Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka Habis Tutup Semenjak Awal Tahun

- Penulis

Selasa, 2 April 2024 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka Habis Tutup Semenjak Awal Tahun

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka Habis Tutup Semenjak Awal Tahun

Redaksiku.com – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakses ulang jalur pendakian menuju Gunung Rinjani, Lombok sesudah ditutup pada awal Januari-Maret 2024.

Destinasi wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani 2024 telah dibuka kembali, kata Kepala Balai TNGR NTB, Dedy Asriadi didalam info tertulisnya di Mataram, Senin (1/4/2024), dikutip berasal dari ANTARA.

Aktivitas kunjungan wisata alam pada destinasi wisata alam pendakian dan nonpendakian Taman Nasional Gunung Rinjani bisa ditunaikan menjadi tanggal 1 April 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

JALUR PENDAKIAN GUNUNG RINJANI KEMBALI DIBUKA HABIS TUTUP SEMENJAK AWAL TAHUN
Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka Habis Tutup Semenjak Awal Tahun

Pemesanan tiket pendakian melalui aplikasi e-Rinjani bisa diunduh di Playstore pada pukul 05:00 WITA 20:00 WITA tiap-tiap harinya, katanya.

Kemudian untuk pas kunjungan pendakian Gunung Rinjani yang diizinkan adalah 4 hari 3 malam dengan kuota sebanyak 100 % berasal dari kuota kunjungan normal melalui destinasi wisata alam pendakian, yakni jalur pendakian Senaru melalui Jebak Gawah Senaru-Pelawangan Senaru-Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Senaru/Torean dengan kuota maksimal 150 orang pengunjung per hari.

Kemudian pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.

Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari, katanya.

Selain itu, Jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.

Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari, katanya.

Sebelumnya, pada awal th. ini Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menghentikan pas aktivitas pendakian Gunung Rinjani. Aksi itu sebagai usaha pemulihan ekosistem di gunung tersebut.

 

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026, Pelat Ganjil Bebas Melintas
KA Pandalungan 2 Resmi Beroperasi Hari Ini, Rute Jember–Gambir Buka Pilihan Baru ke Jakarta
Ganjil Genap Jakarta Sore Ini 18 Juni 2026, Pelat Ganjil Jangan Nekat Melintas
KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah 3 Perjalanan Kereta untuk Libur Tahun Baru Islam 2026
Mulai Juli 2026, Jepang Naikkan “Sayonara Tax” 3 Kali Lipat! Turis Harus Siap Bayar Lebih Mahal
Wajib Cek Sebelum Berangkat! Jadwal KM Labobar Bulan Juni 2026 Rute Surabaya hingga Fakfak
Kopi Dalam Hati: Tempat Pulang di Tengah Hiruk Kota
Sering Merasa Cemas dan Kurang Tidur? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi di Sekitar Anda

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:51 WIB

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026, Pelat Ganjil Bebas Melintas

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

KA Pandalungan 2 Resmi Beroperasi Hari Ini, Rute Jember–Gambir Buka Pilihan Baru ke Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:06 WIB

Ganjil Genap Jakarta Sore Ini 18 Juni 2026, Pelat Ganjil Jangan Nekat Melintas

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:26 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah 3 Perjalanan Kereta untuk Libur Tahun Baru Islam 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:19 WIB

Mulai Juli 2026, Jepang Naikkan “Sayonara Tax” 3 Kali Lipat! Turis Harus Siap Bayar Lebih Mahal

Berita Terbaru

Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali SepekanWaspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan

Bencana

Waspada! Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Sudah 45 Kali Sepekan

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:28 WIB