Mahasiswa Desak Transparansi Kampus Muhammadiyah Barru

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMM dan AMM Barru menggelar aksi damai di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Barru.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMM dan AMM Barru menggelar aksi damai di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Barru.

BARRU – Polres Barru mengawal aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Barru bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Barru di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Barru, Selasa (4/8/2026).

Aksi berlangsung damai.

Sekitar 30 mahasiswa ikut dalam demonstrasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan internal kampus.

Pengamanan dilakukan oleh personel Polres Barru bersama Polsek Tanete Rilau.

Pengamanan itu berdasarkan Surat Perintah Kapolres Barru Nomor: Sprin/1617/VIII/PAM.1.3/2026 tertanggal 3 Agustus 2026.

Ahmad bertindak sebagai jenderal lapangan.

Massa membawa megafon, pamflet berisi tuntutan, dan bendera Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Sebelum bergerak ke lokasi, peserta berkumpul di Sekretariat Pikom IMM UM Barru dan Tanete di wilayah Pekkae.

Mereka kemudian berjalan menuju kampus dengan pengawalan aparat kepolisian.

Setibanya di lokasi, peserta bergantian menyampaikan orasi.

Mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Barru.

Di antaranya, mereka meminta penegakan keadilan terhadap salah seorang dosen.

Massa juga mendesak evaluasi tata kelola keuangan kampus agar lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, mereka menyampaikan tuntutan terkait kepemimpinan di lingkungan kampus.

Dalam pernyataannya, massa menegaskan aksi tersebut merupakan penyampaian aspirasi secara damai.

Mereka menyebut aksi itu bukan bentuk penolakan terhadap Muhammadiyah maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Sebaliknya, aksi tersebut dilakukan sebagai dorongan untuk memperbaiki tata kelola institusi.

Sekitar pukul 15.06 Wita, jenderal lapangan membacakan pernyataan sikap yang memuat sejumlah poin tuntutan.

Aksi berakhir pada pukul 15.15 Wita.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Selama pengamanan, personel kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Polisi juga memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., mengatakan Polri berkomitmen mengamankan setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan hukum.

“Polri hadir untuk menjamin keamanan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi dengan damai serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” ujar Kapolres.

Usai aksi berakhir, situasi di sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Barru kembali normal.

Arus lalu lintas berjalan lancar.

Aktivitas masyarakat pun berlangsung seperti biasa tanpa gangguan kamtibmas.

Editor : Hengki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan
Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut
DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir
71 Warga Blora Terserang Kusta Termasuk Anak-Anak
Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli
BRIN Kembangkan Inovasi Pengganti LPG 3 Kg yang Lebih Hemat
Jadwal Sholat Surabaya 23 September 2026 & Niatnya
Profil dan Prestasi Brigjen Hengki Haryadi di Kepolisian

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:52 WIB

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan

Rabu, 23 September 2026 - 05:48 WIB

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 September 2026 - 05:47 WIB

DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir

Rabu, 23 September 2026 - 05:34 WIB

Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli

Rabu, 23 September 2026 - 05:31 WIB

BRIN Kembangkan Inovasi Pengganti LPG 3 Kg yang Lebih Hemat

Berita Terbaru

Para ahli mengingatkan pentingnya antisipasi dini terhadap risiko sistemik kecerdasan buatan berkaca dari krisis global masa lalu.

United States Politics and Government

Pelajaran dari Krisis Global untuk Menghadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:51 WIB

Warga sekitar menolak kelanjutan proyek panas bumi Gunung Ungaran karena khawatir mengancam lingkungan dan sumber air.

Viral

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:48 WIB

error: Content is protected !!