Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Firdaus Permadi Kepala Biro Penyuluhan dan Penerangan Hukum DPC Permahi Makassar

Firdaus Permadi Kepala Biro Penyuluhan dan Penerangan Hukum DPC Permahi Makassar

BARRU – Nasib petani di Dusun Lapao, Desa Binuang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, kian memprihatinkan.

Jaringan irigasi yang menjadi penopang areal persawahan di wilayah itu rusak dan belum diperbaiki selama kurang lebih dua tahun.

Akibatnya, setiap musim kemarau para petani kesulitan memperoleh pasokan air untuk mengairi sawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut membuat lahan pertanian terancam kekeringan hingga berisiko mengalami gagal panen.

Ironisnya, di sekitar lokasi terdapat mata air yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Namun, sumber air itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal karena saluran irigasi yang rusak membuat air tidak mengalir ke areal persawahan.

Persoalan ini mendapat sorotan dari Kepala Biro Penyuluhan dan Penerangan Hukum DPC Permahi Makassar, Firdaus Permadi.

Menurut Firdaus, kerusakan irigasi yang dibiarkan selama dua tahun menunjukkan persoalan mendasar yang harus segera diselesaikan.

“Petani tidak membutuhkan janji. Mereka membutuhkan tindakan nyata agar sawah kembali mendapatkan pasokan air dan produksi pertanian tetap terjaga,” kata Firdaus.

Ia menegaskan, jika pemerintah serius mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, maka perbaikan jaringan irigasi harus menjadi prioritas.

Kerusakan jaringan irigasi di Dusun Lapao, Desa Binuang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, kembali menjadi perhatian.
Kerusakan jaringan irigasi di Dusun Lapao, Desa Binuang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, kembali menjadi perhatian.

Firdaus pun mendesak Pemerintah Kabupaten Barru, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Balai Wilayah Sungai, serta seluruh pemangku kepentingan untuk segera turun ke lapangan.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan survei, mengidentifikasi tingkat kerusakan, kemudian mengalokasikan anggaran perbaikan.

“Jangan sampai petani terus menjadi korban akibat lambannya pengambilan kebijakan. Di mana kesejahteraan yang selama ini dijanjikan? Jangan hanya berbicara hasil panen melimpah jika persoalan mendasar seperti irigasi masih dibiarkan,” tegasnya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani mengamanatkan pemerintah menyediakan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak akan terwujud jika infrastruktur dasar pertanian terus diabaikan.

“Sudah saatnya pemerintah membuktikan keberpihakan kepada petani melalui tindakan nyata, bukan sekadar janji. Petani Dusun Lapao sudah terlalu lama menunggu,” tutup Firdaus.

 

Editor : Hengki

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pekerja PLTA Nepal Selamat Usai 9 Hari Terjebak di Terowongan
Kabar Gembira untuk PPPK Paruh Waktu dari Pak Herry
Vonis Ringan Penyiram Air Keras, TAUD Protes Putusan Banding Militer
Kemlu Selidiki Dugaan WNI Direkrut Tentara Rusia
Konflik Lahan Lingga: Warga Tuntut Kejelasan HGU PT CSA
Beasiswa Santri ke Turki, Gus Yasin Apresiasi LFSP Jateng
Krisis Air Bersih di Maros: Pasokan Langka dan Harga Melonjak
Google Trends Rilis Fitur Filter Kategori untuk Riset SEO

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:49 WIB

Dua Pekerja PLTA Nepal Selamat Usai 9 Hari Terjebak di Terowongan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:39 WIB

Kabar Gembira untuk PPPK Paruh Waktu dari Pak Herry

Sabtu, 5 September 2026 - 13:09 WIB

Vonis Ringan Penyiram Air Keras, TAUD Protes Putusan Banding Militer

Sabtu, 5 September 2026 - 11:35 WIB

Kemlu Selidiki Dugaan WNI Direkrut Tentara Rusia

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

Konflik Lahan Lingga: Warga Tuntut Kejelasan HGU PT CSA

Berita Terbaru

PT Perintis Triniti Properti Tbk resmi merampungkan pengalihan seluruh saham buyback di Bursa Efek Indonesia.

Keuangan

Triniti Properti (TRIN) Rampungkan Pengalihan Saham Buyback

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:39 WIB

Timnas U-20 Indonesia sukses mengalahkan Laos dengan skor 3-0 dalam laga kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Olahraga

Timnas U-20 Disorot Nova Arianto Usai Menang Atas Laos

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:04 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan khusus dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor.

Politik

Perintah Prabowo ke Satgas untuk Penertiban Kawasan Hutan

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:34 WIB

Pelatih Bernardo Tavares mengingatkan skuad Persebaya Surabaya agar tidak meremehkan lawan pada laga tandang perdana musim ini.

Olahraga

Bernardo Tavares Peringatkan Sulitnya Laga Tandang Persebaya

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:15 WIB