Redaksiku.com – Sebuah video berdurasi singkat kembali mengguncang lini masa media sosial Indonesia. Dalam rekaman yang viral sejak Senin (27/10/2026), terlihat seorang pria diduga curi daging di sebuah acara pernikahan anggota TNI, dan aksinya pun langsung digagalkan oleh para tamu yang hadir di lokasi.
Video tersebut diunggah oleh akun media sosial lokal dan dengan cepat menyebar ke berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan X (Twitter). Dalam cuplikan yang berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak seorang pria paruh baya mengenakan pakaian kasual berwarna gelap tengah diamankan warga. Di tangannya terlihat sebungkus daging yang diduga hasil curian, sementara sejumlah tamu undangan tampak mengerumuni dengan ekspresi heran dan kesal.
Terekam Kamera: Momen Pria Tak Diundang Diamankan di Acara TNI
Video itu memperlihatkan suasana pesta pernikahan yang berlangsung meriah, dengan tenda besar dan para tamu yang mengenakan busana resmi. Namun, kegembiraan acara berubah tegang ketika seorang pria asing tanpa kartu undangan kepergok membawa keluar beberapa potong daging dari area katering.
Dalam video, terdengar seseorang berkata lantang,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ini orang nggak diundang, tapi malah ambil daging!
Sementara itu, pria yang diamankan terlihat berusaha menjelaskan sesuatu, namun tidak banyak bicara dan tampak gugup. Beberapa tamu pria dan anggota keluarga pengantin segera mendekat, memastikan tidak terjadi tindakan kekerasan.
Dari narasi yang menyertai unggahan video tersebut, disebutkan bahwa acara pernikahan itu merupakan milik keluarga anggota TNI, sehingga suasana menjadi semakin tegang karena sebagian besar tamu adalah anggota dan rekan sesama militer.
Pria tanpa kartu undangan ini diduga mencuri daging di acara pernikahan milik TNI, tulis keterangan dalam unggahan video yang dikutip pada Selasa (28/10/2026).
Respons Warga dan Tamu: Heboh Seketika
Dalam hitungan jam setelah video beredar, kolom komentar media sosial langsung dibanjiri reaksi publik. Banyak warganet yang mengungkapkan keterkejutan sekaligus rasa heran, mengingat lokasi kejadian adalah pesta pernikahan TNI yang notabene dijaga ketat dan penuh disiplin.
Berani banget maling di acara TNI, itu sih cari masalah, tulis akun @indramayu_update.
Ketahuan di depan banyak orang, nggak kebayang malunya, timpal akun lainnya.
Beberapa komentar lain bahkan menyoroti sisi sosial dari kejadian tersebut. Ada yang merasa prihatin dan menduga pelaku mungkin melakukan aksi nekat karena faktor ekonomi.
Mungkin dia lapar atau butuh uang, tapi tetap aja caranya salah, tulis seorang pengguna.
Namun, sebagian besar warganet tetap menilai bahwa tindakan pencurian, apalagi di acara resmi seperti itu, tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Daging Sebagai Barang Bukti, Polisi Turun Tangan
Berdasarkan laporan lanjutan dari sejumlah media lokal, pria tersebut langsung diamankan oleh panitia dan diserahkan ke aparat keamanan setempat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Barang bukti berupa sebungkus daging mentah yang masih segar juga dibawa sebagai bukti.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan acara pernikahan tersebut merupakan resepsi keluarga anggota TNI aktif. Kapolsek setempat membenarkan bahwa telah menerima laporan dugaan pencurian ringan dan saat ini tengah memproses pemeriksaan terhadap terduga pelaku.
Pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan. Saat ini kami masih menyelidiki motif dan kondisi sosial pelaku, ujar seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya kepada wartawan, Selasa (28/10/2026).
Petugas juga menegaskan bahwa tidak ada tindakan kekerasan selama proses pengamanan berlangsung. Panitia dan keluarga pengantin disebut bersikap kooperatif, menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Warganet Terbelah: Antara Prihatin dan Geram
Fenomena pencurian di acara pernikahan sebenarnya bukan hal baru. Namun, fakta bahwa insiden kali ini terjadi di acara keluarga anggota TNI membuat publik bereaksi lebih keras. Sejumlah pengguna media sosial bahkan menilai bahwa peristiwa ini menjadi cermin masalah ekonomi dan moralitas masyarakat.
Sekarang mau makan enak aja sampai nekat maling di hajatan orang. Miris, tapi nyata, tulis akun @suarajakarta.
Bukan cuma soal daging, tapi soal harga diri, tambah warganet lain.
Namun, ada juga sebagian warganet yang menyoroti bahwa viral-nya video tersebut bisa mempermalukan pelaku secara berlebihan.
Kalau memang dia miskin, ya seharusnya dibina, bukan di-viralin. Malu seumur hidup, tulis komentar di salah satu unggahan.
Meski demikian, mayoritas netizen tetap mendukung langkah panitia dan aparat yang menangani kasus dengan kepala dingin tanpa main hakim sendiri. Banyak yang memuji sikap tenang para tamu TNI dalam video tersebut yang memilih menyerahkan pelaku ke pihak berwenang.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






