Alasan Lee Hyori Memilih Tidak Membunuh Lipan di Rumahnya

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lee Hyori saat tampil di program JTBC Dating War yang membahas kehidupan di rumahnya

Lee Hyori mengungkapkan alasannya membiarkan lipan hidup di kediamannya dalam program JTBC Dating War.

Redaksiku.com – Penyanyi ternama Lee Hyori baru-baru ini membagikan perspektif yang tidak biasa mengenai kehidupan di rumahnya yang terletak di kawasan Pyeongchang-dong. Dalam sebuah obrolan santai di program JTBC Dating War yang tayang pada 21 September 2026, ia mengungkapkan bahwa dirinya dan sang suami memilih untuk tidak membasmi lipan yang kerap muncul di kediaman mereka.

Keputusan tersebut bukan didasari oleh ketidakpedulian terhadap kebersihan rumah, melainkan karena sebuah kepercayaan unik yang ia pegang teguh. Lee Hyori meyakini bahwa kehadiran serangga tersebut justru membawa pertanda baik bagi keberuntungan dan rezeki keluarganya.

Realita Kehidupan di Rumah Terpisah

Diskusi mengenai kehadiran serangga ini bermula ketika seorang peserta program menceritakan keterkejutannya saat menemukan lipan di sebuah rumah di Yangpyeong. Menanggapi cerita tersebut, Lee Hyori memberikan pandangan yang sangat realistis mengenai dinamika tinggal di rumah tapak atau rumah yang berdiri sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kemunculan serangga seperti lipan adalah konsekuensi wajar dari lokasi hunian yang lebih menyatu dengan alam. Ia menekankan beberapa poin penting terkait pengalaman pribadinya:

  • Tinggal di rumah yang berdiri sendiri membuat kemunculan serangga menjadi hal yang sulit dihindari sepenuhnya.
  • Rasa takut terhadap serangga tidak mencerminkan kurangnya rasa hormat atau apresiasi seseorang terhadap tempat tinggalnya.
  • Kondisi rumah yang asri sering kali menjadi habitat bagi berbagai jenis organisme kecil yang memang hidup berdampingan dengan manusia.

Lee Hyori dan suaminya, Lee Sang Soon, secara sadar memilih membiarkan lipan hidup di rumah mereka karena adanya mitos lokal yang mengaitkan kehadiran serangga tersebut dengan datangnya rezeki.

Filosofi di Balik Pilihan Pasangan Lee

Pernyataan Lee Hyori mengenai lipan ini memberikan gambaran yang menyegarkan tentang bagaimana ia dan Lee Sang Soon menjalani kehidupan sehari-hari. Alih-alih merasa terganggu atau panik, pasangan ini justru menanggapi kehadiran tamu tak diundang tersebut dengan sikap yang cukup santai dan humoris.

Sejak memutuskan untuk kembali menetap di daratan utama pada tahun 2024, pasangan ini telah menempati rumah di kawasan Pyeongchang-dong yang dikenal memiliki suasana tenang dan dekat dengan alam.

Bagi banyak orang, lipan sering kali dianggap sebagai hama yang menakutkan karena bentuknya dan potensi sengatannya. Namun, bagi keluarga ini, serangga tersebut justru menjadi simbol keberuntungan.

“Mereka bilang uang datang saat lipan muncul, jadi kami tidak membunuhnya.”— Lee Hyori

Dinamika Kehidupan Setelah Kembali ke Seoul

Kepindahan Lee Hyori dan suaminya dari Pulau Jeju menuju Pyeongchang-dong pada tahun 2024 menjadi sorotan publik. Setelah bertahun-tahun menikmati kehidupan rural di Jeju yang jauh dari hiruk-pikuk kota, transisi mereka ke rumah di Pyeongchang-dong membawa perubahan ritme hidup yang cukup signifikan.

Jika Anda tinggal di area dengan kelembapan tinggi atau dekat dengan tanah, rutin membersihkan celah pintu dan sudut gelap dapat membantu mengurangi intensitas masuknya serangga ke dalam rumah tanpa harus menggunakan bahan kimia berbahaya.

Pernyataan Lee Hyori ini menunjukkan bahwa meskipun mereka telah kembali ke kawasan yang lebih urban, kedekatan mereka dengan alam tetap terjaga. Kemampuan mereka untuk menemukan sisi positif dari hal-hal kecil, bahkan dari seekor serangga, mencerminkan karakter pasangan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan apa pun.

