Karhutla Ogan Ilir: 760 Hektar Lahan Terbakar di Indralaya Utara

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karhutla Ogan Ilir: 760 Hektar Lahan Terbakar di Indralaya Utara

Redaksiku.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir melaporkan luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut telah menembus angka 760 hektar berdasarkan data pemantauan terbaru hingga awal September 2026.

Kecamatan Indralaya Utara tercatat sebagai wilayah yang paling mendominasi kasus karhutla di Kabupaten Ogan Ilir, dengan luasan area terdampak yang jauh melampaui kecamatan-kecamatan lainnya di wilayah administratif tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir menyatakan bahwa peningkatan eskalasi kebakaran ini dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat kering serta tiupan angin kencang yang mempercepat perambatan api di lahan gambut dan semak belukar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luas total lahan yang terbakar di Ogan Ilir kini telah mencapai lebih dari 760 hektar sepanjang musim kemarau tahun ini.

Karhutla Ogan Ilir: Faktor Pemicu dan Kendala Pemadaman

Upaya pemadaman darat yang dilakukan oleh Tim Satgas Karhutla gabungan sering kali terkendala oleh akses jalan yang sulit dijangkau menuju titik-titik api terpencil. Selain itu, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran membuat personel harus bekerja ekstra keras menggunakan mesin pompa portabel.

Sebagian besar titik api ditemukan di lahan perkebunan tidak bertuan dan area semak belukar yang rawan terbakar saat cuaca terik. Kondisi tanah gambut yang menyimpan bara api di dalam lapisan bawah tanah juga menyulitkan proses pendinginan total secara cepat.

Petugas di lapangan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah tak terkendali akibat kondisi angin.

Langkah Antisipasi dan Patroli Rutin

Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri terus mengintensifkan patroli terpadu guna mendeteksi dini setiap kemunculan titik panas (hotspot) di wilayah rawan. Langkah preventif ini dilakukan untuk mencegah meluasnya dampak karhutla terhadap kesehatan warga akibat kabut asap.

Sosialisasi secara langsung kepada warga desa juga terus digencarkan agar tingkat kesadaran hukum mengenai bahaya pembakaran lahan semakin meningkat. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila melihat adanya indikasi pembakaran lahan liar di lingkungan mereka.

Kecamatan Indralaya Utara menjadi fokus utama penanganan darurat karhutla oleh BPBD Ogan Ilir menyusul tingginya frekuensi kejadian di wilayah tersebut.

Pertanyaan Umum

Kecamatan mana yang paling dominan mengalami karhutla di Ogan Ilir?

Kecamatan Indralaya Utara tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus dan luasan lahan terbakar paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

Berapa total luas lahan yang sudah terbakar sejauh ini?

Berdasarkan laporan resmi BPBD Ogan Ilir, akumulasi luas lahan terbakar di wilayah tersebut telah menembus 760 hektar.

Apa kendala utama yang dihadapi petugas saat pemadaman?

Petugas sering kali menghadapi kendala berupa sulitnya akses menuju lokasi, keterbatasan sumber air, serta karakteristik tanah gambut yang menyimpan bara di dalam.

Ringkasan

Karhutla Ogan Ilir seluas 760 hektar melanda wilayah Indralaya Utara. BPBD menghadapi kendala akses dan cuaca kering dalam memadamkan api.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Ogan Ilir: 760 Hektar Lahan Terbakar di Indralaya Utara

Berita Terbaru

Viral

Square Enix Bantah Rumor Jadi Perusahaan Tertutup

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:54 WIB

ASUS ROG memperkenalkan mouse ROG Gladius IV Ace dan monitor OLED di ajang Gamescom 2026.

Gadget

ASUS ROG Rilis Mouse Gladius IV Ace dan Monitor OLED

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:48 WIB

Masyarakat adat Asolokobal menetapkan batas wilayah hukum untuk melindungi tanah ulayat dari ancaman ekspansi proyek besar.

Masyarakat Adat

Masyarakat Adat Asolokobal Tetapkan Batas Wilayah Hukum

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:48 WIB

Komisi IV DPRD Kota Bekasi didesak segera membuka hasil penelusuran terkait polemik di Unity School Galaxy.

Pendidikan

Kasus Botol Minuman Anak Dewan, Unity School Malah Dibully

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:35 WIB

Kehadiran tanaman hias di dalam rumah dipercaya mampu mempercantik ruangan sekaligus memperbaiki aliran energi positif.

Tanaman Hias

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki dan Energi Positif di Rumah

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:34 WIB