Cerita Pak Tarno, Dulu kaya dari Hasil Sulap di TV Kini Jualan Mainan di Depan SD

- Penulis

Senin, 28 Oktober 2024 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerita Pak Tarno, Dulu kaya dari Hasil Sulap di TV Kini Jualan Mainan di Depan SD

Cerita Pak Tarno, Dulu kaya dari Hasil Sulap di TV Kini Jualan Mainan di Depan SD

Redaksiku.com – Inilah kisah hidup atau perjalanan hidup Pak Tarno.

Sutarno, yang lebih dikenal sebagai Pak Tarno lahir 12 Mei 1950.

Dia adalah seorang pesulap, komedian, presenter, dan pemeran berkebangsaan Indonesia.

Tarno mengidolakan vokalis D’Masiv, Rian Ekky Pradipta dan mengikuti model rambutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tarno diketahui mempunyai tiga orang istri dan tujuh orang anak.

Tarno dikenal sebab sering mengucapkan kata-kata “dibantu ya, bimsalabim menjadi apa, prok-prok-prok” saat laksanakan aksi menyulap.

Melalui ajang pencarian bakat The Master musim ketiga yang diadakan pada th. 2009, ia dianugerahi gelar “Master of Traditional Magic” oleh Deddy Corbuzier.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, Tarno bekerja sebagai penjaja martabak keliling, yang juga menyambi sebagai seorang pesulap keliling.

Cerita Pak Tarno, Dulu kaya dari Hasil Sulap di TV Kini Jualan Mainan di Depan SD
Cerita Pak Tarno, Dulu kaya dari Hasil Sulap di TV Kini Jualan Mainan di Depan SD

Kehidupan awal

Ayah Tarno meninggal dunia, namun ibu Tarno pergi meninggalkannya sebab berselingkuh bersama laki-laki yang dari luar desa daerah Tarno berasal.

Karena tidak bisa belanja beras, Tarno cuma bisa makan jagung.

Pada usia 10 tahun, Tarno nekat merantau ke Jakarta sendirian.

Karena tidak mempunyai cukup uang, pada awal th. 1970-an, Tarno pergi menumpangi kereta barang pengangkut kayu dan sapi yang transit di Stasiun Losari.

Di Jakarta, Tarno bekerja sebagai penjaja minyak tanah keliling, sampai sesudah itu beralih menjadi penjaja martabak keliling.

Karier Pak Tarno

Ketika berjualan martabak, Tarno membawa siasat untuk menarik anak-anak sehingga belanja dagangannya, yakni memamerkan sulap sesudah dagangannya habis terjual.

Tahun 2002 – 2004, Tarno dulu merambah pengalaman menarik odong-odong komedi putar punya Bapak Mansur Umar di Swasembada Barat 22, Kebon Bawang, Jakarta Utara.

Tarno adalah salah satu karyawan yang sangat gigih dan ulet.

Sambil menarik odong-odongnya Ia juga berjualan snack untuk anak-anak cara melay-out snack-snack tersebut pada sisi kanan kiri odong-odong yang Ia tarik.

Pada th. 2009, saat berjualan di suatu sekolah, Tarno yang sedang laksanakan aksi sulapnya dihampiri oleh salah satu guru dari sekolah tersebut yang lihat aksi Tarno.

Guru tersebut menyarankan Tarno untuk mengikuti ajang pencarian bakat The Master musim ketiga.

Dalam ajang tersebutmeskipun tidak memenangkannyaTarno diberi gelar “Master of Traditional Magic” oleh Deddy Corbuzier.

Setelah itu, Tarno ditawari untuk menjadi presenter di sejumlah acara televisi.

Setelah berkarier di dunia hiburan, Tarno bisa belanja mobil, tanah, dan mengelola warung internet.

Ditipu Manajer

Pak Tarno sempat mendapati sorotan saat ditipu oleh mantan manajernya sendiri.

