Redaksiku.com – Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya melakukan langkah preventif yang ketat menjelang pertandingan klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 13 September 2026. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di area pintu masuk stadion, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang berupa petasan dan flare yang dibawa oleh oknum penonton.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur pengamanan standar untuk memastikan jalannya pertandingan berjalan kondusif tanpa gangguan keamanan. Meskipun ditemukan barang-barang berbahaya, pihak kepolisian memastikan bahwa suporter yang memegang tiket resmi tetap diperbolehkan masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan laga tersebut secara langsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengetatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kenyamanan seluruh penonton. Penggunaan flare dan petasan di dalam stadion tidak hanya melanggar aturan pertandingan, tetapi juga berisiko tinggi membahayakan kesehatan serta keselamatan massa yang memadati area tribun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas kepolisian telah menyita puluhan unit flare serta beberapa kotak petasan berbagai ukuran dari para penonton yang hendak masuk ke area stadion.
Prosedur Pengamanan di Area Stadion
Pengamanan laga Persija kontra Persib selalu menjadi perhatian khusus bagi pihak keamanan karena tingginya antusiasme suporter dari kedua belah pihak. Polda Metro Jaya menerapkan sistem pemeriksaan berlapis, mulai dari pengecekan tiket hingga sterilisasi barang bawaan di setiap akses pintu masuk GBK.
Setiap penonton yang melintas di area pemeriksaan wajib menjalani penggeledahan badan dan barang bawaan. Polisi berupaya meminimalisir masuknya benda-benda yang dianggap dapat memicu kericuhan atau mengganggu jalannya pertandingan, seperti senjata tajam, minuman keras, hingga kembang api yang dilarang oleh regulasi liga.
Dalam situasi ini, kerja sama antara panitia pelaksana pertandingan dan aparat keamanan menjadi kunci utama. Pihak kepolisian juga mengimbau agar seluruh suporter yang hadir di stadion dapat mematuhi aturan yang berlaku, termasuk menjaga perilaku selama pertandingan berlangsung demi menciptakan iklim sepak bola yang positif di Indonesia.
Dampak Aturan Ketat bagi Suporter
Kehadiran aturan ketat ini sering kali menimbulkan dinamika tersendiri di lapangan. Bagi sebagian besar penonton, prosedur pemeriksaan yang memakan waktu dianggap sebagai konsekuensi logis demi keselamatan bersama. Banyak suporter yang justru merasa lebih tenang ketika mengetahui bahwa barang-barang berbahaya telah berhasil disita sebelum memasuki area tribun.
Namun, pihak kepolisian tetap mengingatkan agar suporter tidak mencoba-coba membawa barang terlarang di masa mendatang. Tindakan tegas akan terus dilakukan guna menekan angka pelanggaran di lingkungan stadion. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para penonton setiap kali menghadiri pertandingan besar:
- Selalu membawa tiket resmi yang masih berlaku dan dapat dipindai oleh petugas di gerbang utama.
- Menghindari membawa barang bawaan berlebih yang tidak diperlukan di dalam stadion untuk mempercepat proses pemeriksaan.
- Mematuhi instruksi petugas keamanan baik saat masuk maupun keluar dari area tribun demi kelancaran arus massa.
- Menjaga ketertiban dengan tidak melakukan aksi provokasi yang dapat memancing keributan antar suporter.
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus menjaga keamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno agar setiap pertandingan dapat dinikmati oleh keluarga dan seluruh lapisan masyarakat tanpa rasa takut.
Datanglah ke stadion setidaknya dua jam sebelum pertandingan dimulai untuk menghindari antrean panjang saat proses pemeriksaan keamanan di pintu masuk.
Meskipun insiden penyitaan flare dan petasan terjadi, situasi di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno dilaporkan tetap terkendali. Para penonton yang telah melalui proses pemeriksaan tampak memasuki stadion dengan tertib. Pihak kepolisian tetap menyiagakan personel di berbagai titik strategis hingga pertandingan berakhir dan seluruh penonton meninggalkan area komplek stadion.
Keberhasilan dalam menjaga kondusivitas pertandingan besar seperti ini menjadi standar penting bagi kepolisian dalam mengelola event olahraga berskala nasional. Harapannya, kedisiplinan suporter dalam mengikuti aturan akan terus meningkat, sehingga pertandingan sepak bola di Indonesia dapat berjalan dengan aman, meriah, dan berorientasi pada sportivitas tinggi.
Pertanyaan Umum
Apakah penonton yang membawa flare akan langsung ditangkap?
Petugas biasanya melakukan penyitaan terlebih dahulu sebagai tindakan preventif. Namun, bagi oknum yang terbukti membawa barang terlarang dalam jumlah banyak atau dengan niat yang mencurigakan, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Bagaimana jika tiket saya tidak bisa dipindai saat pemeriksaan?
Jika tiket mengalami kendala teknis saat dipindai, penonton disarankan untuk segera mendatangi loket bantuan atau area layanan pelanggan yang disediakan oleh panitia penyelenggara di dekat pintu masuk stadion untuk mendapatkan verifikasi lebih lanjut.
Apakah dilarang membawa tas ke dalam stadion?
Secara umum, pihak pengelola stadion dan kepolisian sangat membatasi barang bawaan yang masuk ke dalam tribun. Disarankan untuk tidak membawa tas berukuran besar agar proses pemeriksaan di gerbang masuk dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Ringkasan
Polda Metro Jaya menyita puluhan flare dan petasan dari penonton laga Persija vs Persib di GBK untuk mencegah gangguan keamanan. Petugas menerapkan pemeriksaan ketat di pintu masuk demi memastikan keselamatan suporter dan kelancaran pertandingan tanpa barang terlarang di area tribun.






