Pelajari Tentang Anemia Aplastik, Penyakit yang diderita Babe Cabita

- Penulis

Selasa, 9 April 2024 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajari Tentang Anemia Aplastik, Penyakit yang diderita Babe Cabita

Pelajari Tentang Anemia Aplastik, Penyakit yang diderita Babe Cabita

Redaksiku.com – Komika Babe Cabita dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Selasa (9/4) di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sampai waktu ini belum diketahui penyebab tentu yang membawa dampak Babe perlu berpulang.

Pada September 2023 lalu Babe Cabita sempat bercerita mengidap penyakit anemia aplastik yang membuatnya perlu meniti perawatan di rumah sakit selama dua pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PELAJARI TENTANG ANEMIA APLASTIK, PENYAKIT YANG DIDERITA BABE CABITA
Pelajari Tentang Anemia Aplastik, Penyakit yang diderita Babe Cabita

Kala itu Babe mengunggah foto dirinya yang sedang dirawat di rumah sakit. Mulanya, ia didiagnosis terserang demam berdarah dengue (DBD).

Namun, hasil pengecekan darah membawa dampak dokter curiga sebab suasana yang juga tak membaik. Pemeriksaan sumsum tulang belakang mendapatkan bahwa Babe mengidap penyakit langka berbentuk anemia aplastik.

Di situ (pemeriksaan sumsum tulang belakang) diketahui penyakitnya bukan DBD, tapi anemia aplastik, penyakit memadai langka-lah,” ujar Babe di kawasan Transmedia, Jakarta, Senin (4/9) tahun lalu.

Lalu apa itu Anemia Aplastik layaknya yang diderita Babe Cabita?

Anemia aplastik terbilang sebagai tidak benar satu suasana yang langka. Mengutip laman Mayo Clinic, suasana ini berjalan waktu sumsum tulang belakang berhenti memproses sel darah baru.

Kondisi ini membawa dampak pengidapnya mudah penat dan lebih rentan terhadap infeksi dan juga pendarahan yang tak terkontrol.

Penyebab anemia aplastik yang paling lazim adalah gangguan imun, di mana proses kekebalan tubuh menyerang sel induk di sumsum tulang belakang.

Selain itu, sebagian faktor lainnya juga turut berpengaruh layaknya paparan bahan kimia beracun layaknya pestisida, insektisida, dan benzena. Ada juga pemakaian obat khusus layaknya yang biasa digunakan untuk rheumatoid arthritis dan sebagian model antibiotik.

Selain itu, suasana layaknya kehamilan juga mampu membawa dampak anemia aplastik. Saat hamil, proses kekebalan tubuh miliki potensi menyerang sumsum tulang belakang.

Anemia aplastik juga mampu berjalan sebagai pengaruh samping dari terapi radiasi dan kemoterapi terhadap pasien kanker.

Anemia aplastik mampu terlihat usia berapa saja. Kondisi ini juga mampu terlihat tiba-tiba atau berjalan perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu.

Gejala anemia aplastik

Setiap sel darah miliki peran yang berbeda. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sel darah putih berperan di dalam melawan infeksi. Sementara trombosit berperan untuk mencegah pendarahan.

Mengutip WebMD, tanda-tanda anemia aplastik tergantung model sel darah yang mengalami kekurangan. Berikut di antaranya.

Saat jumlah sel darah merah rendah:
– kelelahan,
– sesak napas,
– pusing,
– kulit pucat,
– sakit kepala,
– nyeri dada,
– detak jantung tidak teratur.

Saat jumlah sel darah putih rendah:
– kerap infeksi,
– demam.

Saat jumlah trombosit rendah:
– mudah memar dan berdarah,
– mimisan.

Mengelola anemia aplastik tak memadai cuma berdasarkan obat-obatan atau perawatan medis. Diperlukan juga intervensi dari formalitas sehari-hari terhadap pasien.

Orang bersama dengan anemia aplastik layaknya Babe Cabita amat direkomendasikan supaya tidak mendekati orang yang sakit atau terinfeksi. Mereka juga direkomendasikan untuk jauhi kerumunan besar dan kerap membersihkan tangan.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Donor Darah Sedunia 2026: Tema, Makna, dan Cara Berpartisipasi
Rupiah Melemah, Harga Obat Terancam Naik? Ini Penjelasan Kepala BPOM yang Bikin Khawatir!
Waspadai 4 Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu
Selalu Ingin Menyelamatkan Orang lain? 4 Tanda Rescue Fantasy
Metode Grey Rock untuk Menghadapi Orang Manipulatif
6 Pemicu Gangguan Kesehatan Mental Gen Z
4 Cara Memulihkan Trauma Masa Lalu
Mata Katarak pada Penderita Diabetes

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:31 WIB

Hari Donor Darah Sedunia 2026: Tema, Makna, dan Cara Berpartisipasi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:34 WIB

Rupiah Melemah, Harga Obat Terancam Naik? Ini Penjelasan Kepala BPOM yang Bikin Khawatir!

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:28 WIB

Waspadai 4 Tanda Vampir Energi Ada di Sekitar Kamu

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:21 WIB

Selalu Ingin Menyelamatkan Orang lain? 4 Tanda Rescue Fantasy

Selasa, 28 April 2026 - 15:03 WIB

Metode Grey Rock untuk Menghadapi Orang Manipulatif

Berita Terbaru

Warga Binaan Rutan Barru Temukan Harapan Baru Lewat Produksi Sabun dan Berbagai Keterampilan

Internasional

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Barru Ubah Waktu Jadi Karya

Senin, 22 Jun 2026 - 17:07 WIB

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Hiburan

Jang Wonyoung IVE Viral Usai Momen Fansign Jadi Sorotan

Senin, 22 Jun 2026 - 16:05 WIB

Induk Burung Hadang Traktor Demi Selamatkan Telurnya

Hiburan

Induk Burung Hadang Traktor Demi Selamatkan Telurnya

Senin, 22 Jun 2026 - 15:37 WIB

AS-Iran Capai Kesepakatan, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Internasional

AS-Iran Capai Kesepakatan, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Senin, 22 Jun 2026 - 15:09 WIB