Banjir Bandang di Lereng Muria Kudus: Kendaraan dan Ternak Warga Terseret Arus Deras

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang di Lereng Muria Kudus: Kendaraan dan Ternak Warga Terseret Arus Deras

Banjir Bandang di Lereng Muria Kudus: Kendaraan dan Ternak Warga Terseret Arus Deras

Redaksiku.com – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali dilanda bencana alam yang menimbulkan dampak serius bagi keselamatan warga dan infrastruktur permukiman. Banjir bandang yang terjadi di kawasan Pegunungan Muria menerjang sejumlah desa, merusak fasilitas umum, menghanyutkan kendaraan, serta menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit bagi masyarakat setempat.

Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu Pegunungan Muria dalam beberapa hari terakhir. Debit air sungai meningkat secara tiba-tiba, membawa material lumpur, batu, dan kayu, lalu meluap ke permukiman warga yang berada di wilayah dataran rendah dan sepanjang bantaran sungai.

Mobil dan Ternak Warga Tak Terselamatkan

Salah satu insiden paling mencolok terjadi di Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog. Sebuah mobil milik warga yang terparkir di depan rumah dilaporkan hanyut terseret arus banjir bandang. Peristiwa itu terjadi begitu cepat sehingga pemilik kendaraan tidak sempat menyelamatkannya.

Warga setempat menyebut air datang secara mendadak dengan arus yang sangat deras. Dalam hitungan menit, genangan berubah menjadi aliran deras yang menyeret apa pun yang berada di jalurnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airnya tiba-tiba besar, langsung membawa lumpur dan kayu. Mobil yang diparkir di depan rumah langsung hanyut, ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Tak hanya kendaraan, sejumlah ternak milik warga juga dilaporkan ikut terbawa arus banjir. Kandang-kandang yang berada dekat aliran sungai tidak mampu menahan derasnya aliran air, sehingga hewan ternak seperti kambing dan ayam hanyut bersama material banjir.

Kerusakan Infrastruktur Perparah Dampak

Selain kerugian milik pribadi, banjir bandang ini juga mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur. Beberapa jembatan penghubung antardesa dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan ada yang nyaris putus akibat tergerus derasnya arus.

Talud penahan sungai di sejumlah titik dilaporkan roboh dengan panjang kerusakan mencapai sekitar 60 meter. Runtuhnya talud tersebut meningkatkan risiko meluasnya banjir ke area permukiman, terutama rumah-rumah yang berdiri di dekat bantaran sungai.

Kerusakan infrastruktur ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyulitkan proses distribusi bantuan dan evakuasi apabila kondisi cuaca kembali memburuk.

Banjir Bandang di Lereng Muria Kudus: Kendaraan dan Ternak Warga Terseret Arus Deras
Banjir Bandang di Lereng Muria Kudus: Kendaraan dan Ternak Warga Terseret Arus Deras

Wilayah Permukiman Masuk Zona Rawan

Permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai kini berada dalam kondisi rawan. Tanpa talud penahan yang memadai, aliran sungai berpotensi kembali meluap jika hujan deras kembali turun.

Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terendam air dan lumpur. Warga terpaksa membersihkan sisa material banjir secara mandiri sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah dan relawan.

Pemerintah desa bersama aparat setempat telah melakukan pendataan awal terhadap rumah terdampak, kerugian warga, serta kondisi fasilitas umum. Data tersebut akan menjadi dasar penyaluran bantuan darurat dan langkah penanganan lanjutan.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru
Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan
Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten
Waspada! 5 Fakta Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini
Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan
BMKG Peringatkan Hujan Lebat 19–20 Juni 2026, Sumut hingga NTT Waspada
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Status Tanggap Darurat Ditetapkan dan Warga Diminta Waspada Susulan
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kebakaran Pulomas Jakarta Timur, Dua Anak Tewas Terjebak Api dan Fakta Terbaru

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:59 WIB

Gempa Hari Ini M5,5 Guncang Gayo Lues Aceh, Terasa hingga Medan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:52 WIB

Gempa Bumi Selat Sunda M5,3, Getaran Terasa di Banten

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:25 WIB

Waspada! 5 Fakta Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:42 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Berita Terbaru

Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak

Keuangan

Kirim Surat Lamaran Banyak, Tapi Selalu Ditolak? 3 Penyebabnya

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:41 WIB