Penting untuk diingat bahwa lipan memiliki kelenjar racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga menjaga jarak tetap disarankan meskipun pemilik rumah memutuskan untuk tidak membasmi mereka.

Pertanyaan Umum

Apakah Lee Hyori benar-benar membiarkan semua serangga di rumahnya?

Tidak secara spesifik disebutkan untuk semua jenis serangga, namun untuk kasus lipan, Lee Hyori secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak membunuhnya karena alasan kepercayaan terkait rezeki.

Di mana Lee Hyori dan Lee Sang Soon tinggal saat ini?

Sejak tahun 2024, pasangan tersebut diketahui tinggal di sebuah rumah yang terletak di kawasan Pyeongchang-dong, Seoul, setelah sebelumnya lama menetap di Pulau Jeju.

Mengapa kehadiran lipan di rumah sering dianggap sebagai pertanda tertentu?

Dalam beberapa budaya tradisional, kehadiran hewan-hewan tertentu di dalam rumah sering dikaitkan dengan simbol keberuntungan atau perubahan nasib, meskipun hal ini murni bersifat kepercayaan personal dan tidak memiliki dasar ilmiah.

Ringkasan

Dalam program televisi Dating War yang tayang pada 21 September 2026, penyanyi Lee Hyori mengungkapkan bahwa ia dan suaminya, Lee Sang Soon, memilih untuk tidak membasmi lipan yang masuk ke rumah mereka di Pyeongchang-dong. Keputusan tersebut didasari oleh kepercayaan bahwa kehadiran serangga tersebut merupakan pertanda datangnya keberuntungan dan rezeki bagi keluarga mereka.

Lee Hyori menjelaskan bahwa kemunculan serangga merupakan konsekuensi wajar dari tinggal di rumah tapak yang dekat dengan alam. Meski bersikap santai terhadap mitos tersebut, ia tetap mengakui realitas kehidupan di hunian yang asri. Namun, bagi pemilik rumah di lingkungan serupa, disarankan untuk tetap menjaga kebersihan sudut rumah dan berhati-hati, mengingat lipan memiliki kelenjar racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit jika terjadi kontak fisik.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulasan Season 1 Line of Fire: Drama Jaringan Khas dengan Misteri Menarik
Leicester City Menang Telak 6-1 atas Fulham di EFL Trophy
Gugatan Cerai Ditolak, Eza Gionino Siap Ajukan Talak
Suahasil Nazara Mundur dari Dewan Komisaris PLN
Kucing Tandang Kembali Terekam di Thailand Setelah 30 Tahun
Strategi Arab Saudi Dorong Ceer Jadi Pemain Mobil Listrik Global
Real Madrid Jamu PSG di Laga Pembuka Liga Champions Wanita
Kekeringan Landa NTB, Sembilan Daerah Tetapkan Status Darurat

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:09 WIB

Ulasan Season 1 Line of Fire: Drama Jaringan Khas dengan Misteri Menarik

Rabu, 23 September 2026 - 16:08 WIB

Leicester City Menang Telak 6-1 atas Fulham di EFL Trophy

Rabu, 23 September 2026 - 16:06 WIB

Gugatan Cerai Ditolak, Eza Gionino Siap Ajukan Talak

Rabu, 23 September 2026 - 15:58 WIB

Suahasil Nazara Mundur dari Dewan Komisaris PLN

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WIB

Kucing Tandang Kembali Terekam di Thailand Setelah 30 Tahun

Berita Terbaru

IHSG ditutup melemah di zona merah setelah merosot tajam akibat tekanan jual yang masif.

Keuangan

IHSG Melemah, Analis Rekomendasikan AMMN, UNVR, PGEO, SMGR

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:25 WIB

Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Politik

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA Akibat Karhutla

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:18 WIB

Pasar perangkat portabel tahun 2026 kedatangan berbagai pilihan tablet terjangkau berdesain ramping dan bezel tipis.

Teknologi

5 Tablet Terjangkau 2026 Ramping dan Bezel Tipis

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:16 WIB

Taylor Swift mencetak sejarah dengan meraih penghargaan perdana Artist-Director di ajang MTV VMA.

Life Style

Taylor Swift Raih Penghargaan Perdana Artist-Director MTV VMA

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:14 WIB

error: Content is protected !!