Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191 Tegaskan Fitnah Lebih Kejam

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Kutip Al-Baqarah — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya fitnah dan informasi menyesatkan di era digital.

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran fitnah dan informasi menyesatkan di era digital.

Redaksiku.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya pernyataan dari pihak-pihak yang kerap mengaku sebagai pengamat atau pakar. Dalam berbagai kesempatan publik, kepala negara menyoroti bagaimana narasi yang tidak berdasar sering kali bergeser menjadi fitnah yang merusak tatanan informasi publik.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap arus informasi yang menyesatkan. Di era digital yang penuh dengan disinformasi, verifikasi fakta menjadi benteng utama agar publik tidak mudah terprovokasi oleh opini instan yang mengatasnamakan keahlian akademik maupun profesional.

Sorotan Tajam pada Etika Pendapat

Kritik yang disampaikan oleh mantan Menteri Pertahanan ini berakar dari kekhawatiran mendalam mengenai dampak sosial dari informasi palsu. Menurutnya, kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi seharusnya dijalankan dengan tanggung jawab moral yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena menjamurnya komentar dari figur yang mendadak populer sebagai narasumber sering kali memicu polarisasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ketelitian dalam mencerna setiap analisis menjadi keterampilan penting bagi warga negara yang hidup di era keterbukaan informasi.

Bahaya Fitnah dalam Kehidupan Berbangsa

Dalam pesannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa dampak dari fitnah jauh lebih merusak daripada tindakan kriminal fisik. Ungkapan klasik mengenai bahaya fitnah ini diangkat kembali untuk menegaskan pentingnya menjaga integritas moral dalam diskursus publik.

Pemerintah terus mendorong terciptanya ekosistem komunikasi yang sehat, objektif, dan berbasis data akurat tanpa rekayasa opini.

Beberapa poin penting mengenai dampak informasi yang tidak akurat meliputi:

  • Menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara maupun institusi independen.
  • Terciptanya perpecahan sosial akibat polarisasi pendapat yang dibangun di atas informasi palsu.
  • Kerugian reputasi bagi individu maupun kelompok yang menjadi sasaran narasi provokatif tanpa bukti sahih.

Langkah Penguatan Literasi Digital

Untuk menghadapi tantangan disinformasi yang kian masif, penguatan literasi digital di berbagai lapisan masyarakat menjadi agenda mendesak. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa latar belakang narasumber sebelum menelan mentah-mentah informasi yang disajikan di ruang publik.

Pemerintah bersama pemangku kepentingan lainnya berkomitmen untuk terus mengedukasi publik agar lebih kritis dalam menyaring berita. Keterlibatan aktif warga dalam memvalidasi informasi akan mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang berniat menyebarkan kebencian.

Pertanyaan Umum

Siapa yang menyampaikan pernyataan tentang fitnah tersebut?

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Apa pesan utama dari pernyataan kepala negara?

Kepala negara mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku pakar namun menyebarkan fitnah karena dampaknya sangat merusak.

Bagaimana cara menyikapi informasi dari pengamat di ruang publik?

Masyarakat dianjurkan untuk selalu melakukan verifikasi fakta dan memeriksa latar belakang narasumber secara cermat.

Ringkasan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan keprihatinannya mengenai maraknya narasi tidak berdasar dari pihak-pihak yang mengaku sebagai pengamat atau pakar. Dalam pesannya, kepala negara mengingatkan masyarakat akan bahaya fitnah dan disinformasi di ruang publik yang dapat merusak tatanan informasi serta keharmonisan sosial.

Kritik tersebut menekankan bahwa kebebasan berpendapat harus dijalankan dengan tanggung jawab moral yang tinggi guna menghindari polarisasi di tengah masyarakat. Pemerintah terus mendorong terciptanya ekosistem komunikasi yang objektif dan berbasis data akurat untuk melawan dampak buruk informasi palsu.

Sebagai langkah penanggulangan, penguatan literasi digital di berbagai lapisan masyarakat menjadi agenda mendesak. Publik diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memeriksa latar belakang narasumber, serta melakukan verifikasi fakta sebelum menerima dan menyebarkan informasi dari ruang publik.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Pijat Limfatik: Manfaat dan Pantangannya
XPG Rilis 4 Monitor Gaming Seri Rift dan Aperture 240Hz
Populasi Orangutan Sumatera Turun 19,5 Persen dalam Dekade Terakhir
ChatGPT Jadi Situs AI Teratas di Dunia Juni 2026
Bessent Desak Jepang Kurangi Belanja dan Naikkan Suku Bunga BOJ
Daftar Negara Konsumsi Gandum Terbesar Dunia 2025/2026
Cedera Aaron Judge: Peluang New York Yankees Raih Juara Tanpa Kapten
Prabowo: Gaji Guru dan Hakim Diperbaiki untuk Basmi Korupsi

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:26 WIB

Mengenal Pijat Limfatik: Manfaat dan Pantangannya

Sabtu, 19 September 2026 - 15:22 WIB

XPG Rilis 4 Monitor Gaming Seri Rift dan Aperture 240Hz

Sabtu, 19 September 2026 - 15:06 WIB

Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191 Tegaskan Fitnah Lebih Kejam

Sabtu, 19 September 2026 - 14:55 WIB

ChatGPT Jadi Situs AI Teratas di Dunia Juni 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 14:46 WIB

Bessent Desak Jepang Kurangi Belanja dan Naikkan Suku Bunga BOJ

Berita Terbaru

Program afiliasi Khelosports menawarkan alternatif monetisasi bagi pengelola situs web dengan memanfaatkan trafik yang sudah ada.

Partner Content

Panduan Program Afiliasi Khelosports dan Cara Kerja Komisi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:31 WIB

Pijat limfatik merupakan teknik terapi fisik yang bertujuan membantu mengurangi pembengkakan akibat penumpukan cairan limfa.

Viral

Mengenal Pijat Limfatik: Manfaat dan Pantangannya

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:26 WIB

Kehadiran kecerdasan buatan mengubah wajah ruang kelas dengan fokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis.

Pendidikan

Perubahan Pendidikan di Era AI: Peluang dan Tantangan Baru

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:23 WIB

XPG meluncurkan empat monitor gaming seri Rift dan Aperture yang menawarkan refresh rate hingga 240Hz.

Viral

XPG Rilis 4 Monitor Gaming Seri Rift dan Aperture 240Hz

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:22 WIB

Pemprov NTB memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Indonesia Timur 2026 dari Kemendagri.

Politik

Pemprov NTB Raih Tiga Penghargaan Kemendagri 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:15 WIB

error: Content is protected !!