Redaksiku.com – Video Donald Trump tertidur saat acara resmi kembali menghebohkan publik dan media internasional. Dalam rekaman yang beredar di platform X (Twitter) dan TikTok, mantan Presiden Amerika Serikat itu terlihat memejamkan mata cukup lama saat menghadiri pengumuman pemangkasan harga obat-obatan penting di Gedung Putih, Kamis (6/11/2025).
Momen itu menunjukkan Trump duduk di Meja Resolute, dikelilingi para pejabat, dengan mata tampak berat dan sesekali menggosok wajahnya.
Banyak yang menilai ekspresi Trump seperti orang kelelahan atau berusaha menahan kantuk di tengah acara kenegaraan.
Tak butuh waktu lama, video Donald Trump tertidur saat acara resmi menjadi viral di berbagai platform media sosial, memicu ribuan komentar dan spekulasi soal kondisi kesehatan sang mantan presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Video Viral dari Gedung Putih Picu Spekulasi Publik
Rekaman Donald Trump tertidur saat acara resmi pertama kali diunggah oleh akun jurnalis politik Amerika, lalu menyebar cepat di berbagai kanal berita dan media sosial.
Dalam video berdurasi 20 detik itu, Trump tampak menutup mata hampir sepanjang waktu sambil duduk di kursinya.
Media seperti Washington Post bahkan menulis bahwa Trump tampak kesulitan tetap membuka mata selama pengumuman berlangsung. Cuplikan itu memancing komentar warganet, sebagian menertawakan, sebagian lain merasa khawatir akan kondisinya.
Banyak pengguna X membandingkan video ini dengan momen serupa di masa lalu ketika Trump tampak lesu di depan publik. Beberapa akun pro-pemerintah bahkan menyindirnya dengan julukan Dozy Don.
Sindiran Lawan Politik ˜Dozy Don Is Back™
Setelah Donald Trump tertidur saat acara resmi, Gubernur California Gavin Newsom ikut menanggapi dengan nada sindiran.
Ia menulis DOZY DON IS BACK di akun X miliknya kalimat yang langsung viral dan dikutip banyak media.
Istilah dozy dalam bahasa Inggris berarti mengantuk atau setengah tertidur, dan Don adalah panggilan yang sering dikaitkan dengan sosok Trump.
Sindiran ini dianggap sebagai upaya politik Newsom untuk mempertanyakan stamina dan fokus Trump menjelang masa kampanye berikutnya.
Tak hanya Newsom, beberapa tokoh politik Demokrat juga mengomentari video tersebut sebagai bukti menurunnya vitalitas sang mantan presiden.
Namun, sebagian pendukung Trump membela dengan menyebutnya hanya terlihat lelah setelah jadwal padat.
Gedung Putih Bantah Trump Tertidur
Pihak Gedung Putih melalui juru bicara Taylor Roger langsung membantah kabar bahwa Donald Trump tertidur saat acara resmi.
Menurut Roger, Trump tetap berbicara aktif sepanjang acara dan bahkan menjawab banyak pertanyaan dari wartawan.
Presiden tidak sedang tidur; dia berbicara terus-menerus dan sangat fokus, kata Roger kepada CNN. Ia menegaskan bahwa pengumuman tersebut merupakan langkah besar dalam upaya menurunkan harga obat-obatan penting bagi warga Amerika.
Roger menilai, isu Trump tertidur hanyalah upaya media liberal untuk mendiskreditkan pencapaian pemerintah. Alih-alih meliput kebijakan bersejarah ini, mereka justru membuat narasi yang menyesatkan, tambahnya.
Pengumuman Penting Soal Harga Obat Jadi Terlupakan
Acara tempat Donald Trump tertidur saat acara resmi sebenarnya adalah pengumuman besar tentang pemangkasan harga obat untuk penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. Namun, perhatian publik justru teralihkan karena video viral tersebut.
Taylor Roger menyebut bahwa kebijakan baru itu akan menghemat miliaran dolar bagi rakyat Amerika Serikat dan menyelamatkan banyak nyawa. Ini sejarah baru, tapi sayangnya publik fokus ke hal yang salah, ujarnya.
Situasi ini menggambarkan bagaimana persepsi publik terhadap Trump sering kali dibentuk lebih oleh penampilan dan gestur ketimbang isi kebijakan yang diumumkan.
Trump Dikenal dengan Jadwal Padat dan Stamina Tinggi
Meski Donald Trump tertidur saat acara resmi menjadi viral, sejumlah ajudan Gedung Putih membantah bahwa kelelahan menghambat aktivitasnya.
Mereka menyebut Trump masih aktif mengikuti berbagai pertemuan, bahkan sering mengirim pesan atau menelepon staf pada malam hari.
Sehari sebelum acara pengumuman itu, Trump dikabarkan baru kembali dari Miami setelah menyampaikan pidato ekonomi selama lebih dari satu jam. Ia juga baru menyelesaikan kunjungan tiga negara di Asia pada akhir Oktober.
Kepala negara yang kelelahan karena jadwal padat bukan hal baru. Mantan Presiden Barack Obama juga pernah tertangkap kamera menggosok matanya di forum internasional hal yang wajar bagi pejabat dengan agenda super sibuk.
Isu Kesehatan Trump Kembali Jadi Sorotan
Setelah momen Donald Trump tertidur saat acara resmi, isu soal kesehatan mantan presiden kembali mencuat.
Bulan lalu, Trump dilaporkan menjalani pemeriksaan medis di Walter Reed National Military Medical Center tanpa penjelasan rinci.
Dokter Gedung Putih hanya menyebut pemeriksaan itu terkait insufisiensi vena kronis, yakni gangguan sirkulasi darah di kaki.
Meski disebut kondisi ringan, kabar ini memperkuat anggapan publik bahwa usia dan stamina Trump mulai menjadi pertimbangan politik.
Meski demikian, timnya menegaskan bahwa Trump masih dalam kondisi fit dan siap menjalani agenda padat menjelang masa pemilihan berikutnya. Mereka juga menolak isu bahwa momen tertidur itu terkait masalah kesehatan serius.
Fenomena Donald Trump tertidur saat acara resmi kembali menunjukkan bagaimana satu momen kecil bisa mendominasi perbincangan politik global. Publik lebih fokus pada ekspresi dan gestur, sementara konteks kebijakan sering kali terlupakan.
Pihak Gedung Putih tetap menegaskan bahwa Trump tidak tertidur dan menilai narasi yang beredar hanyalah permainan media. Namun, di mata publik, rekaman itu sudah lebih dulu membentuk persepsi tersendiri.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels






