Barru, Redaksiku.com – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menutup Liga Ramang U-17 Tahun 2026 setelah menyaksikan langsung partai final di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kamis, 4 Juni 2026.
Kompetisi yang berlangsung sejak 18 Mei itu diikuti 12 tim. Turnamen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola usia muda yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
Pada partai final, SSB Hibridah Barru mengalahkan Abal Abal FC dengan skor 1-0. Hasil itu mengantarkan SSB Hibridah menjadi juara Liga Ramang U-17 Tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah laga final, panitia menggelar pertandingan ekshibisi antara Tim Forkopimda Barru dan Tim KONI Barru. Pertandingan berlangsung dalam suasana santai dan penuh sportivitas.
Tim Forkopimda Barru memenangkan laga tersebut dengan skor tipis 1-0.
Dalam sambutannya, Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.
Ia menilai pelaksanaan Liga Ramang tahun ini berjalan lancar dan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga usia muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga, yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar,” kata Andi Ina.
Menurut dia, Liga Ramang tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Salah satunya terlihat dari pertandingan persahabatan antara Forkopimda dan KONI Barru yang menunjukkan sinergi berbagai unsur di daerah.
“Tadi kita menyaksikan pertandingan persahabatan antara Forkopimda dan KONI. Ini menjadi gambaran bahwa kebersamaan dan kekompakan seluruh unsur di Kabupaten Barru terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Andi Ina mengatakan pembinaan atlet muda tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Yang lebih penting, kata dia, adalah proses pembentukan karakter, disiplin, dan sportivitas.
Karena itu, ia meminta para peserta yang belum berhasil meraih prestasi agar tetap berlatih dan tidak kehilangan semangat.

“Kepada para pemenang, kami ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Masih banyak kesempatan untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menjadi lebih baik di masa mendatang,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Ina menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus memperkuat pembinaan olahraga, terutama sepak bola usia dini dan usia muda.
Menurut dia, Liga Ramang menjadi salah satu wadah untuk menjaring pemain-pemain potensial yang diharapkan mampu membawa nama Barru ke tingkat yang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah daerah berupaya menyiapkan bibit-bibit pemain yang insyaallah akan menjadi pesepak bola andal dan membanggakan masyarakat Kabupaten Barru,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Barru berencana menggelar kompetisi sepak bola kelompok usia 12 tahun pada Agustus mendatang.
Andi Ina mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga yang memiliki dampak positif bagi perkembangan generasi muda.
“Saya bersama Pak Wakil Bupati akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini karena memiliki nilai yang sangat penting bagi pembentukan karakter, kesehatan, dan prestasi generasi muda kita,” tuturnya.
Pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan medali, trofi, dan penghargaan individu kepada para juara serta pemain terbaik.
SSB Hibridah Barru menjadi Juara I, disusul Abal Abal FC sebagai Juara II, Bymco FC di posisi ketiga, dan Garuda Muda sebagai Juara IV.
Adapun penghargaan individu diberikan kepada Randy dari SSB Hibridah Barru sebagai pencetak gol terbanyak, Ardiansyah dari Abal Abal FC sebagai kiper terbaik, serta Fardan dari SSB Hibridah Barru sebagai pemain terbaik turnamen.
Penutupan Liga Ramang U-17 turut dihadiri Wakil Bupati Barru, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, pimpinan organisasi perangkat daerah, Ketua KONI Barru, panitia pelaksana, peserta turnamen, serta masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Editor : Hengki






