Langkah Pencegahan: Evaluasi Sistem dan Pendampingan
Sebagai langkah antisipasi, BKPSDM Pandeglang berencana memperketat sistem absensi elektronik dan melakukan monitoring kehadiran bulanan secara langsung ke setiap instansi.
Selain itu, BKPSDM juga menggandeng Bagian Kesejahteraan dan Konseling ASN untuk memberikan pendampingan psikologis dan keuangan kepada pegawai yang mengalami tekanan hidup berat.
Ke depan, kami akan memperkuat deteksi dini terhadap pegawai yang punya masalah pribadi atau utang besar. Jangan sampai mereka tiba-tiba hilang begitu saja, jelas Farid.
Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi ASN lain agar tidak menyepelekan disiplin kerja dan tetap menjaga profesionalitas sebagai pelayan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pandangan Etik: ASN dan Tanggung Jawab Moral
Pakar etika pemerintahan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Rachmatullah Yusuf, menilai bahwa perilaku ASN yang bolos setahun penuh menunjukkan krisis moral dan tanggung jawab publik.
ASN bukan hanya profesi, tapi juga amanah negara. Kalau mereka menerima gaji tanpa bekerja, itu bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pelanggaran moral, katanya.
Ia menegaskan bahwa ASN seharusnya menjadi contoh integritas dan dedikasi, bukan justru memperburuk citra birokrasi.
Menurutnya, sanksi tegas perlu diberikan agar publik kembali percaya pada institusi pemerintah.
Harapan Publik: Jangan Ada Lagi “Gaji Buta” di Pemerintahan
Masyarakat Pandeglang berharap pemerintah daerah benar-benar menindak tegas ASN yang melanggar disiplin berat.
Kasus ini dianggap mencoreng wibawa birokrasi dan menimbulkan ketidakadilan bagi pegawai lain yang bekerja keras setiap hari.
Banyak ASN yang rajin, disiplin, dan bekerja sepenuh hati, tapi justru yang malas masih digaji. Itu tidak adil, ujar Rini, warga Pandeglang, saat dimintai komentar.
Farid memastikan bahwa BKPSDM akan menuntaskan kasus ini hingga tuntas, termasuk memulihkan kembali kepercayaan publik terhadap sistem birokrasi Pandeglang.
Penutup: Tegakkan Disiplin, Pulihkan Integritas ASN
Kasus lima ASN yang bolos kerja setahun namun tetap menerima gaji menjadi pengingat penting bagi seluruh instansi pemerintah akan pentingnya pengawasan, transparansi, dan disiplin kerja.
Di era digital, tidak ada ruang lagi bagi praktik gaji buta atau ASN yang menghilang tanpa konsekuensi.
Seperti ditegaskan Farid Fikri, ASN harus jadi teladan bagi masyarakat, bukan beban bagi negara.
Pemerintah kini ditantang untuk membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan tetapi komitmen nyata untuk menegakkan integritas aparatur sipil negara.
Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2






