Redaksiku.com – Spanyol akhirnya kembali merasakan atmosfer semifinal Piala Dunia setelah penantian panjang selama 16 tahun.
La Roja memastikan tiket ke empat besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung ketat di Inglewood, California.
Kemenangan ini menjadi momen penting karena Spanyol terakhir kali tampil di semifinal Piala Dunia pada 2010, saat mereka kemudian keluar sebagai juara dunia.
Laga Spanyol vs Belgia berlangsung dramatis hingga menit akhir. Spanyol unggul lebih dulu lewat gol Fabián Ruiz pada menit ke-30, sebelum Belgia menyamakan kedudukan melalui Charles De Ketelaere pada menit ke-41. Mikel Merino kemudian menjadi penentu kemenangan Spanyol lewat gol pada menit ke-88.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun
Keberhasilan Spanyol lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 menjadi catatan besar bagi generasi baru La Roja. Sejak menjuarai Piala Dunia 2010, Spanyol belum lagi mampu menembus semifinal turnamen terbesar sepak bola dunia.
Dalam beberapa edisi sebelumnya, Spanyol sempat kesulitan mempertahankan dominasi seperti era emas Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets, Iker Casillas, hingga David Villa. Namun, di Piala Dunia 2026, La Roja tampil lebih segar dengan kombinasi pemain muda, gelandang matang, dan struktur permainan yang kembali solid.
Kemenangan atas Belgia menegaskan bahwa Spanyol bukan hanya tim dengan penguasaan bola kuat, tetapi juga memiliki mental besar untuk menang dalam pertandingan sulit.
Mikel Merino Jadi Pahlawan Lagi
Nama Mikel Merino kembali menjadi sorotan utama. Gelandang Spanyol itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-88 setelah memanfaatkan bola muntah dari kiper Belgia, Senne Lammens, yang masuk menggantikan Thibaut Courtois karena cedera.
Gol tersebut terasa semakin spesial karena Merino juga sebelumnya mencetak gol penting saat Spanyol menyingkirkan Portugal di babak 16 besar. Dengan dua gol krusial di fase gugur, Merino menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam perjalanan Spanyol menuju semifinal.
Peran Merino menunjukkan pentingnya kedalaman skuad Spanyol. Ketika laga berjalan buntu dan Belgia mampu memberi tekanan, La Roja masih memiliki pemain yang bisa muncul sebagai pembeda dari lini kedua.
Fabian Ruiz Buka Jalan Kemenangan
Sebelum gol dramatis Merino, Fabián Ruiz lebih dulu membawa Spanyol unggul pada menit ke-30. Gol tersebut memberi kontrol awal bagi La Roja dalam pertandingan yang sejak awal berjalan intens.
Fabián menjadi bagian penting dari lini tengah Spanyol yang terus mencoba mengatur ritme permainan. Dengan kualitas distribusi bola dan kemampuan masuk ke area berbahaya, ia memberi dimensi berbeda dalam serangan Spanyol.
Gol Fabián juga menunjukkan bahwa ancaman Spanyol tidak hanya datang dari sayap atau penyerang utama. Gelandang mereka mampu mengambil peran besar ketika mendapatkan ruang di depan kotak penalti.

Belgia Sempat Membalas Lewat De Ketelaere
Belgia tidak menyerah begitu saja. Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan pada menit ke-41, sekaligus menjadi pemain pertama yang membobol gawang Spanyol di Piala Dunia 2026.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Belgia, yang sebelumnya menyingkirkan Amerika Serikat di babak 16 besar, menunjukkan bahwa mereka tetap memiliki kualitas untuk menyulitkan salah satu kandidat juara.
Namun, meski berhasil memberi perlawanan sengit, Belgia akhirnya gagal mempertahankan skor imbang hingga akhir. Kesalahan kecil di menit akhir menjadi pembeda dalam pertandingan sebesar perempat final.
Lamine Yamal Tetap Jadi Ancaman
Lamine Yamal kembali menjadi salah satu pemain yang paling banyak diperhatikan dalam laga ini. Meski tidak mencetak gol, pergerakan dan keberaniannya menekan pertahanan Belgia memberi tekanan konstan sepanjang pertandingan.
The Guardian mencatat Yamal mendapat sorotan besar dalam laga ini karena permainan menyerangnya yang agresif dan konsisten mengganggu sisi pertahanan Belgia.
Kehadiran Yamal memberi warna baru bagi Spanyol. Di usia muda, ia sudah menjadi bagian penting dari rencana besar La Roja. Kecepatan, keberanian duel satu lawan satu, dan kemampuannya membuka ruang membuat Spanyol punya senjata berbahaya di sisi kanan.
Spanyol Kebobolan Pertama Kali
Sebelum menghadapi Belgia, Spanyol memiliki catatan pertahanan luar biasa. Mereka belum kebobolan sepanjang turnamen hingga De Ketelaere mencetak gol pada menit ke-41.
AP mencatat gol Belgia tersebut menjadi gol pertama yang masuk ke gawang Spanyol di Piala Dunia 2026. Meski demikian, Spanyol tetap mampu menjaga ketenangan dan mempertahankan peluang lolos hingga akhirnya Merino mencetak gol kemenangan.
