Jusuf Kalla Geram Lahan Milik Kalla Group di Tanjung Bunga Diklaim GMTD, Tegaskan Tak Akan Diam

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla Geram Lahan Milik Kalla Group di Tanjung Bunga Diklaim GMTD, Tegaskan Tak Akan Diam

Jusuf Kalla Geram Lahan Milik Kalla Group di Tanjung Bunga Diklaim GMTD, Tegaskan Tak Akan Diam

Ahli Hukum: Sengketa Tanah di Kawasan Premium Rawan Konflik

Pakar hukum agraria dari Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Andi Baso Tenri, menilai sengketa tanah seperti di Tanjung Bunga bukan hal baru.
Menurutnya, kawasan strategis dengan nilai ekonomi tinggi kerap menjadi target sengketa oleh pihak yang mencoba memanfaatkan ketidakjelasan dokumen lama.

Banyak kasus serupa di kota besar. Ada oknum yang menemukan dokumen jual beli zaman dulu, lalu dijadikan dasar untuk klaim baru, padahal secara hukum administratif sudah tidak berlaku, jelasnya.

Ia juga menilai reaksi Jusuf Kalla sebagai bentuk pembelaan terhadap hak hukum korporasinya.
JK bukan hanya figur politik, tapi juga pelaku bisnis besar. Wajar kalau beliau turun langsung. Ini juga pesan agar aparat tidak main-main dalam urusan agraria, tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GMTD Belum Berikan Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan penyerobotan lahan tersebut.
Namun sumber internal menyebut, GMTD berpegang pada dokumen historis hasil pengalihan lahan yang mereka klaim sah berdasarkan transaksi lama.

Pihak GMTD juga disebut tengah menyiapkan tim hukum untuk menanggapi pernyataan terbuka Jusuf Kalla serta kemungkinan gugatan balik.

JK Serukan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Di akhir kunjungannya ke lokasi sengketa, Jusuf Kalla menegaskan bahwa perkara ini bukan semata urusan bisnis, tetapi soal keadilan hukum.
Ia meminta pemerintah dan aparat hukum untuk menegakkan kebenaran tanpa keberpihakan.

Tanah ini dibeli secara sah, ada bukti, ada pajak yang dibayar. Kalau hukum ditegakkan, tidak akan ada orang berani menyerobot begitu saja, tegas JK.

Ia juga menyinggung maraknya praktik mafia tanah yang masih merajalela di berbagai daerah.
Kalau negara tidak tegas, akan banyak rakyat kehilangan haknya hanya karena permainan dokumen, ujarnya.

Penutup: Ujian Integritas Hukum di Kawasan Strategis Makassar

Kasus sengketa lahan di Tanjung Bunga menjadi ujian besar bagi penegakan hukum agraria di Indonesia, terutama di wilayah dengan potensi investasi tinggi.
Langkah tegas Jusuf Kalla turun langsung ke lapangan menunjukkan keteguhan seorang tokoh nasional dalam memperjuangkan hak kepemilikannya.

Hingga kini, proses verifikasi dan klarifikasi dokumen masih dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan aparat kepolisian.
Publik menunggu perkembangan selanjutnya, apakah sengketa ini akan berakhir di meja mediasi, atau justru bergulir ke pengadilan.

Yang jelas, seperti disampaikan JK dengan nada tegas:

Kami tidak akan diam. Ini soal keadilan dan harga diri keluarga kami yang telah bekerja jujur di tanah ini selama puluhan tahun.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar
Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet
Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya
Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar
Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan
Geger! Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Global, 8,6 Liter Etomidate Diamankan dari Empat WNA di Bandara Soetta
Geger! Penyelundupan Narkoba Rp97 Miliar Dibongkar Polisi
Terbaru! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Polda Metro

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:00 WIB

APAK dan GRH Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:17 WIB

Resmi Dibuka! Rute KRL ke JIS Jadi Andalan Baru Warga Jakarta, Ini Cara Cepat Menuju Stadion Tanpa Ribet

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Heboh! Ajudan Danrem di Jogja Marathon Viral, Ini Duduk Perkaranya

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03 WIB

Heboh! Love Scamming Internasional Tipu 53 WNI, Rugi Rp1,1 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 19:11 WIB

Waspada! Paparan BPA dari Galon Berkode 7 Disebut Bisa Ganggu Hormon dan Kesuburan

Berita Terbaru

Satlantas Polres Barru Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Internasional

Jelang Bhayangkara, Satlantas Barru Salurkan Sembako

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:50 WIB