Uang ratusan juta hasil kerja keras Pak Tarno ludes digondol mantan manajernya itu.

Padahal duit itu sedianya senang dipakai untuk belanja mobil.

Pria yang dijuluki “Master of Traditional Magic” pada ajang The Master Sesion 3 (2009) ini mengaku sudah melaporkan kasus ini ke polisi.

“Proses hukum masih lanjut. Namun belum ada kejelasan sampai kini,” kata Pak Tarno, Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (1/5/2024).

Dia mengaku belum bisa ikhlas kehilangan duit ratusan juta itu.

Apalagi itu hasil keringatnya sendiri.

“Masalahnya, duitnya banyak, ratusan juta. Kalau duit sedikit, tidak apa-apa,” ucapnya.

Pak Tarno mengimbuhkan dirinya sering menagih duit itu kepada mantan manajernya. Namun orang itu jadi marah-marah.

“Orang nagih duit jadi dimarahin, aneh,” tuturnya.

Dia mengungkap dirinya sangat sabar dan mengalah di dalam mengurusi kasus penipuan ini.

“Aku sangat sabar dan mengalah. Aku seperti pengemis minta duit itu,” paparnya.

Pak Tarno pun berharap kerelaan dan itikad baik dari sang mantan manajer untuk mengembalikan uangnya.

“Saya ikhlas dikasih berapa saja tidak apa-apa. Ini gak senang ngasih mirip sekali, jadi ngomel. Aneh,” ujarnya.

Kini Jualan Mainan di depan SD

Kabar terbaru, Pak Tarno ternyata berdagang mainan di depan sekolah untuk menyambung hidup sehari-hari.

Video pesulap bernama asli Sutarno pas jualan mainan di depan sekolah, viral di fasilitas sosial.

Di bawah cuaca panas dan terik matahari, Pak Tarno tampak duduk di kursi roda, pas menjual dagangannya di depan SDN Semper Barat 01, Cilincing, Jakarta Utara.

Kondisi Pak Tarno sekarang membuat netizen prihatin.

Tak sedikit pula yang berikan semangat.

Berikut kami rangkum lebih dari satu komentar netizen dari Instagram account gosip Lambe Turah:

“Kasihan bgt (emoji) mending patungan bantu pak tarno drpd bantu agus yg g tau diri itu,” tulis pemilik account @i.am_keyy.

“Ya allah jd inget pas pak tarno main ke sekolah untuk main sulap (emoji) sehat2 ya pak,” tulis pemilik account @gaga_antariksa.

“(emoji) sedih liatnya lebih-lebih beliau aja terus berusaha,” tulis pemilik account @yellow_banjarmasin.

“Tetap impuls pak Tarno dan semoga lekas pulih (emoji),” tulis pemilik account @gebi.anisa.

“Cepat sehat dan bangkit kembali pak Tarno (emoji),” tulis pemilik account @jflowrighthere.

Pak Tarno Tidak Punya Tabungan

Pak Tarno mengaku tidak ada tabungan yang dia punya.

Hal itu diungkap Pak Tarno di sela-sela dagang di depan SDN Semper Barat 01, Cilincing, Jakarta Utara. Enggak ada (tabungan), sudah habis, ujar Pak Tarno, Jumat (25/10/2024), dilansir dari berbagai sumber.

Menimpali pengakuan Pak Tarno, rekannya bernama Slamet menyebutkan bahwa dari dulu pelantun Bim Salabim Jadi Apa Prok Prok Prok ini sering terkena tipu.

Pertama kali kata Slamet, Pak Tarno dulu ditipu oleh mantan manajer pertamanya sebanyak Rp 100 juta.

Mungkin banyak juga yang menipu dia dari dulu. Yang Rp 100 juta itu, mirip manajer pertama dia, kata Slamet.

Selain itu, Slamet mengatakan, lebih dari satu kali Pak Tarno juga mengimbuhkan orang modal untuk usaha.

