238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo, Puluhan Alami Gizi Buruk, Ini Fakta Mengejutkannya!

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo, Puluhan Alami Gizi Buruk, Ini Fakta Mengejutkannya!

238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo, Puluhan Alami Gizi Buruk, Ini Fakta Mengejutkannya!

Redaksiku.com – Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, membawa dampak serius bagi masyarakat, terutama anak-anak. Tercatat sebanyak 238 balita terdampak dalam kejadian ini.

Dari jumlah tersebut, sekitar 40 balita membutuhkan perhatian khusus karena mengalami gangguan gizi. Kondisi ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.

🏥 Langkah Cepat Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan Gorontalo Utara bergerak cepat untuk merespons situasi darurat ini. Kepala Dinas Kesehatan, Sri Fenty N. Sagaf, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan sebaran balita terdampak.

Langkah ini dilakukan agar distribusi bantuan bisa lebih tepat sasaran, terutama untuk kebutuhan penting seperti:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)
  • Susu formula khusus
  • Layanan kesehatan dasar

Dengan pendekatan ini, diharapkan kebutuhan nutrisi anak-anak tetap terpenuhi meskipun berada dalam kondisi darurat.

🚑 Distribusi Tim Medis dan Logistik

Untuk memastikan seluruh warga mendapatkan layanan kesehatan, pemerintah telah menyusun peta distribusi tenaga medis. Tim kesehatan dari berbagai Puskesmas dikerahkan ke sejumlah titik terdampak.

Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain:

  • Penempatan tenaga medis di pos kesehatan darurat
  • Pembagian wilayah kerja agar pelayanan merata
  • Distribusi logistik kesehatan secara cepat

Upaya ini difokuskan pada kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.

🏕️ Posko Kesehatan Siaga di Pengungsian

Sejak hari pertama kejadian, tenaga medis sudah ditempatkan di lokasi pengungsian. Hal ini penting untuk mencegah munculnya penyakit pascabencana.

Banjir bandang yang terjadi pada 26 Mei 2026, tepat menjelang Idul Adha, menyebabkan banyak rumah warga terendam. Situasi ini meningkatkan risiko kesehatan, terutama di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Meski dalam suasana hari raya, layanan kesehatan tetap berjalan maksimal tanpa hambatan.

238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo, Puluhan Alami Gizi Buruk, Ini Fakta Mengejutkannya!
238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo, Puluhan Alami Gizi Buruk, Ini Fakta Mengejutkannya!

⚠️ Risiko Kesehatan Pasca Banjir

Kondisi pascabencana seperti ini rentan memicu berbagai masalah kesehatan. Beberapa risiko yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Infeksi saluran pernapasan
  • Diare akibat sanitasi buruk
  • Penyakit kulit
  • Kekurangan gizi pada anak

Karena itu, keberadaan tim medis di lapangan menjadi sangat krusial.

🤝 Fokus pada Kelompok Rentan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus memprioritaskan kelompok rentan.

Kelompok tersebut meliputi:

  • Bayi dan balita
  • Ibu hamil
  • Lansia
  • Penyandang disabilitas

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanganan berjalan efektif dan tidak terjadi keterlambatan.

🌧️ Kondisi Terkini Pasca Banjir

Hingga saat ini, genangan air di beberapa wilayah Kecamatan Biau mulai surut secara bertahap. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Seluruh pos kesehatan desa serta tim mobile Dinas Kesehatan masih disiagakan penuh untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

Pemerintah berkomitmen memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan.

💡 Upaya Menjaga Kesehatan Warga

Untuk menjaga kondisi masyarakat tetap stabil, beberapa langkah terus dilakukan, seperti:

  • Pemantauan kesehatan rutin di pengungsian
  • Distribusi makanan bergizi
  • Edukasi pola hidup bersih dan sehat
  • Penyediaan air bersih dan sanitasi

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi munculnya penyakit.

📝 Kesimpulan

Banjir bandang di Gorontalo Utara tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga kesehatan masyarakat, khususnya balita. Dengan ratusan anak terdampak dan puluhan mengalami masalah gizi, penanganan cepat menjadi kunci utama.

Respons sigap dari Dinas Kesehatan melalui distribusi tenaga medis, logistik, serta layanan di pengungsian menjadi langkah penting dalam menjaga kondisi masyarakat tetap stabil.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor dan perhatian terhadap kelompok rentan harus terus diperkuat agar pemulihan berjalan optimal.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu, BMKG Ungkap Wilayah yang Merasakan Dampaknya
Sumedang Pantau Kualitas Udara Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
BPBD Jayawijaya Deteksi 11 Titik Panas, Warga Diimbau Waspada
Kasus Karhutla di Sumedang Melonjak 99 Persen, Bupati Perketat Patroli
5 Bandara Kembali Beroperasi Normal Pasca Erupsi Gunung Krakatau
Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kemenhaj Pastikan Keselamatan Jamaah Umrah
Dampak Buruk Asap Karhutla bagi Anak-anak di Banjarbaru, Kalsel
Kebakaran Lahan Terjadi di Kaki Gunung Guntur Garut

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:23 WIB

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu, BMKG Ungkap Wilayah yang Merasakan Dampaknya

Rabu, 9 September 2026 - 12:13 WIB

Sumedang Pantau Kualitas Udara Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:40 WIB

BPBD Jayawijaya Deteksi 11 Titik Panas, Warga Diimbau Waspada

Rabu, 9 September 2026 - 10:39 WIB

Kasus Karhutla di Sumedang Melonjak 99 Persen, Bupati Perketat Patroli

Rabu, 9 September 2026 - 04:10 WIB

5 Bandara Kembali Beroperasi Normal Pasca Erupsi Gunung Krakatau

Berita Terbaru

PT Qibajiu Indonesia Newmaterial di Jakarta Barat membuka lowongan pekerjaan untuk posisi marketing pada September 2026.

Viral

Loker Marketing PT Qibajiu Indonesia Gaji Rp 6 Juta

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:16 WIB

JPO Padang Bulan di Distrik Abepura resmi kembali beroperasi setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan.

Viral

JPO Abepura Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:13 WIB

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan komitmen partainya untuk terus mengawal dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Viral

Zulhas Tegaskan PAN Tetap Dukung Pemerintahan Prabowo

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:04 WIB

Ponsel tahan air menjadi kebutuhan penting bagi pengemudi ojek online untuk menghadapi cuaca ekstrem di jalan.

Life Style

5 HP Tahan Air untuk Ojek Online Harga Terjangkau 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:03 WIB

error: Content is protected !!