Miris! Plafon Puskesmas di Jombang yang Habiskan Anggaran Rp4,2 Miliar Ambruk hingga Nyaris Lukai Pasien Rawat Inap

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran Rp 4,2 miliar untuk Puskesmas di Jombang dipertanyakan setelah plafon bangunan ambrol dan melukai pasien. (Foto: Tangkap layar Instagram @lambe_turah)

Anggaran Rp 4,2 miliar untuk Puskesmas di Jombang dipertanyakan setelah plafon bangunan ambrol dan melukai pasien. (Foto: Tangkap layar Instagram @lambe_turah)

Puskesmas di Jombang kembali menjadi sorotan ke publik setelah insiden plafon ambrol yang nyaris menimpa pasien viral di media sosial.

Kejadian tersebut memicu kemarahan netizen karena pembangunan fasilitas ini menelan dana hingga Rp 4,2 miliar.

Kualitas bangunan pun kini dipertanyakan karena belum genap dua tahun sudah menunjukkan kerusakan serius.

Kronologi Ambrolnya Plafon Puskesmas di Jombang

ANGGARAN RP 4,2 MILIAR UNTUK PUSKESMAS DI JOMBANG DIPERTANYAKAN SETELAH PLAFON BANGUNAN AMBROL DAN MELUKAI PASIEN. (FOTO: TANGKAP LAYAR INSTAGRAM @LAMBE_TURAH)
Miris! Plafon Puskesmas di Jombang yang Habiskan Anggaran Rp4,2 Miliar Ambruk hingga Nyaris Lukai Pasien Rawat Inap

Kasus ambrolnya plafon di Puskesmas di Jombang terjadi pada Sabtu pagi, 10 Mei 2025 sekitar pukul 06.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plafon sepanjang 7 x 2 meter runtuh seketika dan serpihannya melukai seorang pasien di bagian wajah.

Padahal, bangunan ini baru selesai dikerjakan dengan biaya dari APBD senilai Rp 4,2 miliar pada tahun 2023.

Kepala Puskesmas, Oisatin, mengaku kejadian berlangsung usai hujan deras mengguyur malam sebelumnya.

Korban luka kemudian dirujuk ke RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut karena sedang dirawat demam berdarah.

Insiden ini memperlihatkan bahwa Puskesmas di Jombang tidak dibangun dengan perhitungan kualitas jangka panjang.

Netizen pun menuding adanya kemungkinan ketidakwajaran dalam proyek pembangunan tersebut.

Puskesmas di Jombang seharusnya menjadi fasilitass pelayanan utama, bukan malah membahayakan pengunjungnya.

Reaksi Warga Terhadap Kondisi Puskesmas di Jombang yang Rusak

Netizen langsung ramai membicarakan insiden Puskesmas di Jombang di berbagai platform media sosial.

Banyak yang menyindir keras penggunaan anggaran Rp 4,2 miliar yang hasilnya dianggap tak sebanding.

Komentar bernada satir bermunculan, mulai dari menyebut plafon seharusnya emas hingga menyamakan kualitasnya dengan rumah pribadi.

Beberapa warganet membandingkan bangunan rumah mereka sendiri yang lebih kokoh meski hanya bermodalkan puluhan juta rupiah.

Puskesmas di Jombang dianggap sebagai cerminan dari lemahnya pengawasan terhadap proyek pemerintah.

Bahkan ada komentar yang menyebut, “200 juta masuk RAB, 4M masuk kantong,” menggambarkan sinisme terhadap pengelolaan dana publik.

Kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan seperti Puskesmas di Jombang bisa terganggu akibat kasus ini.

Apalagi, lokasi ini seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi pasien, bukan sumber potensi bahaya.

Investigasi dan Tuntutan Transparansi atas Puskesmas di Jombang

Pihak kepolisian setempat langsung turun tangan menyelidiki penyebab runtuhnya plafon di Puskesmas di Jombang.

Kapolsek Perak, Iptu Muhammad Supriyono, menduga kerusakan disebabkan oleh kondisi lembab dan struktur penyangga yang lemah.

Ia menegaskan bahwa akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut.

Puskesmas di Jombang dibangun oleh CV Makmur Sentosa, yang kini turut menjadi sorotan publik.

