Gibran Tegur Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegur pegawai SPPG yang mengejek korban keracunan MBG di Karo.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan teguran keras kepada karyawan SPPG yang membuat video ejekan terhadap korban keracunan Makan Bergizi Gratis di Karo.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming turun tangan langsung memberikan teguran keras kepada seorang karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang membuat konten video kontroversial bernada ejekan terhadap korban keracunan program Makan Bergizi Gratis di Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Redaksiku.com – Ulah pegawai berinisial Gerardus Majella Hananto Hega Permanaditya atau yang dikenal sebagai Gerard Permana ini sempat memicu kemarahan publik di dunia maya. Pasalnya, dalam video yang diunggahnya, ia membuat parodi yang menyinggung kondisi korban yang mengalami hilang ingatan akibat keracunan makanan.

Menanggapi kehebohan tersebut, Wakil Presiden menegaskan bahwa tindakan semacam itu sangat tidak pantas dan mencederai rasa kemanusiaan. Ruang publik harus dijaga agar tetap aman, ramah, serta bebas dari segala bentuk perundungan terhadap anak-anak yang menjadi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons Tegas Pemerintah dan Badan Gizi Nasional

Perilaku oknum staf tersebut langsung mendapat perhatian serius dari tingkat pusat hingga daerah. Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Daerah Istimewa Yogyakarta, Wirandita Gagat Widyatmoko, mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan memang bertugas sebagai pengawas keuangan di wilayah Dlingo, Bantul.

Pihak BGN tidak tinggal diam menghadapi pelanggaran etik berat ini. Langkah-langkah penertiban langsung diambil untuk menjaga kredibilitas program pelayanan gizi masyarakat yang sedang berjalan secara nasional.

Berikut adalah beberapa langkah penindakan yang diambil oleh pihak berwenang:

  • Pemberian teguran resmi secara langsung kepada oknum pegawai yang bersangkutan oleh Koordinator Regional BGN Yogyakarta.
  • Pemecatan status kepegawaian Gerard Permana dari posisinya sebagai staf SPPG Banjarharjo II di Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.
  • Evaluasi internal mendalam agar seluruh petugas lapangan selalu mengedepankan empati dan standar etika profesional dalam bekerja.

Badan Gizi Nasional mengambil tindakan pemecatan demi memastikan setiap petugas mengutamakan nilai kemanusiaan dan rasa hormat kepada masyarakat.

Klarifikasi Pelaku dan Kondisi Terkini Korban

Setelah videonya viral dan menuai kecaman luas dari warganet, Gerard Permana sempat merilis video klarifikasi. Ia berdalih bahwa konten tersebut dibuat murni untuk hiburan semata saat menyantap makanan sisa, tanpa ada niat sedikit pun untuk menyinggung program pemerintah ataupun para korban di Sumatra Utara.

Namun, pembelaan tersebut tidak mampu menyelamatkan posisinya. Konsekuensi tegas tetap harus dijatuhkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Di sisi lain, kabar baik datang dari para korban keracunan yang sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Dua orang korban asal Kabupaten Karo kini sudah dinyatakan pulih sepenuhnya.

Korban bernama Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga dilaporkan telah keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan kembali berkumpul bersama keluarga mereka di kampung halaman.

Dengan kondisi kesehatan yang telah membaik secara menyeluruh, kedua pelajar tersebut bersiap untuk kembali beraktivitas normal dan masuk sekolah seperti sedemikian rupa.

Pertanyaan Umum

Siapa yang membuat video kontroversial terkait korban keracunan Makan Bergizi Gratis?

Video tersebut dibuat oleh Gerardus Majella Hananto Hega Permanaditya alias Gerard Permana, yang sebelumnya bekerja sebagai staf pengawas keuangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi wilayah Dlingo, Bantul.

Apa sanksi yang diterima oleh pembuat video tersebut?

Setelah mendapatkan teguran keras dari pihak Badan Gizi Nasional serta sorotan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming, oknum pegawai tersebut akhirnya resmi dipecat dari posisinya.

Bagaimana kondisi korban keracunan di Brastagi saat ini?

Korban bernama Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga telah pulih dari perawatan intensif di RSCM, kembali ke rumah mereka di Kabupaten Karo, dan siap bersekolah kembali.

Ringkasan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan teguran keras dan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memecat seorang staf Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bernama Gerardus Majella Hananto Hega Permanaditya alias Gerard Permana. Tindakan tegas ini diambil setelah yang bersangkutan membuat video konten parodi bernada ejekan terhadap korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Meskipun pelaku telah merilis video klarifikasi dengan dalih membuat konten untuk hiburan semata saat menyantap makanan sisa, pihak berwenang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran etik berat yang mencederai rasa kemanusiaan. Peristiwa ini memicu evaluasi internal mendalam di tubuh BGN agar seluruh petugas lapangan selalu mengedepankan empati dan standar etika profesional dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Di tengah polemik tersebut, laporan resmi mengonfirmasi bahwa dua orang korban keracunan utama, yaitu Febiona Purba dan Agnesia Paruliana Silitonga, telah pulih sepenuhnya setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kedua pelajar tersebut kini telah kembali berkumpul bersama keluarga mereka di Kabupaten Karo dan siap melanjutkan aktivitas sekolah seperti sedia kala.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Samudra Pasifik
Studi Ungkap Orang Tua Kulit Hitam Kaya Pilih Sekolah Swasta
Baim Wong Tagih Honor ke Stasiun Televisi yang Belum Dibayar
Honda CB250SS Concept Diperkenalkan dan Siap Produksi 2027
Dinas Pendidikan: Sekolah di Yahukimo Gratis dan MBG Tak Dipaksa
Bitcoin Tembus US$86.000, Pasar Tinggalkan Crypto Winter
Realisasi Anggaran Program MBG Capai Rp134,2 Triliun pada Agustus 2026
Kisah Perjalanan Asmara Amanda Rigby Sebelum Menikah dengan Andre Taulany

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:54 WIB

Kisah Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Samudra Pasifik

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WIB

Studi Ungkap Orang Tua Kulit Hitam Kaya Pilih Sekolah Swasta

Selasa, 22 September 2026 - 15:46 WIB

Baim Wong Tagih Honor ke Stasiun Televisi yang Belum Dibayar

Selasa, 22 September 2026 - 15:42 WIB

Honda CB250SS Concept Diperkenalkan dan Siap Produksi 2027

Selasa, 22 September 2026 - 15:31 WIB

Dinas Pendidikan: Sekolah di Yahukimo Gratis dan MBG Tak Dipaksa

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat menyampaikan pidato di hadapan Sidang Umum PBB di New York di tengah berbagai krisis global.

Internasional

Pidato Trump di PBB Di Tengah Berbagai Krisis

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:01 WIB

Esau Sidemo, nelayan asal Ternate yang selamat setelah 26 hari terombang-ambing di Samudra Pasifik.

Viral

Kisah Nelayan Ternate Bertahan 26 Hari di Samudra Pasifik

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:54 WIB

Optimasi berlebihan pada local SEO dapat berbalik menjadi bumerang dan merusak peringkat pencarian bisnis.

Teknologi

Kesalahan Over-Optimization Local SEO yang Harus Dihindari

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:47 WIB

error: Content is protected !!