Demo 50.000 Buruh di Jakarta Tuntut Kesejahteraan Lewat RUU Ketenagakerjaan

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksiku.com – Gelombang demonstrasi besar kembali mengguncang ibu kota pada Kamis, 24 September 2026. Sebanyak 50.000 orang dari berbagai elemen buruh turun langsung ke jalan-jalan protokol di Jakarta untuk menyuarakan tuntutan ekonomi dan sosial mereka.

Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh desakan agar pemerintah lebih peka terhadap kondisi finansial pekerja di tengah dinamika ekonomi saat ini. Para pengunjuk rasa menilai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku memerlukan perhatian serius agar tidak merugikan hak-hak dasar tenaga kerja di tanah air.

Tuntutan Utama Kesejahteraan Buruh

Para pekerja yang tergabung dalam aksi massa ini membawa sejumlah agenda penting yang berkaitan langsung dengan masa depan mereka. Fokus utama dari seruan tersebut adalah mendesak negara agar menghadirkan kebijakan yang adil dan berpihak pada kesejahteraan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, para perwakilan buruh menyoroti beberapa poin krusial yang harus segera ditinjau kembali oleh lembaga legislatif dan eksekutif. Kebijakan ini dinilai sangat krusial bagi perlindungan kaum pekerja di sektor formal maupun informal.

  • Mendesak pemerintah dan DPR untuk meninjau ulang isi Rancangan Undang-Undang atau RUU ketenagakerjaan secara transparan.
  • Meminta jaminan kepastian upah yang layak bagi seluruh pekerja tanpa terkecuali di berbagai wilayah industri.
  • Menolak praktik kerja alih daya atau outsourcing yang dinilai tidak memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai bagi masa depan buruh.

Massa aksi yang turun ke jalan hari ini melibatkan sekitar 50.000 orang buruh dari berbagai kawasan industri penyangga Jakarta.

Pengawalan Ketat Aparat Keamanan

Pihak kepolisian bersama aparat gabungan langsung mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di pusat kota. Pengamanan difokuskan di sekitar gedung pemerintahan strategis guna memastikan demonstrasi berlangsung tertib dan damai.

Kendati jumlah massa mencapaipuluhan ribu orang, situasi di lapangan terpantau terkendali meskipun arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama mengalami pengalihan sementara. Petugas lalu lintas sigap mengatur kendaraan agar kemacetan parah tidak meluas ke jalur lain.

Perwakilan dari serikat pekerja juga mengimbau seluruh anggotanya agar tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mudah terpancing oleh provokasi dari pihak luar yang ingin merusak suasana damai selama menyampaikan aspirasi.

Dinamika Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Rancangan regulasi ketenagakerjaan selama ini memang kerap menjadi titik perdebatan panas antara serikat pekerja, asosiasi pengusaha, dan pemerintah pusat. Setiap pasal di dalam draf undang-undang tersebut berdampak langsung pada iklim investasi sekaligus perlindungan tenaga kerja.

Melalui aksi unjuk rasa masif ini, para buruh berharap suara mereka dapat didengar langsung oleh para pembuat kebijakan di Senayan. Dialog yang konstruktif dinilai menjadi kunci utama untuk merumuskan regulasi yang adil bagi semua pihak tanpa merugikan kaum pekerja.

Pertanyaan Umum

Berapa perkiraan jumlah buruh yang mengikuti aksi demo di Jakarta?

Aksi unjuk rasa tersebut diikuti oleh sekitar 50.000 orang buruh yang datang dari berbagai daerah penyangga ibu kota.

Apa agenda utama yang disuarakan oleh para demonstran?

Para buruh menuntut pemerintah agar lebih peduli terhadap kesejahteraan pekerja dan mendesak adanya perbaikan serta peninjauan ulang terhadap isi RUU ketenagakerjaan.

Kapan aksi unjuk rasa buruh ini dilangsungkan?

Demonstrasi besar ini dilangsungkan pada hari Kamis, 24 September 2026 di sejumlah titik penting di Jakarta.

Ringkasan

Pada hari Kamis, 24 September 2026, sebanyak 50.000 buruh dari berbagai kawasan industri penyangga menggelar aksi demonstrasi besar di Jakarta untuk menuntut peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial melalui peninjauan ulang regulasi tenaga kerja.

Dalam aksi yang dikawal ketat oleh aparat keamanan tersebut, massa buruh mendesak pemerintah dan DPR agar secara transparan merevisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Mereka secara khusus menuntut kepastian upah yang layak serta menolak praktik kerja alih daya atau outsourcing yang dinilai merugikan hak-hak dasar pekerja.

Unjuk rasa ini mencerminkan dinamika dan perdebatan panjang antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Melalui aksi damai ini, para buruh berharap para pembuat kebijakan di Senayan membuka ruang dialog konstruktif guna menghasilkan regulasi yang adil bagi iklim investasi maupun perlindungan tenaga kerja.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aturan Pajak dan Pendaftaran IMEI iPhone 18 Pro dari Bea Cukai
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026 dan Jalur Alternatif
Gaya Nayeon TWICE dengan Ultra Mini Dress di Acara Pembukaan
Istri Berjarak Paxton Buka Suara soal Senat Texas
PT HKI Salurkan 28 Ribu Liter Air Bersih ke Tiga Desa di Muba
Axel Matthew Thomas Menikah Privat dengan Cicilia Golda
Daya Tarik L’Eminence Golf & Resort Lembang untuk Staycation Alam
Dua Kota di California Masuk Pasar Terbaik untuk Penjual Rumah

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:07 WIB

Aturan Pajak dan Pendaftaran IMEI iPhone 18 Pro dari Bea Cukai

Kamis, 24 September 2026 - 15:03 WIB

Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026 dan Jalur Alternatif

Kamis, 24 September 2026 - 14:54 WIB

Gaya Nayeon TWICE dengan Ultra Mini Dress di Acara Pembukaan

Kamis, 24 September 2026 - 14:52 WIB

Istri Berjarak Paxton Buka Suara soal Senat Texas

Kamis, 24 September 2026 - 14:50 WIB

PT HKI Salurkan 28 Ribu Liter Air Bersih ke Tiga Desa di Muba

Berita Terbaru

Nawir menunjukkan ketangguhan mental dengan mengelola bengkel di Jayapura meski menghadapi keterbatasan fisik dan berbagai cobaan.

Teknologi

Kisah Nawir, Pemilik Bengkel yang Sering Dibobol Maling

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:09 WIB

Pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera ETLE berdampak langsung pada status administratif kendaraan di Samsat.

Otomotif

Aturan Sanksi ETLE: Bayar Denda Saja Tidak Cukup

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:02 WIB

Pasar mobil klasik di Indonesia diminati kolektor sebagai investasi dan hobi bernilai tinggi pada 2026.

Otomotif

6 Mobil Klasik Berharga Tinggi Incaran Kolektor 2026

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:58 WIB

error: Content is protected !!