Evaluasi Total PSIM Yogyakarta Usai Raih Dua Kekalahan dan Satu Imbang

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajemen PSIM Yogyakarta melakukan evaluasi total menyusul hasil minor di awal kompetisi Super League 2026/2027.

Manajemen PSIM Yogyakarta mengambil langkah tegas untuk evaluasi total setelah meraih dua kekalahan dan satu hasil imbang pada awal kompetisi Super League 2026/2027.

Redaksiku.com – Manajemen PSIM Yogyakarta akhirnya mengambil langkah tegas menyusul hasil minor yang diraih Laskar Mataram pada awal kompetisi Super League musim 2026/2027. Dari tiga pertandingan awal yang telah dilakoni, klub kebanggaan warga Yogyakarta ini belum sekalipun merasakan kemenangan dengan catatan satu kali hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan pahit.

Situasi pelik ini memaksa jajaran manajemen bergerak cepat untuk meredam tekanan suporter sekaligus mengembalikan mental bertanding para pemain. Rentetan hasil kurang memuaskan tersebut dimulai ketika PSIM ditahan imbang 1-1 oleh Persita, sebelum akhirnya tumbang tipis 1-0 di tangan Persebaya Surabaya dan kembali takluk 2-1 saat bertandang ke markas Madura United.

Langkah Strategis Manajemen Laskar Mataram

Menanggapi tren negatif yang sedang melanda tim, manajemen langsung menggelar rapat darurat bersama tim pelatih untuk membedah akar permasalahan di atas lapangan. Berbagai aspek mulai dari strategi permainan, stamina fisik, hingga mentalitas bertanding para penggawa Laskar Mataram dibedah secara transparan agar tidak berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi menyeluruh ini mencakup aspek teknis maupun nonteknis demi mendongkrak performa tim di laga-laga berikutnya.

Manajemen menyadari bahwa persaingan di kompetisi kasta tertinggi musim ini sangat ketat dan setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi posisi klub di klasemen sementara. Oleh karena itu, perombakan pendekatan latihan dan pemulihan kondisi psikologis pemain menjadi fokus utama yang harus segera direalisasikan oleh jajaran pelatih.

Program Pemulihan Fisik dan Mental Pemain

Sebagai bagian dari langkah pembenahan total, manajemen memutuskan untuk memberikan jatah libur khusus kepada seluruh skuad utama. Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan, mengingat para pemain membutuhkan waktu untuk memulihkan kebugaran fisik serta menjernihkan pikiran dari tekanan kompetisi yang tinggi.

Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar menjelaskan bahwa waktu istirahat tersebut dijadwalkan mulai dari tanggal 18 September hingga 26 September 2026. Jeda waktu ini dimanfaatkan betul oleh klub untuk melakukan reset mental bagi seluruh anggota tim sebelum kembali digembleng dalam sesi latihan intensif.

  • Pemberian waktu libur penuh untuk penyegaran fisik dan mental pemain.
  • Pemanfaatan jeda kompetisi secara maksimal untuk mengembalikan motivasi bertanding.
  • Persiapan matang menghadapi sisa laga di putaran pertama Super League.

Manajemen berharap para pemain dapat kembali ke pusat latihan dengan energi baru dan semangat juang yang jauh lebih tinggi. Waktu liburan ini dianggap krusial agar kejenuhan yang melanda para atlet akibat tekanan pertandingan bisa segera teratasi dengan baik.

Tim hanya mampu mengumpulkan 1 poin dari total tiga pertandingan perdana di Super League musim ini.

Fokus Penuh Menatap Laga Kontra Persija Jakarta

Setelah masa pemulihan selesai, fokus utama Laskar Mataram langsung diarahkan pada pertandingan terdekat yang sarat gengsi melawan Persija Jakarta. Pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan sangat ketat dan menuntut kerja keras ekstra dari seluruh pemain di atas lapangan hijau.

“Pemain harus kerja ekstra keras untuk perbaikan performa saat melawan Persija Jakarta.”

— Iksan Mahar

Manajemen tidak ingin rentetan hasil buruk terus berlanjut dan menjadi beban psikologis yang berkepanjangan bagi skuad asuhan pelatih kepala. Dukungan penuh tetap diberikan, namun tuntutan profesionalisme dan peningkatan performa nyata menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi bagi setiap pemain yang mengenakan lambang tugu di dada.

Pertanyaan Umum

Bagaimana hasil tiga laga awal PSIM Yogyakarta di Super League?

PSIM Yogyakarta mencatatkan hasil satu kali imbang 1-1 melawan Persita, kalah 1-0 dari Persebaya, dan kalah 2-1 dari Madura United.

Apa langkah yang diambil manajemen setelah hasil buruk tersebut?

Manajemen melakukan evaluasi total secara teknis dan nonteknis serta memberikan waktu libur bagi pemain untuk pemulihan fisik dan mental dari 18 hingga 26 September 2026.

Siapa lawan berikutnya yang akan dihadapi oleh PSIM Yogyakarta?

Laskar Mataram dijadwalkan akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga lanjutan kompetisi Super League.

Ringkasan

Manajemen PSIM Yogyakarta mengambil langkah tegas berupa evaluasi total setelah Laskar Mataram gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal kompetisi Super League 2026/2027. Dari tiga laga tersebut, klub hanya mampu mengumpulkan satu poin hasil imbang 1-1 melawan Persita, serta menelan dua kekalahan beruntun 1-0 dari Persebaya Surabaya dan 2-1 dari Madura United.

Sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh baik dari aspek teknis maupun nonteknis, manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengumumkan kebijakan libur khusus bagi seluruh skuad utama mulai tanggal 18 hingga 26 September 2026. Jeda ini bertujuan untuk melakukan penyegaran fisik dan reset mental pemain guna meredam tekanan tinggi dari awal kompetisi yang kurang memuaskan.

Setelah masa pemulihan tersebut selesai, manajemen dan tim pelatih langsung mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi pertandingan sarat gengsi melawan Persija Jakarta. Iksan Mahar menegaskan bahwa para pemain wajib bekerja ekstra keras demi memperbaiki performa di lapangan dan mendongkrak posisi klub di klasemen sementara.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Analisis Kekalahan Telak New York Giants dalam 18 Jam
Alasan Kylian Mbappe Tolak Liverpool dan Pilih PSG
Tebas Kecam Tudingan Konspirasi Wasit Real Madrid
Persiapan Tim Bangladesh dan Malaysia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Pesona Keindahan dan Rute Menuju Pantai Madasari Pangandaran
Skenario Megawati Bertemu Red Sparks di Semifinal KOVO Cup 2026
Kalah dari Leong Jun Hao di Asian Games 2026, Ini Kata Jonatan
Juventus Bidik Carnesecchi dan Palmisani Usai Kamil Grabara Cedera

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:46 WIB

Analisis Kekalahan Telak New York Giants dalam 18 Jam

Rabu, 23 September 2026 - 11:29 WIB

Alasan Kylian Mbappe Tolak Liverpool dan Pilih PSG

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Evaluasi Total PSIM Yogyakarta Usai Raih Dua Kekalahan dan Satu Imbang

Rabu, 23 September 2026 - 10:56 WIB

Tebas Kecam Tudingan Konspirasi Wasit Real Madrid

Rabu, 23 September 2026 - 05:37 WIB

Persiapan Tim Bangladesh dan Malaysia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Berita Terbaru

Betrand Peto membantah tudingan kekerasan seksual dan memilih fokus menghadapi proses hukum.

Life Style

Tanggapan Betrand Peto Terkait Isu Kekerasan Seksual di SCBD

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:09 WIB

error: Content is protected !!