Redaksiku.com – Peristiwa ODGJ teriak kiamat di sebuah masjid di Sampang pada Selasa dini hari mendadak menyedot perhatian publik. Video yang menunjukkan seorang pria mengambil mikrofon masjid dan berteriak “kiamat!” berulang kali langsung viral di berbagai platform media sosial. Suasana mencekam itu terekam jelas oleh warga yang tengah berada di sekitar lokasi.
Kejadian berlangsung di Masjid Al Istianah, Kelurahan Karang Dalem, Sampang, Madura, sekitar pukul 01.00 WIB. Warga yang sedang beristirahat sontak terbangun oleh suara teriakan keras dari pengeras suara masjid, membuat beberapa di antara mereka sempat mengira terjadi sesuatu yang benar-benar darurat.
Situasi bertambah tegang ketika warga mendapati sumber suara datang dari pria tak dikenal yang berdiri di area takmir.
Momen ODGJ teriak kiamat itu langsung menyebar cepat setelah rekaman CCTV masjid ikut beredar. Banyak warganet yang kaget sekaligus penasaran dengan kronologi kejadian yang menyebabkan satu kampung rusuh di tengah malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Kejadian: Tengah Malam Mendadak Mencekam
Insiden ODGJ teriak kiamat bermula ketika seorang pria berkaus putih dan memakai sarung hitam terlihat masuk ke area masjid. Dalam rekaman CCTV, ia tampak berjalan tanpa ragu menuju meja tempat mikrofon takmir diletakkan. Setelah memegang mikrofon, pria itu langsung mengarahkan suaranya ke pengeras masjid dan mulai berteriak.
“Keluar! Kiamat! Kiamat!” teriaknya berulang kali. Suaranya menggema keras ke seluruh lingkungan sekitar masjid. Beberapa warga yang mendengar teriakan tersebut mengaku sempat mengira ada bencana besar atau kebakaran yang ingin diumumkan lewat toa.
Namun, ketegangan itu segera berubah menjadi kepanikan setelah warga memahami bahwa teriakan tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa apa pun. Sejumlah lelaki yang tinggal dekat masjid kemudian bergegas datang dan menghentikan aksi sang pelaku.
Warga Langsung Bertindak Menghentikan Pelaku
Tidak butuh waktu lama bagi warga untuk menghampiri lokasi setelah mendengar teriakan ODGJ teriak kiamat. Dalam video yang beredar, beberapa warga memasuki masjid dengan hati-hati, mencoba memastikan situasi aman sebelum mendekati pria tersebut.
Beruntung, pelaku tidak melakukan perlawanan. Ia tampak kebingungan saat didekati dan langsung diam ketika mikrofon diambil dari tangannya. Warga lalu membawanya keluar dari masjid secara perlahan agar tidak menimbulkan keributan tambahan.
Tindakan cepat warga dinilai penting untuk mencegah situasi lebih kacau, mengingat pengeras suara masjid mampu menjangkau radius yang luas dan menimbulkan interpretasi beragam di tengah malam.
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pria Berinisial SR
Setelah insiden ODGJ teriak kiamat, pihak kepolisian dari Polres Sampang langsung turun tangan. Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengonfirmasi bahwa pelaku diketahui berinisial SR, warga Jalan Imam Ghozali Gang II, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa SR merupakan orang dengan gangguan jiwa yang sebelumnya sudah menjalani perawatan. Pihak keluarga juga menyampaikan bukti rekam medis dari Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya yang menunjukkan bahwa SR memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak 2024.
Polisi memastikan aksi itu tidak melibatkan unsur kriminal apa pun. SR murni bertindak di luar kontrol akibat kondisi kesehatan mentalnya.
Pelaku Pernah Dirawat, Keluarga Sampaikan Rekam Medis
Informasi tentang riwayat kesehatan pelaku membuat warganet kian memahami konteks di balik viralnya insiden ODGJ teriak kiamat. Keluarga SR memberikan dokumen rekam medis bernomor RM: 075160 yang menunjukkan ia pernah menjalani perawatan intensif di RSJ Menur Surabaya pada September 2024.
Menurut keluarga, belakangan kondisi SR kembali tidak stabil. Mereka juga sempat kebingungan mengawasi aktivitas SR karena beberapa kali meninggalkan rumah tanpa izin. Kejadian di Masjid Al Istianah diduga terjadi saat SR berjalan sendirian pada malam hari.
Berkat bukti lengkap dan keterangan keluarga, aparat kepolisian memutuskan untuk tidak menahan SR dan menyerahkannya kembali kepada keluarga untuk menjalani perawatan lanjutan.
Reaksi Warga Antara Panik, Kaget, dan Lega
Teriakan keras dalam insiden ODGJ teriak kiamat membuat warga sekitar mengalami campuran emosi. Beberapa warga mengaku sempat mengira ada warga meninggal, bencana besar, atau kejadian penting yang membuat pengumuman dini hari lewat toa masjid diperlukan.
Namun setelah mengetahui sumber suara berasal dari seorang ODGJ, warga merasa lega meski tetap kaget dengan situasinya. Beberapa dari mereka yang sudah lanjut usia mengaku cukup terkejut dengan volume suara keras yang datang tanpa peringatan.
Meskipun begitu, warga tetap mematuhi arahan polisi untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk kondisi pelaku. Mereka memilih menyerahkan sepenuhnya kepada keluarga dan petugas kesehatan.
Video Viral Picu Perbincangan Soal Keamanan Masjid
Menyusul viralnya ODGJ teriak kiamat, banyak warganet yang menyoroti pentingnya keamanan masjid, terutama pada malam hari. Beberapa berpendapat bahwa akses ke pengeras suara seharusnya lebih diamankan untuk mencegah kejadian serupa.
Sebagian lainnya fokus pada isu kesehatan mental dan perlunya pendampingan ketat terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat gangguan jiwa. Video tersebut memicu diskusi luas tentang bagaimana masyarakat harus merespons ODGJ tanpa stigma atau kekerasan.
Tagar-tagar terkait kejadian pun sempat trending, memperlihatkan tingginya ketertarikan publik terhadap topik ini.
Viralnya peristiwa ODGJ teriak kiamat di Masjid Al Istianah Sampang menjadi pengingat bahwa situasi tak terduga dapat terjadi kapan saja, bahkan di ruang ibadah yang biasanya tenang.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels






