Libur Sekolah Semester 2 Tiba! Kepala BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan, Ini Aturan dan Skema Terbarunya

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana ungkap pihaknya akan menyusun juknis program Makan Bergizi Gratis saat libur sekolah tiba. (Foto: Instagram/badangizinasional.ri)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana ungkap pihaknya akan menyusun juknis program Makan Bergizi Gratis saat libur sekolah tiba. (Foto: Instagram/badangizinasional.ri)

Program Makan Bergizi Gratis terus dilanjutkan meski peserta didik sedang memasuki masa libur sekolah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program tersebut agar tetap berjalan efektif.

Penyesuaian dilakukan demi memastikan asupan gizi tidak terputus meski kehadiran siswa di sekolah berkurang signifikan selama liburan.

Pemerintah memastikan keberlanjutan program tetap menyasar kelompok sasaran yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyesuaian Skema Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah

KEPALA BADAN GIZI NASIONAL (BGN), DADAN HINDAYANA UNGKAP PIHAKNYA AKAN MENYUSUN JUKNIS PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS SAAT LIBUR SEKOLAH TIBA. (FOTO: INSTAGRAM/BADANGIZINASIONAL.RI)
Libur Sekolah Semester 2 Tiba! Kepala BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan, Ini Aturan dan Skema Terbarunya

Dalam pernyataannya baru-baru ini, Dadan menjelaskan bahwa juknis program Makan Bergizi Gratis saat libur sekolah dirancang secara fleksibel dengan mempertimbangkan kondisi lapangan.

Jika siswa masih bisa hadir ke sekolah, meskipun tidak dalam jumlah penuh, maka penyaluran makanan tetap dilakukan dalam bentuk makanan segar (fresh food).

Selain makanan siap saji, siswa juga bisa dibekali bahan makanan yang tahan lebih lama seperti telur, buah-buahan, dan susu untuk kebutuhan konsumsi satu atau dua hari ke depan.

Skema ini dinilai penting untuk mempertahankan nilai gizi meski ada keterbatasan jadwal kehadiran di sekolah.

Namun, Dadan menegaskan bahwa bila mayoritas siswa tidak dapat hadir ke sekolah sama sekali, maka program akan dialihkan kepada kelompok rentan lain di masyarakat.

Kelompok yang dimaksud adalah ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita yang juga membutuhkan dukungan gizi berkualitas.

Fokus BGN: Kelompok Rentan Tetap Terlayani Gizi Selama Masa Libur

Penyesuaian sasaran program Makan Bergizi Gratis dilakukan agar tidak ada jeda distribusi manfaat selama masa libur panjang.

Kelompok rentan seperti balita dan ibu menyusui dipastikan tetap menerima paket asupan gizi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Dadan menyebut bahwa penyusunan juknis ini tidak hanya soal teknis penyaluran, tapi juga memperhitungkan aspek keberlanjutan program secara keseluruhan.

Salah satunya adalah memastikan tidak terjadi penyalahgunaan format distribusi atau penyimpangan dari rencana kebijakan pusat.

Ia menekankan bahwa fleksibilitas tidak berarti sembarangan dalam implementasi.

Semua penyesuaian tetap harus berdasarkan kebijakan resmi dari BGN agar program Makan Bergizi Gratis tidak keluar dari jalur tujuannya, yaitu meningkatkan status gizi masyarakat.

Klarifikasi Soal Menu Mentah di Tangerang Selatan

Sempat viral di media sosial sebuah pembagian menu program Makan Bergizi Gratis di Tangerang Selatan yang diberikan dalam bentuk mentah.

Terkait hal ini, Dadan memberikan klarifikasi tegas bahwa BGN belum mengeluarkan kebijakan penyaluran MBG dalam bentuk bahan mentah.

Ia menyayangkan keputusan sepihak trsebut yang dinilai tidak mencerminkan substansi program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, setiap format distribusi harus berbasis pada juknis yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, bukan atas pertimbangan lokal semata.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa setiap pelaksana program wajib mengikuti petunjuk resmi dan tidak bertindak tanpa koordinasi.

Tujuannya adalah menjaga kualitas serta dampak program agar sesuai dengan rencana nasional.

Pemerintah Tekankan Peran Sekolah dan Daerah dalam MBG

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis juga membutuhkan dukungan dari sekolah dan pemerintah daerah.

BGN menegaskan bahwa sinergi antar lini sangat penting terutama dalam situasi khusus seperti masa libur.

Kepala sekolah dan dinas pendidikan daerah diharapkan proaktif menyampaikan data kehadiran siswa serta memfasilitasi distribusi makanan bila diperlukan.

Pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam menyalurkan makanan kepada kelompok rentan lainnya jika distribusi ke sekolah tidak memungkinkan. Dengan begitu, cakupan program Makan Bergizi Gratis bisa lebih luas dan tepat sasaran.

Selain itu, pelaksanaan MBG selama libur sekolah juga menjadi uji efektivitas manajemen logistik. Daerah yang berhasil menerapkan distribusi secara lancar dan transparan akan menjadi contoh dalam pelaksanaan program nasional.

Masa Libur Tidak Boleh Menghentikan Program Gizi Nasional

BGN menekankan bahwa masa libur sekolah bukan alasan untuk menghentikan program gizi nasional.

Sebaliknya, justru menjadi tantangan agar pelaksana mampu berinovasi dan menyesuaikan metode distribusi. Dalam konteks ini, juknis berperan besar dalam mengatur strategi distribusi yang adaptif, efektif, dan terukur.

Pemerintah ingin memastikan bahwa tidak ada anak sekolah yang kekurangan asupan hanya karena tidak hadir di sekolah.

Apalagi bagi anak-anak dari keluarga rentan, program ini merupakan tumpuan penting dalam pemenuhan gizi harian.

Sebagai penutup, Program Makan Bergizi Gratis akan terus dijalankan secara berkelanjutan, bahkan saat sekolah tidak beroperasi penuh.

Dengan penyusunan juknis yang adaptif, BGN memastikan bahwa tidak ada celah yang membuat program ini terhenti. Baik siswa, ibu hamil, maupun anak balita tetap menjadi prioritas utama dalam distribusi makanan bergizi.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya
Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar
Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan
Geger! Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Global, 8,6 Liter Etomidate Diamankan dari Empat WNA di Bandara Soetta
Geger! Penyelundupan Narkoba Rp97 Miliar Dibongkar Polisi
Terbaru! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Polda Metro
Heboh! Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar di Medan Jadi Sorotan
Drama Tambang Barru! warga hentikan alat berat di lokasi tambang

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya

Senin, 22 Juni 2026 - 19:11 WIB

Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:01 WIB

Geger! Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Global, 8,6 Liter Etomidate Diamankan dari Empat WNA di Bandara Soetta

Senin, 22 Juni 2026 - 14:30 WIB

Geger! Penyelundupan Narkoba Rp97 Miliar Dibongkar Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terbaru! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Polda Metro

Berita Terbaru

Penting! 5 Hal soal Daftar Ulang SPMB Kota Bandung Hari Ini

Pendidikan

Penting! 5 Hal soal Daftar Ulang SPMB Kota Bandung Hari Ini

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:06 WIB