Redaksiku.com – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah menyerap anggaran belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp 546 miliar sepanjang semester I-2026 untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan.
Jumlah realisasi tersebut mencakup sekitar 54,6% dari total alokasi anggaran capex perseroan secara keseluruhan pada tahun ini yang dipatok di angka Rp 1 triliun.
Head of Investor Relations AKR Corporindo Ignatius Teguh Prayoga menjelaskan bahwa dana tersebut disalurkan untuk berbagai kebutuhan strategis perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Realisasi belanja modal AKRA mencapai angka Rp 546 miliar atau setara dengan 54,6% dari total anggaran tahunan.
Penggunaan dana ini mencakup pemeliharaan rutin, pembelian satu unit kapal baru, serta pengembangan infrastruktur terminal logistik.
Pengembangan terminal baru tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis di Indonesia, termasuk Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk melengkapi berbagai fasilitas utilitas pendukung di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Kawasan JIIPE sendiri terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan bisnis logistik dan kawasan industri bagi perusahaan.
Kinerja Keuangan dan Pendapatan Semester I-2026
Langkah ekspansi yang masif ini diiringi dengan pencapaian kinerja keuangan yang sangat solid sepanjang paruh pertama tahun berjalan.
AKRA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,43 triliun per semester I-2026.
Perolehan laba bersih tersebut mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 21,25% secara tahunan atau year on year (YoY).
Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih yang berhasil dikantongi oleh perusahaan tercatat berada di level Rp 1,18 triliun.
Kenaikan laba bersih ini tidak terlepas dari ekspansi pendapatan yang terjadi secara masif di berbagai lini bisnis utama perusahaan.
Total pendapatan konsolidasian perusahaan tercatat melesat mencapai Rp 30,84 triliun pada semester pertama tahun ini.
Angka pendapatan tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 44% secara tahunan dibandingkan dengan perolehan Rp 21,41 triliun pada periode lalu.
Pendapatan AKRA melonjak 44% YoY menjadi Rp 30,84 triliun didorong oleh stabilitas pasar dan ekspansi kawasan industri.
Prospek dan Target Paruh Kedua Tahun 2026
Menghadapi paruh kedua tahun ini, manajemen perusahaan menyatakan sikap optimis untuk menjaga momentum pertumbuhan.
Kondisi pasar makroekonomi yang dinilai mulai bergerak lebih stabil dibanding periode sebelumnya menjadi landasan keyakinan manajemen.
“Untuk guidance kita tetap ingin melanjutkan pace pertumbuhan, terutama dengan semester kedua ini. Kami lihat sepertinya market sudah lebih stabil dibandingkan semester yang satu kemarin, dan kami cukup optimis akan bisa mempertahankan pace pertumbuhan tersebut.”
— Ignatius Teguh Prayoga
Perusahaan berkomitmen untuk terus mengeksekusi sisa anggaran capex secara efektif dan efisien guna memaksimalkan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Kombinasi antara fasilitas infrastruktur yang memadai dan permintaan energi serta logistik yang stabil diyakini mampu menjaga ketahanan bisnis perseroan.
Pertanyaan Umum
Berapa total anggaran capex AKRA tahun 2026?
Total anggaran belanja modal atau capex yang disiapkan oleh PT AKR Corporindo Tbk untuk sepanjang tahun 2026 dipatok sebesar Rp 1 triliun.
Kemana saja alokasi dana capex AKRA digunakan?
Dana tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan rutin, pembelian satu unit kapal baru, pengembangan terminal di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, serta fasilitas utilitas di JIIPE.
Bagaimana kinerja laba bersih AKRA pada semester I-2026?
Laba bersih perusahaan tumbuh 21,25% secara tahunan menjadi Rp 1,43 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,18 triliun.
Ringkasan
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah menyerap belanja modal (capex) sebesar Rp 546 miliar atau 54,6% dari total anggaran Rp 1 triliun sepanjang semester I-2026. Dana tersebut digunakan untuk pemeliharaan rutin, pembelian kapal baru, serta pengembangan terminal logistik dan kawasan industri JIIPE.
Seiring ekspansi tersebut, AKRA mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 21,25% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1,43 triliun, dengan total pendapatan konsolidasian yang melonjak 44% YoY mencapai Rp 30,84 triliun pada paruh pertama tahun 2026.






