Redaksiku.com – Dunia rekrutmen profesional di Indonesia kini memasuki babak baru dengan integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam ke dalam alur kerja perusahaan. Jobstreet by SEEK resmi memperkenalkan dua fitur utama, yakni Personalised Targeting dan Assist, yang dirancang untuk mengotomatisasi berbagai tahap administratif dalam proses pencarian hingga seleksi kandidat karyawan.
Langkah strategis ini menandai pergeseran fungsi platform rekrutmen yang sebelumnya hanya berperan sebagai papan iklan digital, kini bertransformasi menjadi mitra operasional bagi tim sumber daya manusia (HR). Dengan memanfaatkan teknologi agentic AI, platform ini membantu perekrut mengelola lamaran, menyusun daftar kandidat terpilih, hingga melakukan wawancara awal secara lebih terstruktur.
Optimalisasi Pencarian Kandidat dengan Personalised Targeting
Fitur Personalised Targeting hadir sebagai solusi bagi perusahaan untuk memetakan kebutuhan kandidat secara lebih presisi. Sistem ini bekerja dengan menganalisis pola aktivitas rekrutmen perusahaan di masa lalu, termasuk kriteria kandidat yang dicari, riwayat pencarian, serta profil kandidat yang pernah masuk dalam daftar pendek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai data tersebut kemudian diolah oleh sistem untuk memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi melalui kanal internal Jobstreet by SEEK. Salah satu kemampuan yang menonjol adalah kemampuannya dalam mendeteksi sinyal ketertarikan dari calon pelamar, bahkan sebelum mereka secara resmi mengirimkan lamaran.
Kandidat yang menunjukkan sinyal ketertarikan, seperti menyimpan iklan lowongan, memiliki kemungkinan lima kali lebih besar untuk melamar jika perusahaan melakukan pendekatan secara proaktif melalui fitur ini.
Sistem ini secara otomatis akan memberikan label tertentu, seperti “Likely Interested”, bagi kandidat yang berinteraksi dengan iklan pekerjaan. Hal ini memungkinkan tim HR untuk melakukan penjangkauan yang lebih tepat sasaran tanpa harus menunggu pelamar datang secara pasif.
Peran Assist dalam Transformasi Alur Kerja HR
Sementara itu, fitur Assist dikembangkan dengan memanfaatkan agentic AI untuk membantu perekrut menentukan langkah strategis berikutnya dalam proses seleksi. Fitur ini tidak hanya memberikan data, tetapi juga menyarankan tindakan konkret yang perlu diambil oleh tim HR.
Beberapa fungsi utama yang ditawarkan oleh Assist meliputi:
- Memberikan rekomendasi tindakan spesifik, seperti memasukkan kandidat ke dalam daftar terpilih atau menyesuaikan kriteria iklan lowongan agar lebih relevan.
- Melakukan pemeriksaan referensi secara otomatis dengan menghubungi pemberi referensi, mengumpulkan informasi, dan menyajikan hasilnya secara ringkas.
- Menyaring kandidat berdasarkan kriteria teknis perusahaan dan memberikan konteks mengapa kandidat tersebut dianggap cocok untuk posisi yang tersedia.
- Menyediakan fitur AI Voice Pre-screen untuk melakukan wawancara awal berbasis suara, guna mengukur motivasi dan pengalaman dasar kandidat sebelum masuk ke tahap wawancara formal.
Penggunaan AI dalam fitur ini difokuskan untuk menangani pekerjaan rutin dan administratif, sementara pengambilan keputusan akhir mengenai kandidat tetap berada sepenuhnya di tangan perekrut manusia.
Evolusi Strategis Jobstreet by SEEK di Asia-Pasifik
Pengembangan fitur-fitur berbasis AI ini merupakan bagian dari peta jalan transformasi besar-besaran yang dilakukan Jobstreet by SEEK sejak tahun 2023. Perusahaan secara konsisten memperbarui teknologinya untuk menciptakan ekosistem rekrutmen yang lebih terintegrasi bagi perusahaan di kawasan Asia-Pasifik.
Managing Director – Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tanpa menghilangkan sentuhan manusiawi dalam proses rekrutmen. Menurutnya, dengan berkurangnya beban administrasi, tim HR dapat lebih fokus pada aspek kualitatif seperti membangun koneksi dan melakukan penilaian karakter kandidat.
Gunakan fitur rekomendasi AI sebagai alat bantu pendukung, namun tetap lakukan verifikasi manual pada hasil pemeriksaan referensi untuk memastikan kesesuaian budaya kerja di perusahaan Anda.
Transformasi ini mencakup perjalanan panjang mulai dari penyatuan platform global pada 2023, pengenalan model freemium pada 2024, hingga peningkatan kemampuan AI matching di tahun 2025. Kini, fokus pengembangan diarahkan pada integrasi penuh melalui otomatisasi cerdas yang transparan, aman, dan akuntabel bagi seluruh pengguna platform.
Seluruh proses otomatisasi AI di platform ini tetap mengacu pada prinsip kesempatan yang adil untuk mencegah bias dalam proses penyaringan kandidat.
Pertanyaan Umum
Apakah fitur AI ini akan menggantikan peran staf HR?
Tidak, fitur ini dirancang sebagai asisten untuk menangani tugas administratif yang repetitif. Keputusan akhir dalam proses seleksi dan wawancara mendalam tetap menjadi wewenang penuh dari perekrut manusia.
Bagaimana sistem menjaga objektivitas dalam seleksi kandidat?
Jobstreet by SEEK menyatakan bahwa pengembangan teknologi AI mereka berlandaskan pada prinsip transparansi, keamanan, dan akuntabilitas. Sistem dirancang untuk memberikan kesempatan yang adil dengan meminimalisir bias dalam penyaringan data kandidat.
Apa saja yang bisa dilakukan oleh fitur AI Voice Pre-screen?
Fitur ini memungkinkan perekrut untuk melakukan wawancara awal secara otomatis melalui suara, di mana kandidat akan menjawab pertanyaan terkait pengalaman kerja, motivasi, serta ketersediaan mereka sebelum diproses ke tahap seleksi lebih lanjut.
Ringkasan
Jobstreet by SEEK telah meluncurkan dua fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), yaitu Personalised Targeting dan Assist, untuk mentransformasi efisiensi operasional tim HR dalam proses rekrutmen. Inovasi yang dipimpin oleh Wisnu Dharmawan, Managing Director Jobstreet by SEEK Indonesia, ini mengintegrasikan agentic AI guna mengotomatisasi tugas administratif seperti penyaringan kandidat, pemeriksaan referensi, hingga wawancara awal melalui suara.
Fitur Personalised Targeting memungkinkan perusahaan menjangkau kandidat potensial secara proaktif dengan melabeli pelamar yang menunjukkan minat tinggi, sementara fitur Assist memberikan rekomendasi tindakan strategis bagi perekrut. Meskipun sistem ini mampu memproses data kandidat secara masif, Jobstreet by SEEK menegaskan bahwa teknologi ini berfungsi sebagai alat pendukung untuk mengurangi beban kerja rutin, di mana keputusan akhir tetap berada di tangan manusia guna menjaga objektivitas, transparansi, dan prinsip keadilan dalam rekrutmen.






