Viral! Ketua RT Gen Z Cor Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah, Tepis Stigma Anak Muda Malas

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua RT Gen Z melakukan pengecoran jalan

Ketua RT Gen Z melakukan pengecoran jalan

Ketua RT Gen Z Cor Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah, Tepis Stigma Anak Muda Malas

Media sosial tengah ramai membicarakan seorang pemuda Gen Z yang menjabat sebagai Ketua RT muda yang melakukan pengecoran jalan tanpa menggunakan dana pemerintah. Aksi ini menjadi sorotan warganet setelah ia membagikan prosesnya di media sosial.

Sahdan Arya Maulana, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang berhasil mematahkan stigma bahwa anak muda hanya bisa viral tanpa kontribusi nyata.

Diusia 19 tahun, Sahdan resmi menjabat sebagai Ketua RT 07/08 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Ia resmi menjabat pada 25 April 2025, setelah meraih dukungan 126 suara, jauh melampaui lawannya yang hanya mendapatkan 17 suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RT Gen Z mengungkapkan bahwa restu orang tua dan dukungan dari masyarakat menjadi asalan maju sebagai Ketua RT.

Ia ingin hadir sebagai sosok yang bermanfaat bagi lingkungan dan membuktikan bahwa anak muda juga mampu terlibat dalam pembangunan sosial.

Program Nyata

Baru dua bulan menjabat, Sahdan langsung merealisasikan pengecoran jalan yang sempat rusak akibat truk muatan kuning terguling.

Menariknya, proyek ini tidak melibatkan dana dari pemerintah, melainkan dari dukungan Biaya Operasioanl (BOP) yang tidak diambil dua bulan dan juga hasil iuran warga.

Tak berhenti di situ, Ketua RT Gen Z juga menyusun berbagai program sosial lainnya. Ia menggagas pembagian sembako menjelang Ramadan, pemasangan CCTV di titik-titik rawan pencurian, hingga pembelian hewan kurban saat Iduladha.

Selain itu, Sahdan juga menginisiasi bantuan sosial berupa Rp200.000 bagi warga yang sakit dan Rp500.000 untuk warga yang meninggal dunia, lengkap dengan penyediaan kain kafan, papan nisan, dan ongkos gali kubur.

Untuk program ini, setiap warga dikenakan iuran sebesar Rp10.000 per bulan.

Prinsip saya sederhana, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama, pungkasnya.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat, 89 Orang Jadi Tersangka
Audi Marissa Ajukan Gugatan Cerai terhadap Anthony Xie, Publik Kaget dengan Kabar Ini
Ruben Onsu Terbuka soal Masalah Rp3,5 M, Pilih Jual Aset untuk Lunasi Kewajiban
Proyek Mandek, Utang Warung Ikut Nyangkut. Ada-Ada Saja!
Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Pangandaran Rusak Saat Bupati dan Warga Melintas
Kericuhan Pascademo Tewaskan Warga, Yusril Desak Polisi Ungkap Pelaku Penganiayaan
LRT Kelapa Gading Manggarai Resmi Disiapkan, Cek Rute, Tarif, dan Jam Operasionalnya
“Apa Kamu Lihat?” Berujung Pukulan, Polisi Tangkap Pria di Barru

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:31 WIB

Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat, 89 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 1 September 2026 - 12:48 WIB

Audi Marissa Ajukan Gugatan Cerai terhadap Anthony Xie, Publik Kaget dengan Kabar Ini

Selasa, 1 September 2026 - 12:39 WIB

Ruben Onsu Terbuka soal Masalah Rp3,5 M, Pilih Jual Aset untuk Lunasi Kewajiban

Selasa, 1 September 2026 - 09:05 WIB

Proyek Mandek, Utang Warung Ikut Nyangkut. Ada-Ada Saja!

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Pangandaran Rusak Saat Bupati dan Warga Melintas

Berita Terbaru