Hari Pertama MPLS 2026 Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Aman dan Nyaman, Ini Aturan Terbarunya

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari pertama MPLS 2026 menjadi awal pelaksanaan MPLS Ramah sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Simak aturan dan perubahan terbarunya berikut ini. (Foto: Instagram @kemendikdasmen)

Hari pertama MPLS 2026 menjadi awal pelaksanaan MPLS Ramah sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Simak aturan dan perubahan terbarunya berikut ini. (Foto: Instagram @kemendikdasmen)

Hari pertama MPLS 2026 menjadi momen penting bagi jutaan peserta didik baru di seluruh Indonesia.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini mengusung konsep MPLS Ramah agar setiap murid memperoleh pengalaman belajar yang aman, nyaman, bermakna, dan menggembirakan sejak memasuki lingkungan sekolah.

‎Kebijakan tersebut mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 yang membawa sejumlah perubahan dalam pelaksanaan MPLS. Selain berlangsung selama lima hari, sekolah juga diwajibkan melibatkan orang tua melalui sosialisasi sebelum kegiatan dimulai serta menerapkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman selama seluruh rangkaian MPLS.

‎Hari Pertama MPLS 2026 Berlangsung dengan Konsep MPLS Ramah

Hari pertama MPLS 2026 menjadi awal pelaksanaan MPLS Ramah sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Simak aturan dan perubahan terbarunya berikut ini. (Foto: Instagram @kemendikdasmen)
Hari Pertama MPLS 2026 Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Aman dan Nyaman, Ini Aturan Terbarunya

Hari pertama MPLS 2026 dirancang untuk memberikan kesan pertama yang positif bagi peserta didik baru. Kemendikdasmen menilai pengalaman pada hari pertama sekolah akan berpengaruh terhadap rasa percaya diri, semangat belajar, hingga kemampuan anak beradaptasi dengan lingkungan barunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, sebelumnya menegaskan bahwa MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga sekolah benar-benar menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

‎Hal senada juga disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto. Menurutnya, seluruh pelaksanaan MPLS berlandaskan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sehingga murid dapat mengenal lingkungan sekolah tanpa rasa takut maupun tekanan.

‎Direktur SMA Kemendikdasmen, Yuli Haryanto, menjelaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga ruang yang membuat setiap anak merasa diterima, dihargai, dan tumbuh dengan bahagia. Oleh karena itu, hari pertama sekolah menjadi momentum penting dalam membangun kenyamanan peserta didik.

‎Perubahan Aturan MPLS Tahun 2026

‎Salah satu perubahan utama dalam hari pertama MPLS 2026 adalah durasi pelaksanaan yang kini menjadi lima hari. Waktu yang lebih panjang diharapkan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk beradaptasi secara bertahap dengan lingkungan sekolah, guru, maupun teman-teman baru.

‎Selain itu, sekolah diwajibkan menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan MPLS kepada orang tua sebelum kegiatan dimulai. Keterlibatan orang tua dinilai penting agar proses adaptasi anak dapat berlangsung lebih optimal sejak hari pertama.

‎Regulasi terbaru juga memperkuat penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sebagai dasar penyelenggaraan seluruh kegiatan MPLS. Dengan demikian, setiap aktivitas harus mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta penghormatan terhadap hak-hak peserta didik.

‎MPLS Harus Bebas Perundungan dan Perpeloncoan

‎Dalam pelaksanaan hari pertama MPLS 2026, Kemendikdasmen kembali menegaskan bahwa seluruh kegiatan wajib berlangsung secara edukatif, inklusif, dan menyenangkan.

Sekolah tidak diperbolehkan melakukan praktik perpeloncoan, kekerasan, perundungan, maupun aktivitas yang merendahkan martabat peserta didik.

‎MPLS Ramah juga mengedepankan penghormatan terhadap setiap anak sebagai individu yang memiliki potensi, hak, dan cita-cita.

Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus mendukung perkembangan karakter sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang positif.

‎Tiga Prinsip MPLS Ramah 2026

‎Pelaksanaan hari pertama MPLS 2026 mengacu pada tiga prinsip utama yang diperkenalkan Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), yakni Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Ramah Biaya.

‎Ramah Anak berarti seluruh kegiatan menghormati hak-hak peserta didik tanpa adanya kekerasan dalam bentuk apa pun. Ramah Lingkungan mendorong sekolah membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui berbagai aktivitas positif.

Sementara Ramah Biaya memastikan pelaksanaan MPLS tidak membebani orang tua maupun peserta didik dengan pungutan atau atribut yang tidak diperlukan.

Sekolah Didorong Mengenali Potensi Murid Sejak Hari Pertama

‎Perpanjangan durasi MPLS menjadi lima hari memberikan kesempatan lebih besar bagi sekolah untuk mengenali karakter serta kebutuhan belajar peserta didik.

Selama pelaksanaan hari pertama MPLS 2026 dan hari-hari berikutnya, sekolah dapat mulai memetakan minat, bakat, kemampuan literasi, numerasi, hingga kondisi sosial emosional setiap murid.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu guru menyusun proses pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga perkembangan mereka dapat didukung sejak awal memasuki jenjang pendidikan baru.

Salah satu sekolah yang telah menerapkan konsep MPLS Ramah adalah SMA Negeri 6 Yogyakarta. Pihak sekolah menyebut MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi awal membangun kolaborasi antara sekolah, peserta didik, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan.

Sebagai penutup, hari pertama MPLS 2026 menjadi awal penerapan kebijakan baru Kemendikdasmen yang menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Melalui konsep MPLS Ramah, peserta didik diharapkan dapat menjalani masa adaptasi tanpa tekanan, kekerasan, maupun perundungan.

Dengan dukungan sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat, pelaksanaan MPLS diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi fondasi awal untuk membangun karakter, rasa percaya diri, dan semangat belajar peserta didik sejak hari pertama.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
5 Penyebab Anak Sulit Konsentrasi Saat Belajar
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya
Siswa SMK di Kupang Tusuk Guru Saat Tidur, Ini Motif yang Diungkap Polisi

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB