Redaksiku.com – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, baru-baru ini mengunjungi Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan.
Kunjungan ini nggak cuma sekadar silaturahmi, tapi juga membawa pesan penting buat para siswa. Beliau ingin memastikan bahwa generasi muda paham kalau negara hadir untuk mendukung dan memelihara masa depan mereka.
Dalam suasana penuh semangat di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10, Sabtu (9/8), Sri Mulyani mengajak para siswa untuk selalu berpikir positif dan peduli sama tanah air.
Think positive dan selalu care sama Republik Indonesia. Negara kalian yang memelihara kalian, ucapnya penuh kehangatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan ini bukan cuma kata-kata penyemangat, tapi juga pengingat bahwa pemerintah serius mendukung pendidikan anak bangsa.
Mencegah Siklus Kemiskinan Antar-Generasi
Sri Mulyani nggak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi sebagian masyarakat, terutama soal kemiskinan yang bisa diwariskan dari generasi ke generasi. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu senjata terkuat buat memutus rantai tersebut.
Beliau menuturkan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta para menteri mencari solusi terbaik agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan berkualitas. Bukan cuma sekadar sekolah, tapi sekolah yang benar-benar memberikan bekal untuk masa depan cerah.
Bagaimana supaya tidak kemudian terperangkap dalam kemiskinan, siklus kemiskinan antar-generasi. Sehingga Presiden meminta, bagaimana kalau anak-anak ini dimasukkan ke sekolah yang baik. Tidak hanya cukup, tapi sangat baik, jelasnya.

Anggaran Fantastis untuk Pendidikan Sekolah Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani mengungkap bahwa tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 triliun untuk program Sekolah Rakyat. Dana ini dialokasikan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU), mengingat pembangunan dan pengelolaan fasilitas pendidikan nggak sepenuhnya ditangani oleh satu kementerian saja.
Menurutnya, anggaran ini memang terbilang besar, tapi sebanding dengan misi penting yang ingin dicapai: mencetak generasi berkualitas yang mampu bersaing di masa depan.
Tahun ini (anggaran Sekolah Rakyat) sekitar Rp7 triliun. Itu untuk Kemensos maupun Kementerian PU karena tidak semuanya ada di beliau (Mensos Gus Ipul). Jadi, kita menyediakan anggaran cukup besar, paparnya.
Detail Pembagian Anggaran Masih Dirahasiakan
Meski sudah menyebut angka total, Sri Mulyani belum mau membeberkan detail pembagian anggaran tersebut secara rinci. Ia hanya memastikan bahwa alokasinya akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Artinya, pemerintah nggak hanya berhenti di sini. Akan ada peningkatan fasilitas, tenaga pengajar, dan sarana belajar yang diharapkan membuat pengalaman belajar siswa Sekolah Rakyat semakin maksimal.
Menanti Nota Keuangan dan RAPBN 2026
Kabar baiknya, Sri Mulyani mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto akan membacakan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 pada Sidang Tahunan MPR RI tanggal 15 Agustus 2025. Dalam agenda ini, salah satu poin penting yang bakal dibahas adalah peningkatan anggaran untuk Sekolah Rakyat.
Bapak Presiden nanti tanggal 15 (Agustus 2025) menyampaikan APBN 2026 yang akan dibahas dengan DPR, termasuk untuk Sekolah Rakyat itu anggaranya akan meningkat cukup besar, kata Sri Mulyani.
Pendidikan Berkualitas Sebagai Investasi Masa Depan
Kunjungan Sri Mulyani ini mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan cuma tanggung jawab sekolah dan guru, tapi juga negara secara keseluruhan. Anggaran besar yang dialokasikan pemerintah adalah bentuk investasi jangka panjang demi menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Dengan adanya peningkatan anggaran, diharapkan fasilitas belajar semakin lengkap, kurikulum semakin relevan dengan perkembangan zaman, dan guru-guru mendapat dukungan yang layak untuk mengajar dengan maksimal.
Semangat Positif untuk Generasi Muda
Pesan think positive yang disampaikan Sri Mulyani bukan sekadar motivasi biasa. Di baliknya, ada makna mendalam bahwa setiap anak Indonesia punya potensi untuk sukses, asalkan diberi kesempatan yang sama. Pemerintah ingin memastikan bahwa kesempatan ini tersedia untuk semua, termasuk bagi siswa Sekolah Rakyat.
Kesempatan yang dimaksud nggak hanya dalam bentuk ruang kelas atau buku, tapi juga dukungan mental, lingkungan belajar yang kondusif, dan kesempatan untuk bermimpi lebih besar.
Harapan Besar untuk Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat diharapkan bisa menjadi solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Indonesia. Dengan kurikulum yang tepat, fasilitas memadai, dan dukungan penuh dari pemerintah, siswa-siswa dari berbagai latar belakang bisa punya peluang yang sama untuk menggapai masa depan gemilang.
Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi program ini, agar setiap rupiah dari anggaran benar-benar bermanfaat untuk para siswa.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






