Redaksiku.com – Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, secara resmi mengumumkan niatnya untuk mendonasikan seluruh pendapatan bersih dari keterlibatannya dalam tur Ed Sheeran, Loop Tour, kepada berbagai organisasi kemanusiaan yang berfokus pada bantuan bagi masyarakat Palestina di Gaza. Langkah ini diambil sang musisi sebagai respons langsung atas kontroversi yang berujung pada pencoretan dirinya dari daftar penampil pembuka tur tersebut.
Keputusan untuk mendonasikan dana sebesar US$1 juta atau setara dengan Rp17,7 miliar ini ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya. Macklemore menegaskan bahwa meskipun ia tidak lagi menjadi bagian dari tur tersebut, fokus utamanya tetap pada krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di wilayah Palestina dan kebutuhan mendesak akan bantuan medis serta sumber daya dasar di sana.
Total dana sebesar Rp17,7 miliar akan disalurkan oleh Macklemore kepada enam organisasi yang bergerak langsung dalam mendukung rakyat Palestina di tengah situasi konflik yang masih berkecamuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinamika di Balik Pencoretan dari Tur
Ketegangan bermula ketika Macklemore menyampaikan pidato di atas panggung saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey, awal September 2026. Dalam kesempatan itu, ia secara terbuka menyerukan dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah pihak, termasuk Israeli-American Council, yang kemudian mengajukan petisi agar sang rapper segera dikeluarkan dari rangkaian tur.
Situasi semakin memanas setelah pemilik venue mengancam Ed Sheeran untuk membatalkan konser jika Macklemore tetap dilibatkan. Robert Kraft, seorang miliarder yang disebut-sebut ikut mendorong keputusan tersebut, kini menjadi target tantangan Macklemore. Sang rapper mengajak Kraft untuk turut serta memberikan donasi dengan jumlah yang sama untuk membantu krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.
“Apa pun perbedaan pendapat di antara kami, mungkin kami bisa sepakat dalam hal ini: nyawa warga Palestina layak dilindungi. Nyawa seorang warga Palestina tidak lebih rendah nilainya dibandingkan nyawa siapa pun di dunia ini.”
— Macklemore
Respons Robert Kraft dan Ed Sheeran
Menanggapi tantangan tersebut, Robert Kraft memberikan pernyataan bahwa Ed Sheeran telah menghubunginya terkait rencana penggalangan dana. Kraft menyatakan komitmen untuk memberikan bantuan sebesar US$2 juta guna merespons krisis kemanusiaan tersebut, meski ia tidak merinci detail badan amal mana yang akan menjadi penerima dana tersebut.
Di sisi lain, Ed Sheeran sendiri berusaha menjaga posisi netral di tengah pusaran isu politik yang sensitif ini. Namun, tekanan dari pemilik venue membuat posisi Sheeran menjadi sulit. Akibat dari rentetan kejadian ini, sejumlah musisi lain yang dijadwalkan tampil dalam sisa rangkaian Loop Tour, seperti Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham, memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan perjuangan Palestina.
Robert Kraft menyebut bahwa keputusan untuk membatalkan penampilan Macklemore didasari oleh kekhawatiran terkait retorika sang rapper yang dianggap menyinggung komunitas Yahudi, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Macklemore.
Penegasan Sikap Macklemore
Macklemore secara konsisten membantah tuduhan antisemitisme yang dialamatkan kepadanya. Ia berargumen bahwa mengkritik kebijakan pemerintah Israel atau kebijakan apartheid tidak sama dengan menyerang komunitas Yahudi. Bagi Macklemore, narasi yang menyamakan kritik terhadap Israel dengan antisemitisme hanyalah taktik untuk menghindari pertanggungjawaban atas tindakan yang dilakukan di lapangan.
Ia berharap bahwa perhatian publik tidak akan beralih begitu saja ketika siklus pemberitaan mulai bergeser ke topik lain. Baginya, perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak dasar dan kemerdekaan adalah isu kemanusiaan yang harus terus disuarakan hingga keadilan tercapai.
Anda dapat memantau perkembangan terkini mengenai dampak dari situasi ini terhadap jadwal tur internasional dengan mengikuti kanal berita resmi yang terverifikasi.
Pertanyaan Umum
Mengapa Macklemore dikeluarkan dari tur Ed Sheeran?
Macklemore dikeluarkan setelah ia menyuarakan dukungan terbuka untuk Palestina di atas panggung. Tindakan ini memicu reaksi dari kelompok advokasi dan pemilik venue yang mengancam akan membatalkan konser jika sang rapper tetap tampil, dengan alasan retorika tersebut dianggap menyinggung komunitas Yahudi.
Bagaimana nasib musisi pendukung lainnya dalam tur tersebut?
Sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan Palestina, seluruh musisi pendukung yang dijadwalkan untuk sisa rangkaian Loop Tour—termasuk Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham—telah mengundurkan diri dari tur tersebut.
Apakah Macklemore mengakui tuduhan antisemitisme terhadap dirinya?
Tidak. Macklemore dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa kritik terhadap tindakan Israel, kebijakan apartheid, dan genosida bukanlah serangan terhadap umat Yahudi, melainkan sebuah seruan untuk perdamaian dan perlakuan bermartabat bagi semua manusia.
Ringkasan
Macklemore mendonasikan seluruh pendapatan bersihnya sebesar US$1 juta (Rp17,7 miliar) dari tur Ed Sheeran untuk bantuan kemanusiaan di Palestina setelah ia dicoret dari daftar penampil tur akibat dukungannya terhadap Palestina.
Langkah ini memicu aksi solidaritas dari musisi lain yang mengundurkan diri dari tur, serta mendorong Robert Kraft untuk memberikan bantuan kemanusiaan sebesar US$2 juta sebagai respons atas krisis yang terjadi.












