Perbedaan Expired Date pada Obat dan Best Before pada Makanan

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbedaan Expired Date — Kemasan obat dengan tanggal expired date dan produk makanan berlabel best before.

Expired date pada obat menandai batas keamanan, sedangkan best before pada makanan merujuk pada kualitas produk.

Redaksiku.com – Banyak orang masih sering tertukar antara istilah best before dan expired date saat memeriksa kemasan produk yang mereka beli. Padahal, memahami perbedaan mendasar di antara keduanya sangat penting, terutama saat kita berurusan dengan obat-obatan yang menyangkut keselamatan nyawa. Di dunia farmasi, istilah expired date atau tanggal kedaluwarsa bukan sekadar angka administratif, melainkan batas jaminan keamanan dan efikasi yang telah diuji secara ketat oleh produsen.

Pada produk makanan, label best before atau “baik digunakan sebelum” lebih merujuk pada kualitas organoleptik seperti rasa, tekstur, dan aroma. Setelah melewati tanggal tersebut, makanan mungkin kehilangan kualitas terbaiknya, namun tidak selalu berarti berbahaya untuk dikonsumsi segera. Sebaliknya, obat-obatan memiliki standar yang jauh lebih rigid. Ketika sebuah obat mencapai tanggal kedaluwarsa, produsen tidak lagi menjamin bahwa zat aktif di dalamnya masih stabil dan efektif untuk menyembuhkan penyakit.

Mengapa Tanggal Kedaluwarsa Begitu Krusial pada Obat

Stabilitas bahan aktif dalam obat adalah kunci utama mengapa istilah expired date digunakan. Seiring berjalannya waktu, senyawa kimia dalam obat dapat mengalami degradasi atau penguraian akibat paparan suhu, kelembapan, maupun cahaya. Proses kimia ini bisa mengubah struktur molekul obat, yang dampaknya bisa sangat fatal bagi pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 90 persen dari potensi awal bahan aktif biasanya menjadi ambang batas penentuan tanggal kedaluwarsa dalam pengujian stabilitas farmasi.

Jika sebuah obat digunakan setelah tanggal kedaluwarsanya, risiko yang muncul bukan sekadar obat yang tidak manjur. Dalam beberapa kasus, hasil penguraian zat aktif tersebut justru bisa menjadi senyawa beracun yang membahayakan organ tubuh, seperti ginjal atau hati. Inilah alasan mengapa industri farmasi sangat ketat dalam menetapkan batas waktu penggunaan produk mereka.

Proses Penentuan Batas Waktu Obat

Produsen obat tidak asal menentukan tanggal kedaluwarsa. Mereka melakukan serangkaian uji stabilitas yang panjang dan kompleks untuk melihat bagaimana obat bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan. Uji ini dilakukan untuk memastikan bahwa hingga hari terakhir yang tercantum pada kemasan, produk tersebut tetap memenuhi spesifikasi kualitas yang dipersyaratkan oleh otoritas kesehatan.

Berbeda dengan makanan yang bisa diuji dengan tes rasa, obat memerlukan analisis laboratorium menggunakan instrumen canggih untuk mengukur kadar zat aktif yang tersisa. Jika dalam pengujian ditemukan bahwa konsentrasi zat aktif sudah turun di bawah ambang batas aman—meskipun hanya sedikit—maka tanggal tersebutlah yang akan ditetapkan sebagai batas akhir penggunaan.

Jangan pernah mencoba mengonsumsi obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa meskipun fisik obat tersebut terlihat masih utuh dan tidak berubah warna.

Faktor yang Mempercepat Kerusakan Obat

Penting untuk dipahami bahwa tanggal kedaluwarsa yang tercantum hanya berlaku jika obat disimpan sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan. Jika Anda menyimpan obat di tempat yang tidak sesuai, proses degradasi bisa terjadi jauh lebih cepat sebelum tanggal kedaluwarsa yang tertera tercapai.

  • Paparan sinar matahari langsung dapat mempercepat penguraian zat aktif dalam sirup maupun tablet.
  • Kelembapan tinggi di kamar mandi sering kali merusak stabilitas obat dalam bentuk sediaan padat seperti tablet atau kapsul.
  • Suhu ruangan yang tidak stabil, seperti meletakkan obat di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari, dapat mengubah struktur kimia obat dengan cepat.
  • Penyimpanan yang tidak tertutup rapat memicu oksidasi pada zat aktif karena kontak langsung dengan udara bebas.