Catatan ini menunjukkan dua hal. Pertama, pertahanan Spanyol memang sangat kuat sepanjang turnamen. Kedua, ketika akhirnya kebobolan, mereka tetap mampu merespons tekanan dengan mental juara.
Rekor Tak Terkalahkan Spanyol Berlanjut
Kemenangan atas Belgia juga memperpanjang catatan positif Spanyol dalam pertandingan kompetitif. AP mencatat Spanyol kini tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan kompetitif sejak Maret 2023.
Rekor tersebut memperlihatkan stabilitas besar di bawah kepemimpinan pelatih Luis de la Fuente. Spanyol tidak hanya menang dalam laga mudah, tetapi juga mampu melewati pertandingan berat melawan Portugal dan Belgia di fase gugur.
Dengan catatan seperti itu, Spanyol masuk semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka bukan sekadar tim yang lolos karena momentum, tetapi tim yang sudah membangun konsistensi panjang.
Prancis Menunggu di Semifinal
Setelah mengalahkan Belgia, Spanyol akan menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Duel ini akan menjadi salah satu pertandingan terbesar turnamen karena mempertemukan dua kekuatan utama Eropa.
Prancis sebelumnya lebih dulu memastikan tempat di semifinal setelah menyingkirkan Maroko. Dengan materi pemain bintang dan pengalaman besar di fase akhir turnamen, Les Bleus akan menjadi ujian berat bagi Spanyol.
Pertandingan Prancis vs Spanyol akan menjadi duel dua gaya bermain yang berbeda. Spanyol membawa penguasaan bola, pressing, dan kombinasi lini tengah. Prancis hadir dengan kecepatan, kekuatan fisik, dan efektivitas serangan.
Semifinal yang Sarat Gengsi
Duel Prancis vs Spanyol bukan hanya perebutan tiket final. Laga ini juga menjadi pertarungan gengsi antara dua negara dengan tradisi sepak bola besar.
Spanyol ingin membuktikan bahwa generasi barunya mampu menyamai pencapaian era 2010. Sementara Prancis ingin melanjutkan konsistensi sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dalam beberapa dekade terakhir.
Bagi La Roja, semifinal ini menjadi ujian yang jauh lebih besar dibandingkan Belgia. Jika mampu melewati Prancis, Spanyol akan semakin dekat dengan peluang meraih gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka.
Generasi Baru La Roja Mulai Menulis Sejarah
Keberhasilan menembus semifinal setelah 16 tahun menunjukkan bahwa Spanyol telah memasuki fase baru. Generasi muda seperti Lamine Yamal berpadu dengan pemain berpengalaman seperti Rodri, Fabián Ruiz, Mikel Merino, dan Dani Olmo.
Kombinasi tersebut membuat Spanyol tampil seimbang. Mereka tetap mempertahankan identitas permainan berbasis penguasaan bola, tetapi kini terlihat lebih langsung, lebih agresif, dan lebih berani mengambil risiko di sepertiga akhir lapangan.
Kemenangan atas Belgia menjadi bukti bahwa Spanyol sudah menemukan kembali daya saing di panggung terbesar. Setelah lama menunggu sejak 2010, La Roja kini kembali berada di antara empat tim terbaik dunia.
Kesimpulan
Spanyol kembali tampil di semifinal Piala Dunia setelah 16 tahun. Kepastian itu didapat setelah La Roja mengalahkan Belgia 2-1 lewat gol Fabián Ruiz dan Mikel Merino. Belgia sempat menyamakan kedudukan melalui Charles De Ketelaere, tetapi gol Merino pada menit ke-88 memastikan langkah Spanyol ke empat besar.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi sepak bola Spanyol. Setelah terakhir kali menembus semifinal pada 2010 dan menjadi juara dunia, La Roja kini kembali memiliki peluang besar untuk mencatat sejarah baru.
Namun, jalan Spanyol belum selesai. Prancis sudah menunggu di semifinal. Jika mampu melewati Les Bleus, Spanyol akan semakin dekat dengan final dan peluang mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya.
FAQ Spanyol Semifinal Piala Dunia 2026
Kapan terakhir kali Spanyol tampil di semifinal Piala Dunia sebelum 2026?
Spanyol terakhir kali tampil di semifinal Piala Dunia pada 2010, saat mereka kemudian menjadi juara dunia. Pada 2026, Spanyol kembali ke semifinal setelah mengalahkan Belgia.
Berapa skor Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026?
Spanyol menang 2-1 atas Belgia di perempat final Piala Dunia 2026.
Siapa pencetak gol Spanyol melawan Belgia?
Gol Spanyol dicetak oleh Fabián Ruiz pada menit ke-30 dan Mikel Merino pada menit ke-88.
Siapa lawan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026?
Spanyol akan menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026.
Mengapa lolosnya Spanyol ke semifinal 2026 terasa penting?
Momen ini penting karena Spanyol kembali ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, atau setelah penantian 16 tahun.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






