Redaksiku.com – Penyanyi ternama Lee Hyori baru-baru ini membagikan perspektif yang tidak biasa mengenai kehidupan di rumahnya yang terletak di kawasan Pyeongchang-dong. Dalam sebuah obrolan santai di program JTBC Dating War yang tayang pada 21 September 2026, ia mengungkapkan bahwa dirinya dan sang suami memilih untuk tidak membasmi lipan yang kerap muncul di kediaman mereka.
Keputusan tersebut bukan didasari oleh ketidakpedulian terhadap kebersihan rumah, melainkan karena sebuah kepercayaan unik yang ia pegang teguh. Lee Hyori meyakini bahwa kehadiran serangga tersebut justru membawa pertanda baik bagi keberuntungan dan rezeki keluarganya.
Realita Kehidupan di Rumah Terpisah
Diskusi mengenai kehadiran serangga ini bermula ketika seorang peserta program menceritakan keterkejutannya saat menemukan lipan di sebuah rumah di Yangpyeong. Menanggapi cerita tersebut, Lee Hyori memberikan pandangan yang sangat realistis mengenai dinamika tinggal di rumah tapak atau rumah yang berdiri sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kemunculan serangga seperti lipan adalah konsekuensi wajar dari lokasi hunian yang lebih menyatu dengan alam. Ia menekankan beberapa poin penting terkait pengalaman pribadinya:
- Tinggal di rumah yang berdiri sendiri membuat kemunculan serangga menjadi hal yang sulit dihindari sepenuhnya.
- Rasa takut terhadap serangga tidak mencerminkan kurangnya rasa hormat atau apresiasi seseorang terhadap tempat tinggalnya.
- Kondisi rumah yang asri sering kali menjadi habitat bagi berbagai jenis organisme kecil yang memang hidup berdampingan dengan manusia.
Lee Hyori dan suaminya, Lee Sang Soon, secara sadar memilih membiarkan lipan hidup di rumah mereka karena adanya mitos lokal yang mengaitkan kehadiran serangga tersebut dengan datangnya rezeki.
Filosofi di Balik Pilihan Pasangan Lee
Pernyataan Lee Hyori mengenai lipan ini memberikan gambaran yang menyegarkan tentang bagaimana ia dan Lee Sang Soon menjalani kehidupan sehari-hari. Alih-alih merasa terganggu atau panik, pasangan ini justru menanggapi kehadiran tamu tak diundang tersebut dengan sikap yang cukup santai dan humoris.
Sejak memutuskan untuk kembali menetap di daratan utama pada tahun 2024, pasangan ini telah menempati rumah di kawasan Pyeongchang-dong yang dikenal memiliki suasana tenang dan dekat dengan alam.
Bagi banyak orang, lipan sering kali dianggap sebagai hama yang menakutkan karena bentuknya dan potensi sengatannya. Namun, bagi keluarga ini, serangga tersebut justru menjadi simbol keberuntungan.
“Mereka bilang uang datang saat lipan muncul, jadi kami tidak membunuhnya.”— Lee Hyori
Dinamika Kehidupan Setelah Kembali ke Seoul
Kepindahan Lee Hyori dan suaminya dari Pulau Jeju menuju Pyeongchang-dong pada tahun 2024 menjadi sorotan publik. Setelah bertahun-tahun menikmati kehidupan rural di Jeju yang jauh dari hiruk-pikuk kota, transisi mereka ke rumah di Pyeongchang-dong membawa perubahan ritme hidup yang cukup signifikan.
Jika Anda tinggal di area dengan kelembapan tinggi atau dekat dengan tanah, rutin membersihkan celah pintu dan sudut gelap dapat membantu mengurangi intensitas masuknya serangga ke dalam rumah tanpa harus menggunakan bahan kimia berbahaya.
Pernyataan Lee Hyori ini menunjukkan bahwa meskipun mereka telah kembali ke kawasan yang lebih urban, kedekatan mereka dengan alam tetap terjaga. Kemampuan mereka untuk menemukan sisi positif dari hal-hal kecil, bahkan dari seekor serangga, mencerminkan karakter pasangan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan apa pun.
Penting untuk diingat bahwa lipan memiliki kelenjar racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga menjaga jarak tetap disarankan meskipun pemilik rumah memutuskan untuk tidak membasmi mereka.
Pertanyaan Umum
Apakah Lee Hyori benar-benar membiarkan semua serangga di rumahnya?
Tidak secara spesifik disebutkan untuk semua jenis serangga, namun untuk kasus lipan, Lee Hyori secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak membunuhnya karena alasan kepercayaan terkait rezeki.
Di mana Lee Hyori dan Lee Sang Soon tinggal saat ini?
Sejak tahun 2024, pasangan tersebut diketahui tinggal di sebuah rumah yang terletak di kawasan Pyeongchang-dong, Seoul, setelah sebelumnya lama menetap di Pulau Jeju.
Mengapa kehadiran lipan di rumah sering dianggap sebagai pertanda tertentu?
Dalam beberapa budaya tradisional, kehadiran hewan-hewan tertentu di dalam rumah sering dikaitkan dengan simbol keberuntungan atau perubahan nasib, meskipun hal ini murni bersifat kepercayaan personal dan tidak memiliki dasar ilmiah.
Ringkasan
Dalam program televisi Dating War yang tayang pada 21 September 2026, penyanyi Lee Hyori mengungkapkan bahwa ia dan suaminya, Lee Sang Soon, memilih untuk tidak membasmi lipan yang masuk ke rumah mereka di Pyeongchang-dong. Keputusan tersebut didasari oleh kepercayaan bahwa kehadiran serangga tersebut merupakan pertanda datangnya keberuntungan dan rezeki bagi keluarga mereka.
Lee Hyori menjelaskan bahwa kemunculan serangga merupakan konsekuensi wajar dari tinggal di rumah tapak yang dekat dengan alam. Meski bersikap santai terhadap mitos tersebut, ia tetap mengakui realitas kehidupan di hunian yang asri. Namun, bagi pemilik rumah di lingkungan serupa, disarankan untuk tetap menjaga kebersihan sudut rumah dan berhati-hati, mengingat lipan memiliki kelenjar racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit jika terjadi kontak fisik.






