Redaksiku.com – Proses pemulangan tiga jenazah korban penembakan ASN Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah resmi dirampungkan, dengan seluruh korban kini diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Jenazah Wili Mbuik menjadi yang pertama dipulangkan ke daerah asalnya di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, menyusul kemudian dua jenazah lainnya, yakni Aprida Rapi dan Alvonsius Mehan, yang diberangkatkan pada Jumat, 11 September 2026.
Pemulangan jenazah Aprida Rapi dan Alvonsius Mehan dilakukan melalui Bandara Wamena dengan menggunakan maskapai yang berbeda. Aprida Rapi diterbangkan menggunakan pesawat kargo milik Trigana Air Service, sementara Alvonsius Mehan diberangkatkan dengan pesawat Sriwijaya Air. Keduanya sempat transit di Jayapura sebelum melanjutkan perjalanan udara menuju Makassar untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasional penerbangan sempat mengalami kendala teknis dan baru bisa terlaksana pada pukul 11.30 WIT setelah kabut asap yang menyelimuti pegunungan di sekitar Kota Wamena mulai menipis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Maskapai dalam Proses Pemulangan
Di balik duka mendalam yang dirasakan oleh keluarga korban, terdapat uluran tangan dari pihak maskapai penerbangan yang turut meringankan beban mereka. Manager Trigana Air Service Wamena, Michael Biduri, mengonfirmasi keterlibatan armadanya dalam membantu proses evakuasi jenazah para ASN yang menjadi korban penembakan tersebut.
Pihak maskapai menegaskan bahwa seluruh biaya pengangkutan jenazah melalui jalur udara sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap keluarga yang ditinggalkan, mengingat situasi darurat yang menimpa para korban saat sedang menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
“Untuk pengiriman jenazah dari para korban penembakan ini tak dikenakan biaya kepada keluarga korban atau kami gratiskan.” — Michael Biduri
Kondisi geografis Wamena yang terletak di pegunungan memang kerap menjadi tantangan tersendiri bagi operasional penerbangan, terutama saat cuaca buruk seperti kabut asap melanda. Meskipun demikian, koordinasi antara pihak maskapai, otoritas bandara, dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan bahwa proses pemulangan dapat berjalan dengan lancar setelah hambatan cuaca berhasil teratasi di siang hari.
Dampak Insiden Terhadap Pelayanan Publik
Insiden penembakan yang merenggut nyawa tiga ASN ini membawa duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Ketiga korban dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugas pelayanan di wilayah tersebut. Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh pihak keluarga secara pribadi, tetapi juga menjadi pukulan bagi birokrasi daerah yang kehilangan tenaga pendukung dalam menjalankan program-program pemerintah.
Pihak berwenang saat ini masih terus melakukan pendalaman terkait motif di balik penembakan tersebut. Keamanan di wilayah Wamena dan sekitarnya menjadi perhatian utama pasca-kejadian, terutama untuk memastikan bahwa seluruh ASN yang bertugas di lapangan dapat merasa aman dalam menjalankan tanggung jawab profesinya sehari-hari.
Keluarga korban yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dokumen administrasi pemulangan dapat berkoordinasi langsung dengan bagian kepegawaian atau dinas terkait di lingkungan Pemkab Jayawijaya.
Keberhasilan pemulangan jenazah ini menandai berakhirnya fase evakuasi medis darurat. Fokus selanjutnya bagi pemerintah daerah adalah memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga yang ditinggalkan serta memastikan hak-hak para ASN korban penembakan dapat tersalurkan dengan baik sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi aparatur sipil negara yang gugur dalam tugas.
Pertanyaan Umum
Apakah biaya pemulangan jenazah dibebankan kepada keluarga korban?
Tidak, pihak maskapai Trigana Air Service telah menegaskan bahwa seluruh biaya pengiriman jenazah korban penembakan ASN Pemkab Jayawijaya digratiskan sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.
Mengapa waktu keberangkatan pesawat sempat tertunda?
Penerbangan baru bisa dilakukan pada pukul 11.30 WIT karena adanya gangguan cuaca berupa kabut asap tebal yang menutupi area pegunungan di sekitar Kota Wamena, sehingga membahayakan keselamatan penerbangan jika dipaksakan terbang lebih awal.
Ke mana saja tujuan pemulangan jenazah tersebut?
Ketiga jenazah dipulangkan ke daerah asal masing-masing, yakni Wili Mbuik ke Rote Ndao di Nusa Tenggara Timur, serta Aprida Rapi dan Alvonsius Mehan yang diterbangkan menuju Makassar melalui transit di Jayapura.
Ringkasan
Tiga jenazah ASN korban penembakan di Jayawijaya telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing di Rote Ndao dan Makassar. Proses pemulangan yang sempat terkendala kabut asap ini dibantu secara gratis oleh pihak maskapai penerbangan sebagai bentuk dukungan kemanusiaan bagi keluarga korban.






