Redaksiku.com – Suasana syahdu menyelimuti hamparan persawahan Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Senin, 21 September 2026. Ratusan warga dari berbagai penjuru desa berkumpul di tengah lahan terbuka untuk mengikuti kegiatan pengajian umum dan bersholawat bersama KH Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq.
Acara yang berlangsung di tengah area agraris ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat setempat. Kehadiran ulama asal Yogyakarta tersebut mampu menarik antusiasme warga yang ingin mendengarkan tausiyah sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui lantunan sholawat.
Transformasi Ruang Terbuka Menjadi Majelis Ilmu
Pemilihan lokasi pengajian di area persawahan Desa Pandanan memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan kegiatan keagamaan di dalam gedung. Panggung sederhana yang didirikan di tengah hamparan lahan hijau menjadi pusat perhatian jamaah yang datang dengan tertib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia pelaksana memastikan bahwa acara ini dapat menampung ratusan warga yang ingin hadir secara langsung. Meskipun dilakukan di ruang terbuka, antusiasme masyarakat tidak surut meski cuaca di wilayah Gresik sedang cukup terik. Berikut adalah beberapa elemen pendukung kelancaran acara tersebut:
- Partisipasi aktif tokoh masyarakat lokal dalam mengorganisir jamaah agar tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
- Penyediaan fasilitas audio yang memadai sehingga suara Gus Muwafiq dapat terdengar hingga ke barisan belakang.
- Dukungan warga sekitar yang menyediakan akses dan lahan parkir bagi para tamu yang datang dari luar Desa Pandanan.
Kegiatan pengajian ini berhasil mengumpulkan total ratusan warga yang memadati area persawahan sebagai bentuk kecintaan terhadap majelis ilmu dan sholawat.
Pesan Kedamaian dalam Tausiyah Gus Muwafiq
Dalam kesempatan tersebut, Gus Muwafiq menyampaikan ceramah yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Gaya penyampaiannya yang khas, yang sering kali menggabungkan sejarah keislaman dengan realitas sosial masa kini, membuat jamaah yang hadir tetap menyimak dengan saksama.
Pengajian ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merefleksikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.
Selain memberikan siraman rohani, kegiatan ini juga diselingi dengan lantunan sholawat yang dipimpin bersama-sama. Suara ribuan orang yang bersholawat di tengah sunyinya area persawahan menciptakan suasana yang khusyuk dan menyentuh hati para hadirin.
“Mengajak masyarakat untuk kembali kepada esensi agama dengan cara yang teduh adalah kunci menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput.”
— Gus Muwafiq
Dampak Sosial bagi Masyarakat Duduksampeyan
Kegiatan keagamaan berskala besar seperti ini bukan hanya berfungsi sebagai pengajian rutin, melainkan juga sebagai sarana penguatan modal sosial warga Desa Pandanan. Interaksi antarwarga yang terjadi sebelum dan sesudah acara memperlihatkan betapa kuatnya ikatan komunitas di wilayah Kecamatan Duduksampeyan.
Masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersihan area persawahan setelah acara selesai agar fungsi lahan sebagai pendukung ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik.
Banyak warga berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan di masa depan. Bagi masyarakat Gresik, kehadiran sosok ulama seperti Gus Muwafiq di tengah lingkungan mereka adalah momen yang berharga untuk menambah wawasan keislaman sekaligus mempertebal iman.
Warga yang hadir dihimbau untuk tetap memperhatikan keamanan barang bawaan dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Pertanyaan Umum
Siapa tokoh utama yang mengisi pengajian di Desa Pandanan?
Pengajian dan kegiatan bersholawat ini diisi oleh KH Ahmad Muwafiq, atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Muwafiq, seorang ulama berpengaruh asal Yogyakarta.
Di mana lokasi persis kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan?
Kegiatan ini bertempat di area persawahan Desa Pandanan, yang masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Mengapa lokasi pengajian dipilih di area persawahan?
Lokasi ini dipilih untuk memberikan ruang terbuka yang cukup luas bagi ratusan warga yang hadir, sekaligus memberikan suasana yang lebih santai dan menyatu dengan alam bagi para jamaah.
Ringkasan
Pada Senin, 21 September 2026, ratusan warga Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, menghadiri kegiatan pengajian umum dan bersholawat yang menghadirkan ulama asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. Acara yang diselenggarakan di area persawahan terbuka ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat sekaligus menjadi sarana refleksi nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Gus Muwafiq menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan stabilitas sosial melalui pendekatan agama yang teduh. Keberhasilan acara ini didukung oleh partisipasi aktif tokoh masyarakat lokal dalam mengelola ketertiban serta penyediaan fasilitas teknis yang memadai, sehingga menciptakan suasana khusyuk bagi seluruh jamaah yang hadir di tengah lahan terbuka tersebut.












