Diduga Mendapat Intimidasi Polisi, ASN di Lombok Utara Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kasus Rizkil Watoni, ASN di Lombok Utara yang tewas setelah dituduh mencuri ponsel menjadi sorotan, DPR desak investigasi transparan dan keadilan. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi. Kasus Rizkil Watoni, ASN di Lombok Utara yang tewas setelah dituduh mencuri ponsel menjadi sorotan, DPR desak investigasi transparan dan keadilan. (Foto: Pixabay)

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kayangan, Lombok Utara, Rizkil Watoni, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri belum lama ini.

Rizkil, yang juga seorang imam masjid, diduga mengalami tekanan mental yang berat setelah dituduh mencuri ponsel di sebuah minimarket.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena ada dugaan kuat bahwa Rizkil mengalami intimidasi dari aparat kepolisian sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya.

Meninggalnya Rizkil Watoni menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Kayangan, terutama bagi keluarga dan jamaah masjid tempat ia mengabdi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rizkil dikenal sebagai sosok yang taat beragama dan memiliki reputasi baik di lingkungannya. Oleh karena itu, tuduhan pencurian yang dialamatkan kepadanya dianggap janggal dan sulit dipercaya oleh banyak orang.

Kasus ini semakin memanas setelah muncul dugaan bahwa Rizkil mengalami tekanan psikologis akibat perlakuan tidak adil dari aparat kepolisian.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa ia mengalami intimidasi selama proses pemeriksaan, meskipun belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait hal tersebut.

Gelombang Protes dan Pembakaran Polsek Kayangan

Ilustrasi. Kasus Rizkil Watoni, ASN di Lombok Utara yang tewas setelah dituduh mencuri ponsel menjadi sorotan, DPR desak investigasi transparan dan keadilan. (Foto: Pixabay)
Diduga Mendapat Intimidasi Polisi, ASN di Lombok Utara Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kematian ASN Rizkil Watoni memicu kemarahan masyarakat setempat. Warga yang merasa tidak terima dengan kejadian ini menggelar aksi protes yang berujung pada pembakaran Polsek Kayangan.

Mereka menuntut keadilan atas kematian Rizkil dan meminta pihak kepolisian bertanggung jawab jika terbukti ada unsur pelanggaran prosedur dalam kasus ini.

Aksi protes yang berlangsung di Kayangan menunjukkan betapa besarnya kekecewaan masyarakat terhadap aparat kepolisian.

Banyak warga yang menilai bahwa kasus ini mencerminkan adanya penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum.

Mereka menuntut agar kasus ini diusut secara tuntas dan pihak yang bertanggung jawab diberikan sanksi tegas.

Sementara itu, aparat kepolisian telah mengambil langkah untuk meredam situasi agar tidak semakin memanas.

Polda NTB memastikan bahwa mereka akan melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini serta mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian Rizkil Watoni.

Desakan DPR untuk Investigasi Transparan

Menanggapi kasus yang menimpa ASN ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, mendesak Polda NTB untuk mengusut kasus ini secara serius dan transparan.

Ia menegaskan bahwa jika ada oknum kepolisian yang terbukti melakukan intimidasi atau pelanggaran prosedur, maka mereka harus segera ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Saya meminta Polda NTB untuk melakukan investigasi secara serius dan transparan. Jika ada oknum yang terbukti melakukan intimidasi atau pelanggaran prosedur, maka harus segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya dikutip pada Jumat, 21 Maret 2025.

Lebih lanjut, Sari Yuliati menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian harus dijaga.

Ia mengingatkan bahwa kasus seperti yang menimpa ASN ini tidak boleh terulang di masa depan dan diperlukan langkah konkret untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan wewenang oleh aparat penegak hukum.

“Kepercayaan publik adalah kunci dalam menjaga stabilitas dan wibawa aparat penegak hukum. Kasus seperti ini tidak boleh terulang, dan langkah konkret harus diambil untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang oleh aparat,” tambahnya.

Sebagai bentuk pengawasan, Komisi III DPR RI memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus kematian ASN ini agar proses hukum berjalan dengan adil serta transparan.

Sari Yuliati juga berharap kepolisian bersikap profesional dalam menangani situasi di Kayangan dan mampu meredam eskalasi konflik yang tengah terjadi di tengah masyarakat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap individu yang terlibat dalam sistem hukum harus diperlakukan secara adil.

Investigasi yang menyeluruh dan transparan sangat dibutuhkan agar kebenaran dapat terungkap serta keadilan bisa ditegakkan bagi Rizkil Watoni dan keluarganya.

Publik berharap kasus ini dapat diusut dengan transparan agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa depan.

Aparat kepolisian diminta untuk bertindak profesional dan tidak menyalahgunakan wewenang dalam menangani perkara hukum.

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan turut serta dalam mengawasi proses hukum agar berjalan adil bagi semua pihak. Kematian seorang ASN bernama Rizkil Watoni menjadi peringatan penting akan perlunya perlindungan terhadap hak asasi manusia dalam sistem peradilan.

Komisi III DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memastikan keadilan ditegakkan.

Kasus ini semakin menegaskan pentingnya reformasi di tubuh kepolisian agar tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang. Masyarakat berharap keadilan bagi Rizkil Watoni segera ditegakkan tanpa adanya intervensi atau ketidakadilan dalam proses hukum.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Artis Indonesia yang Terampil Memperbaiki Rumah Sendiri
Lowongan Kerja PT HM Sampoerna September 2026 untuk Lulusan Baru
Oppo Beri Sinyal Peluncuran Smartphone K14 Plus di India
Anthropic Buka Laboratorium Riset Biologi Fisik di San Francisco
Alasan Larry Ellison Batalkan Penjualan Saham Oracle Terungkap
Harga dan Ketersediaan BYD Atto 2 di Indonesia, Apakah Masuk?
Fadli Zon Temui Dirjen WIPO, Perkuat Perlindungan Budaya RI
Bahlil Batasi Kuota Produksi INCO Hanya 30 Persen dari RKAB

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:00 WIB

3 Artis Indonesia yang Terampil Memperbaiki Rumah Sendiri

Sabtu, 19 September 2026 - 00:48 WIB

Lowongan Kerja PT HM Sampoerna September 2026 untuk Lulusan Baru

Sabtu, 19 September 2026 - 00:36 WIB

Oppo Beri Sinyal Peluncuran Smartphone K14 Plus di India

Sabtu, 19 September 2026 - 00:34 WIB

Anthropic Buka Laboratorium Riset Biologi Fisik di San Francisco

Sabtu, 19 September 2026 - 00:12 WIB

Alasan Larry Ellison Batalkan Penjualan Saham Oracle Terungkap

Berita Terbaru

error: Content is protected !!