Redaksiku.com – Banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, Sumatera Barat, pada Senin malam. Peristiwa alam ini terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah lereng Gunung Talang secara terus-menerus sejak sore hari.
Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat tanah di perbukitan sekitar kompleks perkantoran menjadi labil. Akibatnya, material berat dari perbukitan meluncur deras menghantam berbagai fasilitas pelayanan publik yang berada tepat di jalur aliran air.
Dampak Kerusakan di Kompleks Perkantoran
Material longsor yang turun membawa campuran lumpur pekat, pasir, dan batu-batu berukuran besar. Berbagai fasilitas fisik mengalami kerusakan cukup berat akibat terjangan material vulkanik dan lumpur tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah kantor dinas strategis yang berada di area tersebut mengalami dampak paling parah. Beberapa instansi yang dilaporkan mengalami kerusakan bangunan meliputi:
- Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Solok yang terendam lumpur tebal.
- Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang dipenuhi bebatuan.
- Kantor Dinas Pertanian yang mengalami kerusakan pada bagian interior.
Selain merusak bangunan fisik, bencana ini juga melumpuhkan aktivitas perkantoran secara total. Akses jalan utama menuju pusat pemerintahan tertutup material longsor dan tidak dapat dilintasi kendaraan.
Situasi Darurat dan Penanganan Awal
Kondisi di lokasi kejadian pasca-bencana sangat memprihatinkan karena terputusnya aliran listrik. Petugas gabungan menghadapi kendala kegelapan malam saat mencoba memasuki area kompleks perkantoran yang terdampak.
Material lumpur dan tumpukan batu besar menutupi seluruh akses jalan utama hingga ke gerbang masuk kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Berbagai dokumen negara, arsip penting, serta inventaris kantor terjebak di dalam ruangan yang terendam lumpur. Kendaraan dinas dan mesin-mesin operasional juga dilaporkan tertimbun material longsor.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait langsung berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor. Fokus utama pembersihan diarahkan pada pembukaan akses jalan agar proses evakuasi dan pendataan kerugian dapat segera dilakukan.
Kondisi Geografis dan Faktor Pemicu
Kawasan Arosuka di Kabupaten Solok memang dikenal sebagai wilayah yang memiliki topografi berbukit-bukit. Letaknya yang berada di dekat kawasan Gunung Talang membuat wilayah ini memiliki kerentanan tinggi terhadap pergerakan tanah saat musim hujan ekstrem.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus mengingatkan masyarakat dan aparatur pemerintah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih berpotensi tinggi di sekitar lereng gunung dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.
Pertanyaan Umum
Kapan banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Solok?
Banjir bandang dan tanah longsor tersebut menerjang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026.
Kantor dinas apa saja yang mengalami kerusakan parah?
Kerusakan parah terutama dialami oleh Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kantor Dinas Pertanian akibat terjangan lumpur dan batu.
Apa faktor utama yang memicu terjadinya bencana tersebut?
Bencana ini dipicu oleh curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan sekitar Gunung Talang sejak waktu Magrib sehingga melongsorkan material dari perbukitan.
Ringkasan
Banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan lebat berintensitas tinggi telah menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, Sumatera Barat, pada Senin malam, 21 September 2026. Bencana alam ini mengakibatkan material berat berupa lumpur pekat, pasir, dan bebatuan besar meluncur dari perbukitan lereng Gunung Talang dan menghantam langsung kompleks perkantoran pemkab.
Akibat terjangan tersebut, sejumlah instansi strategis seperti Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kantor Dinas Pertanian mengalami kerusakan parah dan terendam lumpur tebal. Selain melumpuhkan aktivitas perkantoran secara total akibat akses jalan utama yang tertutup dan terputusnya aliran listrik, bencana ini juga menjebak dokumen negara serta inventaris kantor.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait langsung mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsor guna membuka akses jalan serta mempermudah proses evakuasi. Mengingat topografi Arosuka yang berbukit dan berada di dekat Gunung Talang memiliki kerentanan tinggi terhadap pergerakan tanah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus mengimbau masyarakat dan aparatur pemerintah untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.






