Redaksiku.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Smart Money, Healthy Life yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kemudahan akses keuangan digital dengan kemampuan literasi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama platform edukasi GreatNusa, program ini mengintegrasikan pemahaman manajemen finansial, wawasan asuransi, dan kecakapan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi generasi produktif di Indonesia.
Menjawab Kesenjangan Literasi di Era Digital
Peluncuran inisiatif ini didasari oleh realitas lapangan yang menunjukkan adanya ketimpangan mencolok antara tingginya akses masyarakat terhadap produk keuangan dengan pemahaman mereka dalam mengelolanya. Di saat teknologi digital dan AI semakin mudah dijangkau, kemampuan masyarakat untuk menyaring informasi dan memitigasi risiko keuangan justru menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi.
Data dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) memberikan gambaran nyata mengenai kondisi demografi finansial kita saat ini. Tingkat inklusi keuangan pada kelompok remaja usia 15-17 tahun tercatat mencapai 89,13%, namun angka literasi di kelompok yang sama hanya berada di angka 56,04%. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa akses yang luas belum tentu dibarengi dengan pemahaman yang matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program edukasi ini telah berhasil menjangkau lebih dari 2.100 peserta yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia sepanjang periode Juni hingga Agustus 2026.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menekankan bahwa di era yang serba cepat ini, masyarakat tidak cukup hanya sekadar bisa menggunakan teknologi. Mereka perlu memiliki pola pikir kritis agar mampu menalar setiap informasi keuangan yang masuk, mengenali potensi risiko, serta mengambil keputusan yang sesuai dengan tujuan hidup jangka panjang.
“Kemudahan akses terhadap layanan keuangan dan teknologi harus diikuti kemampuan untuk memahami manfaat, mengenali risiko, dan menilai informasi secara kritis. Melalui kolaborasi dengan GreatNusa, kami ingin semakin banyak masyarakat memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan finansial yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan hidup mereka,”
— Karin Zulkarnaen
Implementasi Program Melalui Pendekatan Hibrida
Untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan secara efektif, Prudential Indonesia menerapkan format hibrida yang menggabungkan sesi tatap muka langsung dengan pembelajaran daring. Pendekatan ini dipilih agar jangkauan program dapat meluas ke berbagai daerah, termasuk Kendari, Pontianak, Blitar, Medan, hingga Jakarta Utara.
Materi yang disampaikan dalam rangkaian program ini dirancang untuk menjawab tantangan finansial modern, yang mencakup beberapa aspek utama sebagai berikut:
- Penyusunan dasar-dasar pengelolaan keuangan pribadi yang terstruktur agar tetap stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.
- Edukasi mengenai pentingnya instrumen perlindungan finansial atau asuransi sebagai langkah mitigasi risiko masa depan.
- Pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam memverifikasi informasi serta penggunaan teknologi AI secara aman dan bertanggung jawab.
Aplikasi Levela kini hadir sebagai solusi belajar mandiri yang memungkinkan pengguna untuk terus mengasah kecakapan finansial mereka kapan saja melalui modul-modul praktis.
Komitmen Berkelanjutan dalam Ekosistem Keuangan
Langkah strategis yang dilakukan Prudential Indonesia merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan menghadirkan aplikasi Levela, perusahaan berupaya menjaga keberlanjutan proses edukasi agar tidak berhenti setelah rangkaian acara berakhir.
Konsistensi perusahaan dalam mengedukasi masyarakat juga mendapatkan apresiasi formal. Pada ajang Financial Literacy Awards 2026, Prudential Indonesia berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu sebagai Juara 3 PUJK dengan Program Literasi Keuangan Terbaik serta kategori Perusahaan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun dengan Program Literasi Keuangan Teraktif.
Seluruh materi edukasi yang disampaikan dalam program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik, namun setiap keputusan investasi atau pembelian produk asuransi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko pribadi masing-masing individu.
Pertanyaan Umum
Apa tujuan utama dari peluncuran aplikasi Levela?
Aplikasi Levela dikembangkan sebagai medium pembelajaran mandiri bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami pengelolaan keuangan melalui modul praktis yang sesuai dengan gaya konsumsi informasi digital saat ini.
Bagaimana cara masyarakat mengakses program Smart Money, Healthy Life?
Program ini dilaksanakan melalui format hibrida yang mencakup sesi tatap muka di berbagai kota besar di Indonesia serta modul pembelajaran daring yang dapat diakses melalui kolaborasi dengan platform GreatNusa.
Siapa saja target audiens dari inisiatif literasi keuangan ini?
Program ini menyasar masyarakat usia produktif yang aktif menggunakan teknologi digital, dengan fokus khusus pada peningkatan kapasitas mereka dalam merencanakan ketahanan finansial dan memitigasi risiko di era disrupsi AI.
Ringkasan
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkolaborasi dengan platform GreatNusa resmi meluncurkan program edukasi hibrida bertajuk “Smart Money, Healthy Life” untuk meningkatkan literasi keuangan dan kecakapan teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi generasi produktif. Program yang berlangsung sepanjang Juni hingga Agustus 2026 ini telah menjangkau lebih dari 2.100 peserta di berbagai kota di Indonesia, termasuk Kendari, Pontianak, Blitar, Medan, dan Jakarta Utara. Inisiatif ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan kemampuan berpikir kritis dalam mengelola keuangan pribadi, memahami instrumen perlindungan asuransi, serta memanfaatkan teknologi AI secara aman.
Langkah strategis ini didorong oleh data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang menunjukkan ketimpangan signifikan pada remaja usia 15-17 tahun, di mana tingkat inklusi keuangan mencapai 89,13% tetapi tingkat literasi hanya berada di angka 56,04%. Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, menegaskan bahwa kemudahan akses digital harus diimbangi dengan pemahaman risiko yang matang. Untuk menjaga keberlanjutan edukasi, Prudential Indonesia juga menghadirkan aplikasi belajar mandiri bernama Levela, sebuah komitmen yang sejalan dengan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari OJK dan berhasil membawa perusahaan meraih penghargaan di ajang Financial Literacy Awards 2026.