Namun sayangnya, modal yang dipinjam orang itu dari Pak Tarno jadi tidak dikembalikan.

Slamet mengatakan, meski lebih dari satu kali ditipu, Pak Tarno senantiasa mengikhlaskan uangnya tersebut.

Dia juga modalin orang membuat buka steam motor, enggak mengerti gimana nasibnya. Terus ada yang buka rental PS, dimodalin mirip Pak Tarno, enggak tahunya CPU-nya ludes, dibongkar semua. Akhirnya enggak (dikembalikan) modalnya juga, ucap Slamet.

Memang Pak Tarno sifatnya, ya sudah, ikhlas. Memang sudah ditagih tetapi enggak ada, lanjut Slamet.

Terakhir, video serta fotonya dicatut oleh mantan manajer terakhirnya lewat account Instagram Pak Tarno Management Official.

Padahal, account tersebut bukan dikelola oleh Pak Tarno langsung, melainkan mantan manajernya bernama Koji.

Meski account Instagram yang mengatasnamakan Pak Tarno itu centang biru, sayangnya pesulap tersebut tidak dulu mendapat keuntungan.

Bahkan, lebih dari satu kali pekerjaan yang masuk lewat Instagram tersebut kadang pas penghasilannya dipotong sangat besar.

Pengalaman terus adanya orang yang membodohi Pak Tarno akunnya Pak Tarno, padahal itu bukan Pak Tarno. Pak Tarno diam aja ketidaktahuannya dia, ujar Slamet.

Alhasil, kini Pak Tarno masih harus bekerja meski kondisinya terkena stroke untuk keempat kalinya.

Hal ini dikerjakan demi mencukupi keperluan Pak Tarno dan isikan kekosongan saat belum ada panggilan job sulap.

Iya (buat) tambahan (uang) sambil isikan kekosongan hari-hari Pak Tarno lah. Pak Tarno orangnya enggak bisa diam, enggak senang diam lah. Ini maunya membuat tembak-tembak dari kayu, tutur Slamet.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers
Pistons Perpanjang Kontrak Ausar Thompson, Jalen Duren Belum Pasti
Peringati Hari Malaysia 2026, Rossa Doakan Cinta dan Persatuan
85 Peneliti Unhan RI Dibekali Strategi Jurnal Internasional
Profil Dewi Gita yang Terseret Isu Andre Taulany
Prakiraan Cuaca Bandung Sabtu 19 September 2026 Menurut BMKG
Tanggapan Andre Taulany Soal Amanda Rigby yang Disebut Mirip Erin
Daftar Kampus Psikologi Terbaik di Asia Tenggara Versi QS WUR 2026
Tag :

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:28 WIB

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers

Sabtu, 19 September 2026 - 18:25 WIB

Pistons Perpanjang Kontrak Ausar Thompson, Jalen Duren Belum Pasti

Sabtu, 19 September 2026 - 18:16 WIB

Peringati Hari Malaysia 2026, Rossa Doakan Cinta dan Persatuan

Sabtu, 19 September 2026 - 18:13 WIB

85 Peneliti Unhan RI Dibekali Strategi Jurnal Internasional

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Profil Dewi Gita yang Terseret Isu Andre Taulany

Berita Terbaru

Manajemen Los Angeles Dodgers optimis pelempar andalan mereka, Blake Snell, dapat menghindari absen panjang akibat cedera.

Viral

Kondisi Terkini Cedera Blake Snell di LA Dodgers

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:28 WIB

Dekranasda Bojonegoro menjalin kemitraan dengan Universitas Brawijaya untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.

Kebebasan Pers

Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan UMKM

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membuka pelatihan BHD dan RJP di Jayapura.

Kesehatan

Pangdam Cenderawasih Ajak Warga dan Pelajar Pelajari Teknik BHD

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:23 WIB

error: Content is protected !!