Doa akhir tahun dan awal tahun menjadi amalan penting yang selalu dibaca umat Islam ketika memasuki pergantian tahun Hijriah.
Doa ini bukan sekadar bacaan, tetapi juga bentuk refleksi diri atas semua perbuatan yang telah dilakukan selama satu tahun penuh.
Dalam momen pergantian waktu tersebut, banyak umat Islam memperbanyak doa dan istighfar agar dihapuskan dosa-dosa masa lalu.
Selain itu, doa akhir tahun dan awal tahun juga menjadi simbol harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak orang menjadikannya sebagai momen untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, amalan ini sangat dianjurkan untuk dibaca dengan penuh kekhusyukan.
Makna Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun dalam Islam

Doa akhir tahun dan awal tahun memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Islam. Doa ini berisi permohonan ampun atas segala kesalahan yang telah dilakukan serta permintaan perlindungan untuk tahun yang akan datang.
Dalam praktiknya, doa akhir tahun dan awal tahun sering dibaca secara berurutan saat pergantian tahun Hijriah.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesempurnaan dalam bermuhasabah diri. Banyak ulama menyebutkan bahwa momen pergantian tahun adalah waktu yang baik untuk memperbanyak doa, karena menjadi titik evaluasi kehidupan seorang muslim.
Makna utama dari doa ini adalah kesadaran bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan selalu membutuhkan ampunan Allah SWT.
Bacaan Doa Akhir Tahun Dan Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Akhir Tahun
Arab:
اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنَيْ عَنْهُ وَ لَمْ تُرُضِهِ وَ نَسِيْتَهُ وَ لَمْ تَنْسَهُ وَ حَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَي عُقُوْبَتِيْ وَ دَعَوْتَنِيْ اِلَي التَّوْبَةِ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيتَكَ اَللّهُمَّ فَاِنِّيْ اسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدتْنِي الثَّوَابَ فَاَسْاَلُكَ اللّهُمَّ يَا ذَا الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ اَنْ تَقْبَلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم
Latin:
Allâhumma maa ‘amiltu fi haadzhis-sanati mimmaa nahaitanî ‘anhu, walam atub minhu, wa lam tardhahu, wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatîtii, wa da’autanii ilat taubati ba’da jur-atii alaa ma’syiyatika. Allahumma fa inni astaghfiruka, fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu, wa wa’adtanitsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal judi wal karami an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha’ rajaaii minka yaa kariim. Wa shallalahu ‘alaa sayyidinâ Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu atas segala perbuatan yang telah aku lakukan selama tahun ini, terutama hal-hal yang Engkau larang, sementara aku belum sempat bertaubat darinya.
Engkau tetap bersabar atas diriku karena kemurahan-Mu, padahal Engkau Maha Kuasa untuk memberikan hukuman. Engkau justru masih memberi kesempatan kepadaku untuk kembali bertaubat setelah aku melakukan kesalahan kepada-Mu.
Dan seluruh amal yang aku lakukan di tahun ini, baik yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan balasan pahala atasnya, aku berharap Engkau menerimanya.
Wahai Allah, Zat Yang Maha Mulia dan Maha Agung, aku memohon agar Engkau menerima amal-amalku yang baik.
Wahai Zat Yang Maha Pemurah, jangan Engkau putuskan harapanku dari-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad saw.”
Doa Awal Tahun
Arab:
اَللّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَاعَامٌ جَدْيُدٌ قَدْ أَقْبَل. أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مَنَ الشْيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وِالْعَوْنَ عَلَى هَذه النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ وَصَلَّي اللهُ عَلَي سَيّدِنَا مُحَمّدً وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِه وَسَلَّم
Latin:
Allâhumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa ‘alaa fadhlikal-‘azhimi wa karimi wujuudikal-mu’awwal. Wa haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa-ihii. Wal’auna ‘alaa haadzhihin-nafsil-ammarati bis-suu-i. Wal isytighaala bimaa yuqorribuni ilaika zulfa. Yaa dzal-jalaali wal-ikraam. Wa shallallaahu ‘alâ sayyidina Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Kekal, yang terdahulu dan Yang Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang besar serta kemurahan-Mu yang mulia, hanya kepada-Mu aku berharap dan bersandar.
Tahun baru ini telah datang. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari godaan setan dan para pengikutnya. Aku juga memohon pertolongan-Mu agar mampu mengendalikan hawa nafsu yang mendorong kepada keburukan.
Agar aku selalu disibukkan dengan amal-amal yang mendekatkanku kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Agung lagi Maha Mulia.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.”
Halaman : 1 2 Selanjutnya






