Redaksiku.com – Perusahaan teknologi raksasa Apple resmi memperkenalkan lini laptop terbaru yang menyasar segmen harga lebih terjangkau. Produk tersebut diberi nama MacBook Neo, sebuah perangkat yang digadang-gadang menjadi pilihan baru bagi pengguna yang ingin merasakan ekosistem Mac dengan harga lebih ramah di kantong.
Laptop ini ditawarkan mulai dari kisaran Rp10 jutaan, menjadikannya salah satu MacBook dengan harga paling kompetitif yang pernah dirilis perusahaan tersebut. Peluncuran MacBook Neo sekaligus menandai langkah Apple memperluas jangkauan pasar laptop mereka di tengah persaingan ketat industri komputer global.
Apple Hadirkan MacBook Paling Terjangkau
MacBook Neo tersedia dalam dua varian penyimpanan. Model pertama dibanderol US$599 atau sekitar Rp10,1 juta dengan konfigurasi memori dan penyimpanan 8GB RAM serta 256GB SSD. Sementara varian yang lebih tinggi hadir dengan kapasitas 512GB yang dijual sekitar US$699 atau setara Rp11,7 juta.
Dengan kehadiran model ini, Apple kini memiliki tiga lini utama laptop MacBook. Selain seri profesional MacBook Pro dan seri tipis MacBook Air, perusahaan kini memperkenalkan MacBook Neo sebagai opsi entry-level yang ditujukan bagi pelajar, kreator pemula, hingga pengguna umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rumor mengenai MacBook murah sebenarnya sudah beredar sejak lebih dari satu dekade lalu. Banyak analis teknologi memprediksi Apple akan menghadirkan perangkat Mac dengan harga lebih terjangkau untuk memperluas pasar, terutama di negara berkembang. Namun baru pada tahun ini rumor tersebut akhirnya menjadi kenyataan.
Layar Liquid Retina 13 Inci
Dari sisi desain dan tampilan, MacBook Neo dibekali layar 13 inci dengan panel LCD IPS Liquid Retina. Resolusi layar mencapai 2.408 x 1.506 piksel, memberikan tampilan yang cukup tajam untuk berbagai kebutuhan seperti bekerja, menonton video, maupun mengedit konten ringan.
Layar tersebut juga memiliki rasio aspek 3:2 yang dirancang untuk memberikan ruang kerja lebih luas secara vertikal. Rasio ini dinilai cocok untuk aktivitas produktivitas seperti menulis dokumen, coding, maupun browsing.
Meski masih menggunakan refresh rate standar 60Hz, Apple tetap menghadirkan tingkat kecerahan layar hingga 500 nits. Dengan spesifikasi tersebut, tampilan layar MacBook Neo diklaim tetap nyaman digunakan baik di dalam ruangan maupun di area dengan pencahayaan terang.

Kamera FaceTime dan Audio Berkualitas
MacBook Neo turut dilengkapi kamera FaceTime HD 1080p yang dapat mendukung kebutuhan panggilan video dan konferensi daring. Kamera ini dirancang untuk menghasilkan gambar yang lebih jernih dibanding generasi kamera laptop sebelumnya.
Untuk pengalaman audio, Apple menempatkan speaker stereo di bagian samping perangkat yang mendukung teknologi Dolby Atmos serta audio spasial. Teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman suara yang lebih imersif ketika menonton film atau mendengarkan musik.
Selain itu, perangkat ini juga memiliki susunan mikrofon ganda dengan teknologi beamforming. Fitur ini memungkinkan sistem mikrofon memfokuskan suara pengguna sekaligus meredam kebisingan di sekitar, sehingga kualitas audio saat melakukan panggilan video menjadi lebih jelas.
Keyboard Magic dan Fitur Keamanan
Laptop ini dibekali Magic Keyboard, meskipun tanpa lampu latar (backlight). Keyboard tersebut tetap mempertahankan desain khas Apple yang dikenal nyaman digunakan untuk mengetik dalam waktu lama.
Apple juga menyematkan fitur keamanan Touch ID untuk autentikasi sidik jari. Namun fitur ini hanya tersedia pada varian penyimpanan 512GB, sehingga pengguna yang memilih model dasar tidak mendapatkan fasilitas tersebut.
Sementara untuk navigasi, MacBook Neo menggunakan trackpad multi-sentuh yang mendukung berbagai gestur khas macOS. Meski begitu, perangkat ini tidak dilengkapi teknologi Force Touch haptic feedback seperti yang terdapat pada model MacBook kelas atas.
Performa Mengandalkan Chip A18 Pro
Dari sisi performa, MacBook Neo ditenagai chipset Apple A18 Pro. Chip ini sebelumnya digunakan pada seri ponsel premium iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max yang dirilis pada 2024.
Penggunaan chip tersebut menunjukkan pendekatan baru Apple yang semakin mengintegrasikan teknologi prosesor mobile ke dalam perangkat komputasi mereka. Chip A18 Pro diklaim mampu memberikan efisiensi daya tinggi sekaligus performa yang cukup mumpuni untuk berbagai aktivitas komputasi modern.
Apple menyebutkan bahwa MacBook Neo mampu memberikan peningkatan kecepatan hingga 50 persen saat melakukan browsing internet. Selain itu, laptop ini diklaim mampu menjalankan beban kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan laptop Windows yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5.
Kinerja tersebut dimungkinkan berkat integrasi CPU, GPU, dan Neural Engine yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan AI secara langsung di perangkat (on-device).
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






