BMW iX5 Hidrogen Hadir dengan Jarak Tempuh 750 Km

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMW iX5 Hidrogen — SUV BMW iX5 Hydrogen dengan teknologi ramah lingkungan dan jarak tempuh 750 km

BMW mengembangkan varian hidrogen iX5 sebagai bagian dari strategi multi-energy dengan jarak tempuh mencapai 750 km.

Redaksiku.com – BMW tengah melangkah serius dalam pengembangan varian hidrogen untuk lini SUV populer mereka, iX5. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari visi besar pabrikan asal Jerman tersebut untuk menghadirkan beragam pilihan sistem penggerak dalam satu model kendaraan yang sama, mulai dari kendaraan listrik murni berbasis baterai hingga mesin konvensional.

Melalui pendekatan multi-energy, iX5 nantinya tidak hanya tersedia dalam versi battery electric vehicle atau BEV. Konsumen juga akan disajikan pilihan mesin plug-in hybrid, bensin konvensional, diesel, hingga teknologi mutakhir hydrogen fuel cell yang sedang digarap secara intensif oleh para insinyur BMW.

Inisiatif ambisius ini berjalan di bawah naungan proyek HyPowerDrive yang mendapat dukungan finansial masif. Proyek tersebut berhasil mengamankan pendanaan sebesar €191 juta dari Kementerian Transportasi Federal Jerman, ditambah sokongan dana segar senilai €82 juta dari pemerintah negara bagian Bavaria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek pengembangan sistem penggerak hidrogen ini didukung pendanaan ratusan juta euro dari pemerintah federal Jerman dan Bavaria.

Bagi BMW, riset mendalam ini bukan sekadar eksperimen jangka pendek, melainkan fondasi penting untuk membawa teknologi sel bahan bakar ke lini kendaraan produksi massal. Mereka ingin memastikan bahwa teknologi alternatif ini benar-benar siap dan handal sebelum dilepas ke pasaran luas.

Hingga saat ini, unit iX5 Hydrogen masih berada dalam fase pengujian ketat di berbagai fasilitas riset. Para teknisi memantau secara seksama bagaimana seluruh komponen bekerja secara harmonis dalam satu sistem yang kompleks dan saling terhubung.

Pengujian melibatkan integrasi sistem sel bahan bakar, baterai tegangan tinggi, motor listrik, tangki penyimpanan hidrogen, hingga unit kontrol kendaraan yang bekerja bersama-sama dalam satu waktu.

Jika seluruh rangkaian uji coba berjalan mulus dan lolos evaluasi pabrik, model ini akan mencetak sejarah baru. iX5 Hydrogen diproyeksikan menjadi mobil produksi massal pertama dari BMW yang sepenuhnya mengandalkan tenaga hidrogen sebagai sumber penggeraknya.

Target Performa dan Efisiensi Berkendara

Dari sisi kemampuan di atas aspal, BMW tidak main-main dalam mematok target performa untuk SUV hidrogen ini. Kendaraan ramah lingkungan tersebut ditargetkan mampu berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam durasi kurang dari lima detik.

Selain kecepatan yang impresif, aspek daya jelajah juga menjadi fokus utama dalam pengembangan iX5 Hydrogen. Mobil ini diproyeksikan sanggup menempuh perjalanan hingga sejauh 750 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan siklus pengujian WLTP yang ketat.

  • Akselerasi 0-100 km/jam ditargetkan tuntas dalam waktu kurang dari lima detik.
  • Jarak tempuh maksimal direncanakan mencapai 750 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP.
  • Waktu pengisian bahan bakar hidrogen dirancang sangat cepat, yakni kurang dari lima menit.

Keunggulan paling mencolok dari teknologi sel bahan bakar hidrogen dibanding kendaraan listrik konvensional terletak pada durasi pengisian ulangnya. Pengguna hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mengisi penuh tangki hidrogen, mirip seperti mengisi bahan bakar minyak konvensional.