Simpanlah obat di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari jangkauan anak-anak untuk menjaga stabilitasnya hingga tanggal kedaluwarsa yang ditentukan.

Tanggung Jawab Konsumen dalam Penggunaan Obat

Sebagai konsumen, kita memiliki tanggung jawab untuk selalu memeriksa kemasan obat sebelum meminumnya. Jika Anda menemukan obat yang sudah kedaluwarsa, cara pembuangannya pun tidak boleh sembarangan. Membuang obat ke tempat sampah biasa atau ke saluran air dapat mencemari lingkungan atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebaiknya, obat yang sudah kedaluwarsa dikumpulkan dan diserahkan ke apotek atau puskesmas yang memiliki layanan pembuangan limbah medis. Langkah sederhana ini membantu mencegah peredaran obat kedaluwarsa di masyarakat sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar kita.

Pertanyaan Umum

Apakah obat yang baru lewat satu hari dari tanggal kedaluwarsa masih boleh diminum?

Tidak disarankan. Tanggal kedaluwarsa adalah batas akhir jaminan keamanan dari produsen, dan risiko penurunan efikasi atau perubahan kimiawi sudah mulai terjadi tepat setelah tanggal tersebut terlewati.

Bagaimana dengan obat yang belum ada tanggal kedaluwarsanya di kemasan?

Biasanya obat dalam bentuk puyer atau racikan apotek memiliki masa kedaluwarsa yang lebih pendek, yakni maksimal 3 bulan atau sesuai dengan petunjuk apoteker. Jika obat tidak memiliki label tanggal yang jelas, sebaiknya konsultasikan langsung dengan tenaga kefarmasian di apotek terdekat.

Apakah semua obat punya masa kedaluwarsa yang sama?

Tidak, masa kedaluwarsa sangat bergantung pada jenis sediaan dan stabilitas zat aktifnya. Obat dalam bentuk cair atau sirup biasanya memiliki masa kedaluwarsa yang lebih singkat dibandingkan obat dalam bentuk tablet atau kapsul setelah kemasannya dibuka.

Ringkasan

Perbedaan utamanya terletak pada fungsinya: best before pada makanan merujuk pada penurunan kualitas rasa atau tekstur, sedangkan expired date pada obat adalah batas jaminan keamanan dan efikasi zat aktif. Mengonsumsi obat setelah kedaluwarsa berisiko karena penurunan potensi atau terbentuknya senyawa beracun.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Dipaksa, Tapi Dipersiapkan: Cara Menghadapi Anak yang Takut ke Dokter
7 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan dan Aturan Konsumsinya
Jadwal Pelantikan Rektor UINSA Surabaya pada Oktober 2026
AstraZeneca dan UNICEF Investasi US$1,3 Juta untuk Kesehatan Remaja
Mengenal Gejala Skizofrenia dan Dampaknya bagi Kesehatan Jiwa
Memahami Peran Basyarnas dalam Sengketa Ekonomi Syariah
Ngaji Nom-noman di CFD Simpang Lima Hadirkan Konsultasi Gratis
Bahaya Rokok Elektrik Sama dengan Rokok Konvensional Menurut Kemenkes

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Bukan Dipaksa, Tapi Dipersiapkan: Cara Menghadapi Anak yang Takut ke Dokter

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:28 WIB

7 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan dan Aturan Konsumsinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Jadwal Pelantikan Rektor UINSA Surabaya pada Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:56 WIB

AstraZeneca dan UNICEF Investasi US$1,3 Juta untuk Kesehatan Remaja

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Mengenal Gejala Skizofrenia dan Dampaknya bagi Kesehatan Jiwa

Berita Terbaru

Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 3 ditargetkan selesai pada Juni 2028 untuk memperkuat konektivitas kawasan Joglosemar.

Viral

Progres Tol Jogja-Bawen Seksi 3 Rampung Juni 2028

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:35 WIB

Daftar game bola terbaru 2026 menghadirkan pengalaman bermain di konsol PS5, Xbox, dan Switch.

Life Style

10 Game Bola Terbaru 2026 untuk PS5, Xbox, dan Switch

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:31 WIB

Timnas Indonesia sukses meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menaklukkan Thailand lewat adu penalti pada Senin, 5 Oktober 2026.

Olahraga

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:24 WIB

error: Content is protected !!