional “3 Juta Rumah”. BRI memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyalur dana, melainkan sebagai fasilitator yang menghubungkan masyarakat dengan hunian layak.

Hingga tanggal 8 September 2026, portofolio pembiayaan perumahan BRI menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Secara nasional, bank ini telah menyalurkan KPP sebesar Rp12 triliun kepada 83.210 debitur. Sementara itu, untuk realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BRI telah mencapai 25.030 unit rumah dari target komitmen tahunan sebesar 60.000 unit.

Masyarakat dapat memanfaatkan program KPR Sejahtera dari BRI yang menawarkan uang muka ringan mulai dari 1% serta suku bunga tetap 5% hingga tenor 20 tahun yang berlaku hingga 31 Desember 2026.

Calon debitur diharapkan selalu memverifikasi informasi program melalui kanal resmi BRI dan tidak tergiur dengan tawaran pihak ketiga yang mengatasnamakan program pemerintah namun tidak melalui jalur perbankan resmi.

Pertanyaan Umum

Apa saja syarat utama untuk mendapatkan KPR Sejahtera dari BRI?

KPR Sejahtera dari BRI ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan penawaran uang muka mulai dari 1 persen dan suku bunga tetap sebesar 5 persen. Calon debitur disarankan untuk mengunjungi kantor cabang BRI terdekat guna mendapatkan informasi detail mengenai persyaratan dokumen dan kriteria kelayakan yang berlaku hingga akhir tahun 2026.

Bagaimana BRI memastikan penyaluran dana perumahan tepat sasaran?

BRI menerapkan sistem verifikasi yang ketat dan transparan dalam setiap penyaluran kredit, baik untuk sisi pasokan (pengembang/kontraktor) maupun sisi permintaan (debitur akhir). Dengan pengawasan langsung dari pihak terkait seperti BP Tapera, BRI memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi pemerintah untuk mendukung ekosistem perumahan yang berkelanjutan.

Apakah program ini hanya berlaku untuk rumah baru?

Program pembiayaan yang disosialisasikan BRI mencakup dukungan untuk pembangunan dan pengembangan perumahan yang melibatkan pengembang, kontraktor, serta penyedia material. Fokus utamanya adalah mempercepat ketersediaan hunian layak bagi masyarakat melalui sinergi dengan asosiasi pengembang seperti REI, APERSI, dan HIMPERRA.

Ringkasan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat komitmennya dalam mendukung program nasional “3 Juta Rumah” dengan mengoptimalkan akses pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui sinergi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta BP Tapera, BRI terus mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang transparan dan efisien untuk mendukung ekosistem properti nasional.

Hingga September 2026, BRI telah menyalurkan KPP senilai Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur di wilayah Jakarta, yang mencakup dukungan bagi pengembang, kontraktor, hingga pelaku UMKM. Secara nasional, BRI telah mencatatkan realisasi KPP sebesar Rp12 triliun bagi 83.210 debitur, dengan penawaran KPR Sejahtera yang mencakup uang muka ringan 1% dan suku bunga tetap 5% hingga tenor 20 tahun yang berlaku sampai 31 Desember 2026.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Ditutup Melemah 0,88% ke Level 6.384,72 pada Senin 21/9
Dukungan BNI untuk Jatinangor Music Fest Unpad
Bank bjb dan MNC Finance Kerja Sama Pembelian Piutang
Bank Banten Salurkan Bantuan untuk Operasi SAR Selat Sunda
WhatsApp Resmi Bank Banten Diluncurkan dengan Centang Biru
Pemkot Cilegon Alihkan Gaji ASN ke Bank Banten
Waspada Akun dan WhatsApp Customer Care Palsu Bank Banten
Gubernur BI Lantik Mal Isnaini S. Meyyanti Jadi Kepala Departemen

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:56 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan di Jakarta

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

IHSG Ditutup Melemah 0,88% ke Level 6.384,72 pada Senin 21/9

Sabtu, 19 September 2026 - 12:50 WIB

Dukungan BNI untuk Jatinangor Music Fest Unpad

Sabtu, 19 September 2026 - 00:32 WIB

Bank bjb dan MNC Finance Kerja Sama Pembelian Piutang

Jumat, 18 September 2026 - 05:24 WIB

Bank Banten Salurkan Bantuan untuk Operasi SAR Selat Sunda

Berita Terbaru

Jenama busana lokal Kamaku resmi menjadi official merchandise untuk ajang The Papandayan Jazz Fest 2026.

Life Style

Kamaku Resmi Jadi Merchandise TPJF 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 12:11 WIB

Eugenia Diva Widodo berhasil mempersembahkan medali perunggu dari cabang olahraga wushu pada ajang Asian Games 2026.

Sport Lain

Eugenia Diva Widodo Raih Perunggu Wushu Asian Games 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 12:10 WIB

error: Content is protected !!