Novel: Nayanika (Part 4)

- Penulis

Minggu, 22 September 2024 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalau Diandra disiplin, saya rasa impiannya untuk masuk ke fakultas kedokteran akan tercapai, Bu. Sisa memantapkan beberapa materi yang belum begitu dikuasainya.

Lihatlah pengaruh cinta itu. Hanya dengan mendengar suara Arya yang tenang seperti itu, sanggup membuat jantungku berdebar cepat dari biasa. Mendadak aku dirundung khawatir Arya tidak akan menyukai kado dariku.

Kalau Nayanika bagaimana, Nak Arya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuintip Arya tersenyum tipis, lalu menatap mamaku dengan tatapan meyakinkan. Perkembangan Naya seperti yang kita harapkan, Bu. Saya yakin dia mampu melewati Ujian Nasional tanpa membuat Ibu khawatir.

Bagaimana dengan kuliahnya? Menurut Nak Arya apakah Naya bisa masuk ke fakultas yang sama dengan kakaknya?

Arya diam sejenak, membuatku ikut cemas menunggu jawabannya. Kalau dari saya, sebaiknya Ibu menanyakan keinginan Naya sendiri. Dia punya passion yang lain, dan sama hebatnya dengan Diandra. Kalau saya menjadi Naya, saya akan berusaha mewujudkan Impian saya itu, bagaimana pun keadaannya.

Mama ikut terdiam beberapa saat. Lalu menatap hampa ke arah taman luar. Itu yang membuat saya berpikir, Nak. Apakah selama ini saya terlalu egois? Apa Naya tertekan dengan harapan saya?

Naya pasti mengerti kalau Ibu hanya menginginkan yang terbaik untuknya. Namun menurut pengalaman saya, menjadi diri sendiri dan mewujudkan apa yang kita inginkan adalah kebahagiaan yang amat berarti.

Aku menjadi terharu atas pembelaan tersirat dari Arya. Selama ini dia lah yang selalu mendukungku untuk menggapai impianku sendiri, memberikanku keyakinan bahwa jika mewujudkannya pun akan memberi kebahagiaan yang sama pada mamaku.

Hal ini lah yang menjadi salah satu faktor aku merasa dekat dengannya, sebab kami memiliki persamaan. Memiliki impian yang berbeda dengan orangtua. Dengan kemampuan Arya yang teramat baik di bidang sains, wajar saja jika ayahnya menginginkannya untuk mengambil jurusan kedokteran, namun laki-laki itu justru tertarik dengan hal-hal yang terkait dengan konstruksi bangunan. Akhirnya dia memilih untuk kuliah di jurusan arsitektur.

Setelah selesai berbicara, Mama kembali ke kamar, tepat Diandra datang membawa kotak kecil di tangannya. Aku yang tadinya ingin melanjutkan langkahku kembali terhenti. Penasaran dengan apa yang mereka ingin bicarakan.

Ini untuk Mas.

Arya mengernyitkan dahi. Apa ini?

Diandra tersenyum malu-malu. Sebentar. Apa yang kulihat barusan? Wajah Diandra memerah. Entah karena cuaca yang terasa panas menyengat dari luar, ataukah karena rasa malu?

Buka aja sendiri.

Arya kembali menatapnya, lalu menunduk membuka bungkusan kotak tersebut. Sebuah jam tangan yang kuperkirakan harganya cukup mahal untuk ukuran siswa yang tidak berpenghasilan seperti kami.

Nggak. Ini saya nggak bisa terima. Jam tangan ini mahal. Arya menggeleng, lalu menyerahkan kembali jam tangan yang sudah disimpan ke dalam kotaknya kembali.

Namun Diandra menolak mengambilnya, dia memasang wajah memelas. Mas, nggak pa-pa. Ini kubeli dari uang jajan yang kusisihkan selama ini.

Tetap saja ini mahal. Kamu bisa pakai uangnya untuk hal lain.

Mas Arya tidak menyukai jam itu?

Suka. Tapi rasanya tidak sepadan kamu melakukan ini. Lagian saya memberikan bimbingan ke kamu juga tidak gratis. Mama kamu memberikan saya fee.

Tapi ini lain, Mas. Ini bentuk terima kasihku karena Mas Arya sangat membantuku selama ini.

Arya menghela napas. Menatap lurus ke arah Diandra. Itu memang tugas saya kan?

Diandra menggeleng. Sebenarnya ada hal lain yang ingin kubicarakan, Mas.

Mendadak aku didera rasa tidak nyaman melihat raut wajah Diandra, semakin bersemu dan memalu.

Karena Arya hanya terdiam dan menunggu, Diandra melanjutkan. Sebenarnya, aku sudah lama menyukai Mas Arya. Kemudian ada jeda beberapa saat, yang justru membuatku menahan napas. Kalau Mas Arya nggak keberatan, aku mau kita lebih dekat lagi dari sebelumnya.

Dan runtuhlah perasaanku. Kedua kaki yang menopang tubuhku rasanya melunak secara tiba-tiba. Seperti ada sebuah pukulan di tengah-tengah dadaku, menyebabkan peganganku di teralis tangga semakin kuat karena takut jatuh.

Diandra, bukannya bagaimana. Tapi tidakkah sebaiknya kamu fokus untuk UN dan persiapan kuliahmu dulu? tanya Arya setelah cukup lama terdiam.

Diandra mengangguk. Aku bakal tetap fokus ke sana kok, ini aku bilang lebih awal justru agar tidak mengganggu konsentrasiku. Kalau sudah bilang begini rasanya jadi lega.

Sejenak Arya menatap lekat ke wajahnya. Seolah menikmati senyum manisnya. Sementara aku menunggu dengan was-was apa yang akan keluar dari mulut Arya.

Jadi apa yang kamu mau?

Diandra mengatupkan bibir, menatap percaya diri. Kalau aku bilang, Mas Arya mau mengabulkannya?

Arya kembali terdiam, namun kembali membuka mulut. Apa yang kamu mau?

Aku mau Mas Arya jadi pacarku.

Arya tidak tampak kaget, pasti sudah mengira ujung dari obrolan mereka siang itu akan ke mana. Laki-laki itu menunduk sebentar, lalu kembali menatap Diandra. Tatapan yang teduh, dan penuh kasih.

Sudah. Sudah tidak ada kesempatan untukku lagi. Jika perempuan lain, mungkin aku masih mau mencoba peruntunganku, namun kalau itu Diandra, aku cukup tahu diri. Sekali lagi, Diandra jauh di atasku. Rasanya aku tidak memiliki keunggulan yang berarti jika disandingkan dengannya. Aku pasti akan kalah telak. Hanya laki-laki bodoh yang akan memilihku.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)
Novel: Padamu Aku Akan Kembali (Part 7)

Berita Terkait

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Senin, 20 Januari 2025 - 10:31 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)

Berita Terbaru

Terbaru! Spanyol vs Arab Saudi Main Malam Ini, Cek Jam Kick-offTerbaru! Spanyol vs Arab Saudi Main Malam Ini, Cek Jam Kick-off

Olahraga

Terbaru! Spanyol vs Arab Saudi Main Malam Ini, Cek Jam Kick-off

Minggu, 21 Jun 2026 - 08:08 WIB

Spektakuler! Konser Mahalini Ramaikan Jakarta Fair Malam Ini

Hiburan

Spektakuler! Konser Mahalini Ramaikan Jakarta Fair Malam Ini

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:38 WIB

Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali SepekanWaspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan

Bencana

Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:28 WIB