Polisi: Pemilik Kios Tak Terlibat Penjualan Ganja di Wouma

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik Kios Tak Terlibat — Polisi memeriksa kios di Pasar Misi Wouma, Wamena, terkait kasus peredaran ganja.

Polisi memastikan pemilik kios di Pasar Misi Wouma tidak terlibat dalam kasus peredaran ganja.

Redaksiku.com – Sat Narkoba Polres Jayawijaya memastikan bahwa pemilik ruko di kawasan Pasar Misi Wouma, Wamena, tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika jenis ganja. Dalam pengungkapan kasus tersebut, tempat usaha milik warga setempat terbukti hanya dimanfaatkan oleh para pelaku pengedar sebagai lokasi penyimpanan barang haram tanpa sepengetahuan sang pemilik ruko.

Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pendalaman setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan pasar tradisional tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, pemilik kios dinilai kooperatif dan sama sekali tidak mengetahui isi dari sejumlah tas serta kantong plastik yang dititipkan oleh pelaku di tempat usahanya.

Kepala Satuan Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan Benyamin Saragih menjelaskan bahwa para pengedar sengaja memanfaatkan kelengahan pemilik tempat usaha untuk menyembunyikan barang bukti. Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang rapi karena mereka menitipkan barang titipan tersebut tanpa memberikan informasi apapun mengenai isi di dalamnya kepada penjaga atau pemilik ruko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menegaskan pemilik kios di Pasar Misi Wouma sama sekali tidak terlibat dan hanya menjadi korban kelicikan sindikat pengedar ganja.

Selain melakukan penggeledahan di dalam bangunan ruko, petugas juga menemukan barang bukti lain yang disembunyikan di sekitar area dagang warga. Penyelidikan di lokasi kejadian menunjukkan adanya barang haram yang diletakkan secara tersembunyi di bawah meja tempat penjualan pinang milik pedagang lain yang berada tepat di depan ruko tersebut.

Aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti ganja yang disembunyikan di beberapa titik terpisah di sekitar Pasar Misi Wouma.

Temuan ini memperkuat bukti bahwa para pelaku pengedar narkotika berupaya mengelabui petugas dengan memanfaatkan fasilitas umum dan tempat usaha milik warga yang tidak menaruh curiga. Pemilik meja penjualan pinang maupun pemilik ruko dipastikan tidak memiliki hubungan kerja sama apa pun dengan para pelaku yang kini tengah diburu oleh pihak berwajib.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera melapor kepada aparat keamanan apabila mendapati barang titipan mencurigakan di lingkungan sekitar tempat usaha.

Meskipun pemilik kios dinyatakan bersih dari unsur pidana, jajaran Sat Narkoba Polres Jayawijaya tidak akan berhenti pada satu titik saja. Kepolisian berkomitmen untuk memperluas cakupan penyelidikan guna mengantisipasi kemungkinan adanya modus serupa di kios-kios atau pertokoan lain yang ada di wilayah hukum Polres Jayawijaya.

Langkah Pengamanan dan Penelusuran Jaringan Narkotika

Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah pegunungan Papua terus digalakkan oleh aparat penegak hukum guna menekan angka kriminalitas yang kerap dipicu oleh penyalahgunaan barang terlarang. Kasus penitipan barang secara sembunyi-sembunyi ini menjadi catatan penting bagi pihak kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan bersama warga.

Penyidik kini tengah menganalisis rekaman serta keterangan saksi mata di sekitar Pasar Misi Wouma untuk mengidentifikasi para pelaku yang melarikan diri sebelum penggerebekan dilakukan. Polisi juga mengimbau para pedagang agar lebih peka terhadap barang-barang asing yang ditinggalkan di sekitar lapak atau tempat usaha mereka.

  • Pemeriksaan intensif telah dilakukan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi Pasar Misi Wouma.
  • Polisi memperketat pengawasan terhadap potensi penitipan barang ilegal di kios-kios warga.
  • Aparat mengimbau partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

Warga diminta agar tidak ragu menolak titipan barang dari orang tak dikenal guna menghindari keterlibatan secara tidak sengaja dalam kasus hukum.

Pertanyaan Umum

Apakah pemilik ruko di Pasar Misi Wouma menjadi tersangka?

Tidak. Hasil pemeriksaan penyidik membuktikan bahwa pemilik ruko sama sekali tidak mengetahui isi tas titipan tersebut dan tidak terlibat dalam jaringan peredaran ganja.

Di mana saja barang bukti ganja ditemukan oleh polisi?

Barang bukti ditemukan di dalam ruko berupa tas dan kantong plastik, serta disembunyikan di bawah meja penjualan pinang yang terletak di depan ruko tersebut.

Bagaimana langkah selanjutnya dari pihak kepolisian?

Polres Jayawijaya akan terus memperluas penyelidikan dan mendalami potensi adanya lokasi penitipan barang serupa di kios-kios lain di wilayah Wamena.

Ringkasan

Sat Narkoba Polres Jayawijaya memastikan pemilik ruko di Pasar Misi Wouma, Wamena, tidak terlibat dalam peredaran ganja karena tempat usahanya hanya dimanfaatkan sindikat untuk menyimpan barang haram tanpa sepengetahuannya.

Polisi mengimbau masyarakat dan pedagang agar lebih waspada serta menolak titipan barang mencurigakan dari orang tak dikenal guna menghindari keterlibatan dalam kasus hukum.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan
Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut
DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir
71 Warga Blora Terserang Kusta Termasuk Anak-Anak
Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli
BRIN Kembangkan Inovasi Pengganti LPG 3 Kg yang Lebih Hemat
Jadwal Sholat Surabaya 23 September 2026 & Niatnya
Profil dan Prestasi Brigjen Hengki Haryadi di Kepolisian

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:52 WIB

Polisi di Yogya Minta Jatah Makanan Food Truck Dipatsuskan

Rabu, 23 September 2026 - 05:48 WIB

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 September 2026 - 05:47 WIB

DoorDash Sepakat Bayar Rp2 Triliun ke NYC Terkait Upah Kurir

Rabu, 23 September 2026 - 05:34 WIB

Dampak Ketidakpastian Subsidi Motor Listrik Menurut Periklindo dan Aismoli

Rabu, 23 September 2026 - 05:31 WIB

BRIN Kembangkan Inovasi Pengganti LPG 3 Kg yang Lebih Hemat

Berita Terbaru

Para ahli mengingatkan pentingnya antisipasi dini terhadap risiko sistemik kecerdasan buatan berkaca dari krisis global masa lalu.

United States Politics and Government

Pelajaran dari Krisis Global untuk Menghadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:51 WIB

Warga sekitar menolak kelanjutan proyek panas bumi Gunung Ungaran karena khawatir mengancam lingkungan dan sumber air.

Viral

Warga Menolak, Proyek Panas Bumi Ungaran Berlanjut

Rabu, 23 Sep 2026 - 05:48 WIB

error: Content is protected !!