Warga berharap agar pemerintah daerah maupun penegak hukum tidak menutup mata atas insiden yang sudah terjadi ini.

Puskesmas di Jombang yang dibangun dari uang rakyat seharusnya memiliki standar keamanan dan mutu yang tinggi.

Audit proyek diharapkan dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di fasilitas kesehatan lainnya.

Jika ditemukan pelanggaran, masyarakat mendesak agar ada sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Puskesmas di Jombang Cermin Problem Klasik Proyek Pemerintah

Insiden ini bukanlah kasus pertama soal kualitas bangunan fasilitas publik yang meragukan.

Puskesmas di Jombang seakan menjadi simbol dari lemahnya sistem pengawasan proyek-proyek yang dibiayai APBD.

Sering kali proyek semacam ini terkesan dikejar target tanpa memperhatikan kualitas dan keamanan bangunan.

Fasilitas publik seperti Puskesmas di Jombang harusnya bisa bertahan puluhan tahun, bukan roboh hanya dalam hitungan bulan.

Hal ini memunculkan pertanyaan: sejauh mana pemerintah daerah serius dalam memastikan kualitas bangunan publik?

Puskesmas di Jombang seharusnya menjadi pelajaran penting agar tak ada lagi kasus serupa di masa mendatang.

Dengan kualitas yang layak dan aman, masyarakat akan merasa lebih terlindungi saat mengakses layanan kesehatan.

Puskesmas di Jombang kini menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi pembuat kebijakan maupun pelaksana proyek.

Puskesmas di Jombang telah menjadi sorotan karena insiden yang menimbulkan korban dan mengusik rasa keadilan publik.

Kasus ini harus menjadi pelajaran agar semua proyek publik, terutama layanan kesehatan, diawasi ketat sejak perencanaan.

Dengan audit menyeluruh, transparansi anggaran, dan pertanggungjawaban dari pelaksana, Puskesmas di Jombang bisa kembali jadi tempat yang aman dan layak.

Selain itu, Puskesmas di Jombang perlu segera direnovasi dengan pengawasan ketat agar insiden serupa tidak kembali terulang.

Kepercayaan masyarakat hanya bisa dipulihkan jika pembangunan fasilitas publik dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Dugaan Kartel Harga TBS Sawit Diselidiki Satgas Pangan Polri, Ratusan Perusahaan Diperiksa
Kasus Kuota Haji Memanas! KPK Panggil Dua Tersangka Baru, Siapa Mereka?
Jangan Sampai Terlewat! Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Magang Nasional Tahap 2 Dibuka, Simak Cara Daftarnya
Tragis! Gadis 17 Tahun Hilang Terseret Ombak Saat Foto di Tebing Apparalang
Janji Wedding Mewah Berujung Penjara! Bos WO Ini Divonis 1,5 Tahun
Resmi Dibuka! PPPK Sekolah Rakyat 2026 Sediakan Ribuan Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan, Begini Cara Daftarnya
Wajib Cek Sebelum Berangkat! Jadwal KM Labobar Bulan Juni 2026 Rute Surabaya hingga Fakfak
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Juni 2026 dari Galeri 24, Antam hingga UBS, Saat Tepat Menambah Koleksi?

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:09 WIB

Terungkap! Dugaan Kartel Harga TBS Sawit Diselidiki Satgas Pangan Polri, Ratusan Perusahaan Diperiksa

Senin, 8 Juni 2026 - 16:01 WIB

Kasus Kuota Haji Memanas! KPK Panggil Dua Tersangka Baru, Siapa Mereka?

Senin, 8 Juni 2026 - 16:00 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Magang Nasional Tahap 2 Dibuka, Simak Cara Daftarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:23 WIB

Janji Wedding Mewah Berujung Penjara! Bos WO Ini Divonis 1,5 Tahun

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:28 WIB

Resmi Dibuka! PPPK Sekolah Rakyat 2026 Sediakan Ribuan Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan, Begini Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Selamatkan Nelayan dari Maut, Dua Polisi Tuai Apresiasi

Internasional

Aksi Cepat Evakuasi Nelayan, Dua Polisi Barru Diguyur Penghargaan

Senin, 8 Jun 2026 - 23:46 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4d WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66 bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security