Pelajaran untuk Birokrasi
Kontroversi pelantikan Irnadi menjadi pelajaran penting bagi birokrasi di daerah. Reformasi birokrasi tidak hanya soal memenuhi aturan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui kepemimpinan yang bersih. Kasus ini sekaligus mengingatkan bahwa integritas pejabat adalah fondasi utama keberhasilan pemerintahan.
Ke depan, diharapkan ada standar yang lebih ketat dalam seleksi jabatan publik, tidak hanya menilai kompetensi administratif, tetapi juga rekam jejak moral dan sosial calon pejabat.
Penutup
Pelantikan Irnadi Kusuma sebagai Kepala DPMPTSP NTB memperlihatkan dilema antara aturan formal dan kepantasan moral. Di satu sisi, ia sah secara hukum karena telah menjalani sanksinya. Namun di sisi lain, publik merasa keputusan tersebut tidak sensitif terhadap isu integritas dan akuntabilitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontroversi ini menjadi cermin bahwa dalam birokrasi, bukan hanya kompetensi dan aturan yang penting, tetapi juga kepercayaan publik. Pemerintah daerah kini ditantang untuk menjawab keraguan masyarakat dengan menunjukkan kinerja yang transparan, bersih, dan profesional.
Apakah Irnadi mampu membuktikan dirinya layak dengan capaian kerja, atau justru akan terus dibayangi masa lalunya, menjadi pertanyaan yang hanya bisa dijawab waktu.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2