Kendati demikian, pihak pabrikan menyadari bahwa seluruh angka performa tersebut masih berupa target dalam tahap pengembangan. Efisiensi nyata dan performa akhir versi produksi massal tentu masih menunggu hasil kalibrasi final di pabrik.

Teknologi sel bahan bakar memang menawarkan kepraktisan waktu pengisian yang luar biasa singkat. Namun, adopsi massal kendaraan ini masih akan sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur stasiun pengisian hidrogen yang memadai di berbagai wilayah.

Fasilitas Produksi dan Langkah Selanjutnya

Seiring dengan berjalannya pengujian kendaraan di jalan raya, BMW mulai mempersiapkan lini perakitan untuk komponen intinya. Tahap perakitan prototipe sistem sel bahan bakar kini tengah dipusatkan di Hydrogen Competence Center yang berlokasi di Munich, Jerman.

Fokus utama di pusat kompetensi tersebut adalah menyempurnakan desain komponen sekaligus memvalidasi metode pengujian yang andal. Langkah ini krusial sebelum teknologi canggih tersebut benar-benar diturunkan ke lantai pabrik produksi massal.

Rencananya, proses manufaktur sistem sel bahan bakar untuk iX5 Hydrogen akan dilangsungkan di fasilitas BMW Group Plant Steyr yang terletak di Austria. Persiapan di sana sudah mulai menunjukkan progres yang signifikan.

Pemasangan peralatan manufaktur khusus dan fasilitas pengujian baru di pabrik Austria sudah mulai berjalan, dibarengi dengan program pelatihan karyawan secara bertahap.

Meskipun persiapan infrastruktur produksi sudah mulai terlihat hilalnya, manajemen BMW masih menutup rapat informasi terkait jadwal peluncuran komersialnya. Belum ada pengumuman resmi mengenai kapan versi produksi iX5 Hydrogen akan mulai dijual ke publik.

Selain tanggal rilis ke pasar, misteri mengenai banderol harga juga masih disimpan rapat oleh pihak pabrikan. BMW tampaknya memilih untuk fokus menuntaskan seluruh rangkaian uji coba dan memastikan kesiapan infrastruktur pendukung sebelum bicara soal komersialisasi.

Pertanyaan Umum

Apakah iX5 Hydrogen sudah mulai dijual ke pasaran?

Belum. Saat ini BMW iX5 Hydrogen masih berada dalam tahap pengujian komponen dan pengembangan prototipe, sehingga belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran maupun harga jualnya.

Berapa jarak tempuh maksimal BMW iX5 Hydrogen?

Berdasarkan target dalam tahap pengembangan dan pengujian siklus WLTP, mobil ini dirancang mampu menempuh jarak hingga 750 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Di mana sistem sel bahan bakar iX5 Hydrogen akan diproduksi?

Produksi sistem sel bahan bakar untuk kendaraan ini rencananya akan dilakukan di fasilitas BMW Group Plant Steyr yang berlokasi di Austria, sementara tahap prototipe dikerjakan di Munich, Jerman.

Ringkasan

BMW iX5 Hydrogen adalah prototipe SUV ramah lingkungan yang sedang dikembangkan dengan target jarak tempuh hingga 750 km dalam sekali pengisian bahan bakar. Kendaraan ini ditenagai teknologi sel bahan bakar hidrogen yang memungkinkan pengisian daya penuh dalam waktu kurang dari lima menit dan akselerasi 0-100 km/jam di bawah lima detik.

Proyek pengembangan ini didukung pendanaan dari pemerintah Jerman serta melibatkan fasilitas riset di Munich dan pabrik perakitan di Austria. Meskipun tahap pengujian dan persiapan produksi massal sedang berjalan intensif, BMW belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran komersial maupun harga jualnya.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:18 WIB

BMW iX5 Hidrogen Hadir dengan Jarak Tempuh 750 Km

Berita Terbaru

Kacamata pintar Viture Vonder hadir dengan desain minimalis yang mengutamakan privasi dan kenyamanan pengguna.

Wearables

Kacamata Pintar Vonder: Fokus pada Privasi dan Kenyamanan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:57 WIB

error: Content is protected !!